in
Welcome to WSS-ID Community Sign in | Join | Help | Sign In Live ID

WORM

Last post 04-26-2008 23:23 by Willy Saefurrahman. 3 replies.
Page 1 of 1 (4 items)
Sort Posts: Previous Next
  • 09-30-2007 22:08

    WORM

    Pendahuluan
     
    Suatu  saat  kita  pernah  mendengar  tentang  sepak  terjang  virus,  virus  computer  jangan
    dianalogikan seperti layaknya kuman atau bakteri yang hidup, namun virus adalah suatu kode
    tertentu yagn dibuat dengan suatu metode bahasa pemrograman (umumnya C). kode program
    ini biasa disebut Kode Jahat/Perusak (Malicious Codes).
    Kode jahat/perusak (malicious codes atau disingkat malcodes) didefinisikan sebagai semua
    macam program, makro atau script yang dapat diesekusi dan dibuat dengan tujuan untuk
    merusak  sistem  komputer.  Oleh  karena  itu  bug  yang  dibuat  secara  tidak  sengaja  oleh
    programer, tidak termasuk dalam kategori ini. Tetapi untuk bug yang benar-benar mengganggu,
    banyak orang mengkategorikannya sebagai malcode.
    Malcodes  ini  memang  dibuat  untuk  menjangkiti  atau  menulari  suatu  computer  dengan
    mempelajari suatu metode di system computer, tujuannya untuk menggangu system tersebut.
    Setelah berhasil menulari system virus akan berusahan untuk menempel pada bagian yang
    terinfeksi saat ini banyak sekali virus yang dapat mengelabui anti virus dan virus dapat seakan-
    akan berpikiri sendiri.
    Menurut informasi dari Symantech sampai saat ini telah ditemukan sebanyak 60.0000 an virus,
    worm dan code jahat. Makanya dalam perkembangannya sampai pada akhirnya Malcodes ini
    disebut sebagai virus yang kerjanya membuat hidup orang tidak nyaman…
     

    Varian 
     
    Dalam perkembangannya virus sangat cepat sekali, Kode perusak ini dapat digolongkan dalam 3
    macam golongan: virus, worm dan Trojan Horses, serta beberapa program yang memiliki bug. 

    Virus, Virus memiliki kemampuan jahat untuk mereproduksi diri mereka sendiri dan terdiri
    dari kumpulan kode yang dapat memodifikasi target kode yang sedang berjalan, atau dapat
    *** memodifikasi struktur internal target kode, sehingga target kode sebelum berjalan
    dipaksa menjalankan virus.   

    Virus sering menampilkan pesan yang tidak disukai, merusak tampilan display, menghapus
    memory  C-MOS,  merusak  informasi  dalam  hard  disk  dll.  Efek  yang  ditimbulkan  virus
    mengalami perkembangan yang cukup serius akhir-akhir ini. Contoh virus: Brain, Ohe half,
    Die hard, XM/Laroux, Win95/CIH ,   

    Worm, Worm ditujukan kepada program yang mengkopi dirinya sendiri ke HANYA memory
    komputer. Perbedaan mendasar dari worm dan virus adalah, apakah menginfeksi target
    code atau tidak. Virus menginfeksi target code, tetapi worm tidak. Worm hanya tinggal di
    memory.    

    Worm dapat dengan cepat memperbanyak diri dan biasanya dilakukan pada media LAN atau
    Internet, resources jaringan yang terinfeksi akan habis bandwidthnya dibanjiri oleh worm
    yang akan mengakibatkan melambatnya aliran data. Contoh worm: I-Worm/Happy99(Ska),
    I-Worm/ExploreZIP, Sobig, Nimda, Code Red, Sircam.

    Worm umumnya berbentuk file executable (berekstensi .EXE atau .SCR), yang terlampir
    (attach) pada email. Namun demikian, ada beberapa jenis worm yang berbentuk script
    yang ditulis dalam bahasa Visual Basic (VBScript).   

    Trojan Horse diproduksi dengan tujuan jahat. Konsep yang digunakan seperti pada zaman
    romawi kuno, Berbeda dengan virus, Trojan Horse tidak dapat memproduksi diri sendiri.
    Pada  umumnya,  mereka  dibawa oleh  utility  program  lainnya.  Utility  program  tersebut
    mengandung  dirinya,  atau  Trojan  Horse  itu  sendiri  ber"lagak"  sebagai  utility  program.
    Contoh  Trojan  Horse:  Win-Trojan/Back  Orifice,  Win-Trojan/SubSeven,  Win-
    Trojan/Ecokys(Korean)
     

     Kasus Virus
     
    Ada  banyak  sekali  cerita  dan  kasus  yang  disebabkan  oleh  virus,  worm  ataupun  Trojan.
    Contohnya kasus virus macro yang menjangkiti doc Microsoft word. Virus CIH yang dibuat untuk
    merusak system BIOS, virus ini diperkirakan telah merusak ribuan computer didunia.
    Virus  Mail  My  Love  yang  menggegerkan  dunia  Kasus  Worm  tercatat  yang  paling  banyak
    ditemukan, contoh kasus terbesar yaitu Worm Nimda, Sircam dan Code Red dengan variannya
    yang membuat macem  situs  dan  jaringan  LAN  perusahaan  didunia,  dimana  worm tersebut
    melakukan  komunikasi  palsu  yang  menyebabkan  jaringan  tersendat.  Nimda  merupakan
    kebalikan dari Admin.
     
    Di awal 2003 ini, virus worm Slammer hanya membutuhkan waktu 10 menit untuk membuat
    chaos pengguna internet. Dalam menit pertama penyebarannya, jumlah virus Slammer berlipat
    dua kali setiap 8,5 detik. Kecepatannya jauh di atas worm Code Red - yang menyebar 18 bulan
    lalu - yang berlipat dua setiap 37 menit.
     
    Sobig  dengan  variannya  yang  telah  membuat  beberapa  ISP  dunia  macet  karena  banjirnya
    badwidth yang anomaly, dimana worm tersebut  melakukan pengiriman code secara simultan
    lewat email dengan membaca semua alamat email kita yang ada di outlook express.  
     
    Seperti  juga  penyakit  yang  kita  kenal,  pastilah  virus  computer  ini  mempunyai  cara  untuk
    menulari computer ?
    Yap benar sekali, sebelumnya saya ingin mengambarkan cara kerja Worm. Cerdik karena ia
    mampu  mengelabui  scanning  heuristic  antivirus  dan  tidak  terlalu  ganas.Worm  biasanya  
    Menyebar melalui Email, Menyebar melaui network, dan Menyebar melalui IIS seperti BlueCode
    / Code Red.

    Ada banyak cara sebuah MalCodes ini menginfeksi computer korban, diantaranya :

    Disk, media satu ini yang sering menularkan virus, kita memindahkan file-file dari computer
    lain tanpa kita lakukan scanning dulu. Mungkin saja file dari luar sudah terinfeksi.  

    Email,  dengan  metode  attachement  sebuah  virus  dapat  menulari  computer  setelah
    attachment email kita buka, biasanya virus disusupkan dengan file lain layaknya sebuah file
    biasa atau gambar  

    Download,  biasanya  kita  mendownload  software-software  dari  internet,  apalagi
    mendownload dari situs yang tidak terkanal, kemungkinan sangat besar kita dapat terkena
    jenis virus worm atau Trojan 

     Ciri-ciri terinfeksi Virus
     
    Wah  ada  banyak  sih  gejala-gejalanya,  biasanya  jika  virus  sudah  menginfeksi  dampak
    langsungnya  adalah  file  kita  yang  rusak  atau  hilang  entah  kemana,  virus  dapat  mengatur
    computer kita atau menggangu system operasi misalnya melakukan restart, sering terjadi crash
    atau hang, kinerja atau performa pc yang sangat lambat.

    Kalau computer kita terkoneksi ke internet lewat jaringan LAN, maka koneksinya akan lambat
    sekalai  bahkan  terputus.  Jika  kita  memeriksa  bandwidthnya  maka  akan  terlihat  anomaly
    bandwidth yang sedangkan kita tidak menggunakannya. 

    Tip Aman dari Virus

    • Pasang Anti Virus pada sistem anda, Sebagai perlindungan di garis depan, penggunaan anti virus adalah wajib. Ada banyak anti virus yang beredar di pasaran saat ini. Beberapa yang cukup handal diantaranya adalah ) dan Norton Anti Virus (www.symantec.com).  McAfree VirusScan (www.mcafee.com
    • Update database program anti virus secara teratur
      Ratusan virus baru muncul setiap bulannya. Usahakan untuk selalu meng-update database
      dari program anti virus yang anda gunakan. Database terbaru dapat dilihat pada website
      perusahaan pembuat program anti virus yang anda gunakan.  
    • Pergunakan Firewall Personal, dengan menggunakan firewall maka akses yang akan keluar
      masuk ke system kita dapat diatur, apakah paket data disetujui atau ditolak.
    • Berhati-hati sebelum menjalankan file baru
      Lakukan scanning terlebih dahulu dengan anti virus sebelum menjalankan sebuah file yang
      didapat dari mendownload di internet atau mengkopi dari orang lain. Apabila anda biasa
      menggunakan sarana e-mail, berhati-hatilah setiap menerima attachment dalam bentuk
      file executable. Waspadai file-file yang berekstensi: *.COM, *.EXE, *.VBS, *.SCR, *.VB.
      Jangan terkecoh untuk langsung membukanya sebelum melakukan scanning dengan
      software anti virus.  
    • Curigai apabila terjadi keanehan pada sistem anda
      Menurunnya performa sistem secara drastis, khususnya saat melakukan operasi
      pembacaan/penulisan file di disk, serta munculnya masalah pada software saat
      dioperasikan bisa jadi merupakan indikasi bahwa sistem telah terinfeksi oleh virus. Berhati-
      hatilah!  
    • Backup data anda secara teratur
      Tips ini mungkin tidak secara langsung menyelamatkan data anda dari ancaman virus,
      namun demikian akan sangat berguna apabila suatu saat virus betul-betul menyerang dan
      merusak data di komputer yang anda gunakan. Setidaknya dalam kondisi tersebut, anda
      tidak akan kehilangan seluruh data yang telah anda backup sebelumnya. 
    •   Buat Policy / Kebijakan yang jelas.
       
    Selamat Datang di dunia maya
    Filed under:
  • 02-06-2008 18:29 In reply to

    Re: WORM

    waaahhh, terimakasih banyak atas wacana nya....sangat membantu.
  • 03-13-2008 18:27 In reply to

    Re: WORM

    Sepertinya istilah WORM tidak hanya di-mengerti sebagai virus / malicious code... Istilah ini  ini juga dipergunakan/dipakai pada media penyimpanan (storage/disk). WORM dimengerti sebagai Write Once, Read Many. Technology ini banyak dipergunakan dalam perkembangan technology Storage media. Khususnya akhir2 ini sering dikenal sebagai CAS (Content Archive Storage).. Saya meminjam istilah dari salah satu vendor storage yaitu: EMC2 (www.emc.com).

    Salah satu alasan dikembangkannya tehcnology ini adalah :

    "Complying in regulatory authorities (US SEC Standard) requiring certain data archival standards where information has to be reliably kept and made available over a long period of time".

     

    Mudah-mudahan bisa menambah wawasan buat teman2.

    Salam,

    hendrikg1 

    hendrikg1
    Filed under:
  • 04-26-2008 23:23 In reply to

    Re: WORM

    Saya nggak pake antivirus lho, tapi menggunakan Software Restriction Policy. Blokir aja semua file-file yang bisa menyerang, kayak VBS, EXE, WSH, dan lain sebagainya. Terus, di policy juga ada Allow only selected application, buat meng-exclude file-file yang diblokir itu.

    Semoga membantu. 

    Willy Saefurrahman
Page 1 of 1 (4 items)
Copyright © WSS-ID, 2006. All rights reserved.
Powered by Community Server (Commercial Edition), by Telligent Systems