TUTANG

News

LINK POPULER

KOMUNITAS PETANI

e-BOOK POPULER

BLOG TEMAN

Sharing di UIK Bogor

Tanggal 28 Desember 2008, saya dan teman-teman mengisi acara di Sharing Microsoft, Technology Update. Materi yang disampaikan cukup bervariasi. Saya sendiri disediakan waktu cukup singkat, hanya 1 jam lebih. Pada kesempatan ini saya membawakan materi mengenai Super Komputasi dan Hyper-V dan SCVMM. Jumlah pesertanya cukup lumayan, lebih dari 300 orang.

Kegiatan semacam ini memang perlu digalakan, terutama untuk meningkatkan kualitas SDM khususnya di kalangan mahasiswa dan IT Pro local. Bagi teman-teman IT Pro yang ada di kota besar mungkin tidak masalah, tetapi bagi mereka yang ada di daerah kesempatann update technology memang tidak mudah, hal ini berkaitan dengan sarana dan prasarananya.

Share this post: | | | |
Posted: Dec 30 2008, 09:54 AM by tutang | with no comments
Filed under:
Jangan Bosan: Mengkonfigurasi Hyper-V

Microsoft Windows Server 2008 menyediakan banyak tools yang dapat digunakan untuk mengatur atau memanage kerja sistem operasi ini. Tools tersebut terdiri dari user interface (UI), tools untuk mengkonfigurasi dan memanage server seperti command-line baru untuk menginstall roles dan feature, tools untuk remote administration, Windows Management Instrumentation (WMI) enhancements untuk meningkatkan script management, penambahan Group Policy, dan lain-lain.

Setelah login dan masuk ke lingkungan Windows Server 2008 hal pertama yang tampil adalah jendela atau layar Initial Configuration Tasks seperti ditampilkan gambar 1. Dari sini sebenarnya Anda sudah siap untuk mengkonfigurasi sistem operasi server ini. Setelah melakukan instalasi dan telah menentukan password dan mengingatnya sebagai kunci untuk masuk Windows Server 2008 ada satu hal yang perlu diperhatikan adalah setelah traffic inbound diperbolehkan menuju server, anda bisa menggunkan menu Manage Your Server untuk menginstalasi aplikasi pada server sehingga server tersebut bisa berperan baik Print Server, File Server, Domain Controller (DC) dan lain lain-lain.

Setelah semua role yang diperlukan untuk sebuah server diinstalasi atau ditambahkan, sehingga server tersebut sudah siap digunakan. Ada satu hal yang jarang digunakan, padahal ini adalah salah satu kemampuan Windows Server 208 yang tidak dimiliki oleh sistem operasi lainnya, yaitu Hyper-V.

Untuk memanfaatkan fasilitas canggih ini ada beberapa persyaratan yang wajib dipernuhi dan ini merupakan syarat mutlak yang tidak bisa ditawar-tawar lagi, yaitu komputer server yang digunakan harus mendukung Hyper-V atau virtualization. Salah satu CPU yang mendukung fasilitas Hyper-V ini adalah CPU 64 bit, untuk kelompok Intel adalah Intel VT sedangkan untuk AMD adalah AMD-V. Selain CPU yang harus mendukung virtualization, motherboard yang digunakan harus mendukung penuh virtualization. Disamping itu tentu saja memori yang digunakan juga harus cukup untuk keperluan virtualiasasi.

Menambahkan Role Hyper-V

Agar virtualization dapat digunakan, maka pemakai harus menambahkan role tersebut ke dalamserver Anda. Fasilitas ini hanya bisa digunakan pada mesin yang mendukung fasilitas virtualization ini. Jadi walaupun Anda sudah menggunakan sistem operasi Microsoft Windows Server 2008, tetapi hardware yang digunakan tidak mendukung fasilitas ini, maka Hyper-V tidak akan bisa digunakan. Begitu juga apabila komputer server yang digunakan sudah mendukung Hyper-V, namun sistem operasi atau Windows Server 2008 yang digunakan masuk 32 bit, maka fasilitas Hyper-V tidak akan tampil di halaman server manager atau ICT.

Jadi agar fasilitas Hyper-V bisa dimanfaatkan selain hardwarenya harus mendukung virtualizasi, Windows Server 2008 yang digunakan juga harus 64 bit. Maka apabila akan mengimpllementasikan Hyper-V di server. Adapun langkah yang harus dilakukan untuk menambahkan Role Hyper-V adala sebagai berikut:

  • Pastikan Anda sudah berada di halaman Server Manager atau ICT (Initial Configuration Task)
  • Pastikan semua komponen seperti ADDS, ADLDS dan lain-lain sudah terpasang atau terinstalasi dengan baik di server Anda
  • Klik Add Role pada halaman Server Manager, setelah tampil Add Role Wizard klik tombol Next untuk melanjutkan penambahan Role tersebut
  • Pada tampilan berikutnya Anda beri tanda centang di depan Hyper-V dengan cara mengklik di depan kotak yang telah disediakan, lalu klik tombol Next. Pada tamplan Wizard ini Anda akan melihat komponen Hyper-V dan Virtual Network, maka untuk melanjutkan klik lagi Next. Nama koneksi NIC yang digunakan di server Anda akan tampil, lalu beri tanda centang di depan pilihan NIC yang akan digunakan, dan klik lagi tombol Next
  • Setelah berada di halaman Wzard konfirmasi Anda klik tombol Inatall untuk melaksanakan proses istalasi role tersebut dan klik tombol Close untuk mengakhiri proses instalasi tersebut.

Setelah proses penambahan komponen atau Role Hyper-V selesai dilaksanakan seperti biasa Windows Server 200u akan melakukan boot. Kemudian Anda masuk kembali ke komputer dengan menggunakan user sebagai Administrator.

Setelah berada di halaman desktop Windows Server 2008, dikelompok Administrative Tool akan terlihat Hyper-V Manager. Dengan komponen inilah Anda bisa mengatur fasilitas tersebut dengan mudah.

Membuat Mesin Baru

Seperti halnya ketika Anda menggunakan icrosoft Virtual PC 2007 atau Microsoft Virtual Serer 2005, diperlukan membuat atau mendefinisikan nama mesin baru. Bedanya jika Anda menggunakan Pirtual PC 2007 atau Microsoft Virtual Server 2005, untuk membuat mesin baru cukup menjalankan program virtual tersebut secara tersendiri. Sedangkan untuk membuat atau mendefinisikan mesin baru dengan memanfaatkan Hyper-V, Anda harus menjalankannya dari Windows Server 2008 yang digunakan, kemudiakn masuk ke Administrative Tool, lalu pilih dan klik Hyper-V Manager. Setelah itu segera tampil halaman Wizard untuk mendefinisikan mesin baru yang diinginkan.

Untuk jelasnya, langkah yang harus dilakukan adalah sebagai berikut:

  • Klik Administrative Tool
  • Klik Hyper-V Manager
  • Klik Menu Action dan pilih New
  • Klik Virtual Machine setelah itu segera tampil halaman Wizard dan klik Next untuk melanjutkan. Kemudian setelah tampil halaman untuk menentukan Active Directory, dan lokasi untuk mesin baru, klik Next untuk melanjutkan
  • Di halaman berukutnya Anda harus mengalokasikan jumlah atau besarnya memori yang akan digunakan, setelah selesai klik tokbol Next. Selanjutnya Anda atur juga penggunakan kartu jarigan (NIC) yang akan digunakan, lalu klik Next untuk melanjutkan proses ini.
  • Setelah menekan tombol Next, Anda atur juga penggunakan harddisk untuk mesin baru Anda, lalu klik Next dan apabila proses yang dilakukan sudah selesai akan tampil summary dan proses dinyatakan telah selesai dan tidak terjadi kesalahan.

Menjalankan Mesin Baru

Setelah proses pembuatan mesin baru selesai dilaksanakan, maka untuk mencobanya Anda harus melakukan koneksi terlebih dahulu ke mesin baru tersebut. Seperti Anda lihat pada gambar 6, terlihat bahwa status masih Not Connected, maka agar terjadi komunikasi harus dilakkan koneksi ke mesin baru tersebut. Caranya dalah sebagai berikut:

  • Jalankan kembali Hyper-V Manager dari Administrative Tool
  • Setelah halaman Hyper-V Manager tampil klik kanan di atas Active Direktory dan pilih Connect, lalu turunkan ke piihan Start lalu klik untuk melakukan proses selanjutnya.

Seperti halnya Microsoft Virtual PC 2007, Hyper-V juga tidak akan bermanfaat apabila tidak digunakan untuk menjalankan sistem di dalamnya. Untuk itu di atas mesin ini Anda bisa menginsyalasi berbagai sistem operasi yag diperlukan, misalnya Anda akan memanfaatkan sistem operasi Windows Server Core dalam mesin mesin virtula ini. Atau bisa juga menginstalasi sistem operasi lain sesua keperluan.

Untuk proses instalasi sistem operasi lain, mialya Windows Server 2003 R2, Server Core, dan lain-lain di atas mesin yang dibangun dengan Hyper-V, tentu Anda harus menyiapkan CD atau DVD master dari sistem operasi yang akan dipasang. Sedangkan untuk proses selanjutnya secara umum sama saja seperti halnya Anda menginstalasi sistem operasi pada komputer biasa, hanya sistem ini jalan di atas mesin Hyper-V.

Share this post: | | | |
Superkomputasi: Sebuah Penganalan (1)

Berbagai penelitian yang ada saat ini baik di Indonesia maupun di dunia, ternyata tidak terlepas dari pemanfaatan teknologi tinggi khususnya komputer. Sebagaimana kita ketahui bahwa komputer tak hanya digunakan sebagai alat untuk mengolah kata, mengolah angka ataupun mengolah data saja, melainkan sudah digunakan untuk berbagai keperluan seperti mengerjakan penelitian, rekayasa produk obat-obatan, simulasi resapan air, simulasi rekayasa genetika, dan sebagainya.

Dulu, ketika komputer kali pertama diperkenalkan, mungkin tidak terpikirkan bahwa suatu saat alat ini bisa digunakan untuk membantu bahkan menggantikan tenaga masunia. Sebut saja misalnya untuk melakukan simulasi  teknologi nano pada dunia elektronika, Efisiensi bahan bakar serta keselamatan pada kendaraan, uji coba material untuk badan pesawat terbang, dan sebagainya.

Beberapa istilah

Apa sebenarnya superkomputasi? Pada hakekatnya superKomputasi merupakan solusi pengolahan informasi berskala besar cukup dengan memanfaatkan komputer server dan desktop dengan kemampuan tertentu.  Superkomputasi ini dapat digunakan dalam permodelan (perekayasaan) produk untuk pegembangan inovasi dengan biaya yang sangat efisien. Kemudian berbagai pekerjaan seperti uji coba material untuk badan pesawat terbang, efisiensi bahan bakar serta keselamatan pada kendaraa, permodelan untuk menghitung resiko dalam dunia perbankan juga sudah mulai menggunakan teknologi canngih tersebut.

Superkomputasi sebenarnya merupakan suatu dengan berbagi memori, memori tersebar, komputer tersebar dan non komputer tesebar. Kumpulan komputer tersebar dan terhubung serta bekerja seakan menjadi satu super komputer tunggal, di mana setiap komputer difungsikan sebagai alat untuk menyelesaikan pekerjaan secara bersama.

Sementara itu Microsoft mempunyai visi tentang superkomputasi ini, yaitu membantu ilmuwan dan perekayasa memanfaatkan sumber daya yang besar untuk memecahkan permasalahan teknis yang rumit serta menjadikan sumber daya komputasi terdistribusi sebagai alat bantu yang hemat biaya dan tangguh. Dengan visi ini, maka sejak beberapa tahun lalu Microsoft sudah mengaplikasikan berbagai piranti lunak untuk keperluan superkomputasi ini. Dengan Windows Compute Cluster Server 2003 dan Microsoft Visual Studio, di mana dengan bahasa pemrograman visual ini para IT Pro dan programmer bisa dengan mudah untuk berkreasi dan berinovasi untuk menciptakan sesuatu yang bermanfaat guna menunjang sistem superkomputer yang dikembangkan.

Share this post: | | | |
Posted: Dec 11 2008, 10:50 AM by tutang | with no comments
Filed under:
Network Awareness

Banyak aplikasi yang terhubung langsung dengan internet, seperti fasilitas auto update, download informasi dan kolaborasi antar pengguna. Bagaimanapun untuk membuat hal tersebut di atas, sebetulnya amat sulit bagi pengembang. Namun Network Awareness APIs mampu mendeteksi secara mudah perubahan yang terjadi. Seperti membuat laptop dalam modus standby dan mengaktifkannya dalam wilayah hot spot. Hal ini membantu dalam menginformasikan perubahan koneksi jaringan dan aplikasi yang ada mampu memberikan pengalaman yang berbeda.

  • Microsoft Windows Vista mengidentifikasi jaringan-jaringan yang terhubung. Network Awareness APIs kemudian memungkinkan aplikasi memperoleh karakteristik dari tiap-tiap jaringan, yang terdiri dari:
  • Konektifitas. Jaringan bisa saja terputus, terhubung jaringan lokal bahkan dengan internet
  • Koneksi. Microsoft Windows Vista bisa saja terhubung dengan lebih dari satu jaringan. NetworkAwareness APIs dapat menerangkan, dengan jaringan mana saat ini terhubung
  • Kategori. Masing-masing jaringan dikategorikan dalam berbagai kelompok. Dan setiap terhubung dengan jaringan yang berbeda, konfigurasinya pun otomatis akan berubah mengikuti jaringan yang terhubung pada saat itu. Sebagai contoh Windows Firewall akan menerapkan kebijakan keamanan yang berbeda-beda untuk tiap kelompok yang terhubung dengan windows vista.
Share this post: | | | |
Posted: Nov 20 2008, 09:28 AM by tutang | with no comments
Filed under:
Konfigurasi Wireless di Komputer Windows Vista

Koneksi ke jaringan menggunakan kabel ataupun Wireless pasa dasarnya sama saja. Yang membedakan adalah media yang digunakan saja. Baik menggunakan kabel UTP maupun Wilress, komputer Windows Vista secara otomatis akan membaca ketika komputer tersebut masuk ke area jaringan dan secara otomais akan mendapatkan IP dari server atau Switch yang mendukung fasilitas DHCP.

Saat ini tampakya koneksi jaringan menggunakan Wereless sudah sangat stabil dan mulai banyak digunakan. Karena selain biaya yang digunakan tidak terlalu mahal juga fasilitas yang mendukung koneksi menggunakan Wireless juga sudah banyak dijumai dipasaran dengan harga yang terjangkau.

Untuk mengkonfigurasi jaringan Windows Vista tidak memerlukan keahlian khusus, karena apabila hardware yang digunakan sudah dikenali, ketika akan membuat koneksi tinggal mengikuti petunjuk yang ditampilkan Windows Vista. Jikalau ada pekerjaan untuk melakukan seting pemakai tinggal mengisi nama koneksi, selebihnya cukup menekan tombol Next, OK atau Cancel.

Sebagai gambaran, berikut ini adalah contoh mengkoneksikan ke jaringan Wireless dari Windows Vista caranya sebagai berikut:

  • Pastikan daerah atau area Wireless sampai di komputer Anda
  • Kik tombol Start
  • Klik Connect to sehingga akan tampil seperti gambar 6-3 berikut tini.
  • Klik Set up a connection or Network setelah itu akan tampil jendela seperti gambar 6-4 berikut ini.
  • Pilih Set up a wireless router or access point
  • Klik tombol Next. Setelah itu komputer Windows Vista akan menampilkan kotak dialog Set up a wireless router or access point seperti gambar 6-5. Pada tampilan ini ada dua pilihan yang bisa digunakan apabila Anda sudah mempunyai koneksi ke jaringan Wireless yatu Connect to a network dan Set up file and printer sharing.
  • Klik Next untuk melanjutkan
  • Klik tombol Create wireless network settings and save a USB flash drive. Pilihan ini digunakan untuk membuat dan menyimpan setingan ke media USB Flash yang nantinya bisa digunakan untuk melakukan konfigurasi di komputer lain.
  • Ketikkan nama SSID Anda, misalnya LAPTOP_TTG_Network seperti gambar berikut ini
  • Klik Next
  • Klik Next
  • Klik Allow sharing wth anyone with a user account and password for this komputer. Pilihan ini digunakan untuk melakukan setup fasilitas sharing secara otmatis dan tentu saja pemakai harus memasukkan account dan password untuk menggunakan fasilitas sharing yang disediakan jaringan Windows Vista
  • Klik Next
  • Masukkan USB Flash ke USB port, kemudian klik Next untuk melanjutkan. Jika USB tidak dikenai Anda bisa melakukan setup driver dari USB tersebut. Namun umumnya USB yang beredar saat ini sudah dikenali dengan baik oleh Windows Vista.
  • Klik tombol Close untuk menutup kotak dialog ini.

Dengan mengikuti langkah yang telah dijelaskan di atas Anda sudah bisa melakukan koneksi ke jaringan Windows Vista. Namun demikian tidak selalu harus mengikuti langkah di atas

Share this post: | | | |
Posted: Nov 13 2008, 10:17 AM by tutang | with 8 comment(s)
Filed under:
Lagi, Buku Komputer Bagi Anak

Tanggal 27 Oktober buku saya yang diterbitkan datakom kembali terbit. Buku ini merpakan kelanjutan atau edisi khusus bagi anak tingkat SD sampai dengan SMP. Buku yang dikemas dalam 150 halaman ini menjelaskan secara sederhana, singkat, dan tentu saja dengan bahasa anak-anak. Yang dimaksud denan bahasa anak-anak adalah dalam penulisan kalimatnya. Dalam buku anak-anak ini saya menuliskan kalimat seperti Komputer. Kata komputer merupakan satu kata dan atu kalimat. Kemudian saya menjelaskan keyboard. Misalnya keyboard adalah papan ketik komputer. Contoh lain, kalian pernah menonton TV? Apakah kalian pernah melihat komputer? Dan seterusnya.

Dalam buku ini saya menjelaskan mengenai penggunaan komputer, muloai dari ara duduk, pandagan, memegang mouse, menggunakan WordPad, menggunakan Paint, sampai mengenal Folder. Tentu saja dalam bahasa anak-anak. Mudah-mudahan bermanfaat.

Share this post: | | | |
Posted: Oct 29 2008, 10:34 AM by tutang | with 7 comment(s)
Filed under:
Sekali Lagi tentang Virtualization

Tidak banyak diketahui masyarakat bahwa saat ini sudah ramai dibicarakan suatu konsep virtualiasi. Di mana dengan virtualisasi ini peranan server akan semakin optimal, karena dia akan menjadi sebuah role dalam sistem terpasang. Perkembangan teknologi virtualisasi ini sebenarnya tidak bisa berjalan sendirian, karena tanpa dukungan hardware yang memadai seperti processor maupun motherboard konsep virtualisasi ini tidak akan berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

Oleh karena itu beberapa vendor seperti AMD dan Intel sejak beberapa waktu lalu sudah memasarkan produk canggih ini sehingga sudah bisa diimplementasikan server virtualiasi ini.

Konsep Virtualiasasi

Walauun konsep virtualisasi ini sudah dikembangkan sejak akhir tahun 60-an, namun kenyataannya teknologi ini masih belum dikenal secara luas hingga saat ini. Hal ini mungkin karena masyarakat IT khususnya di Indonesia sudah merasa puas degan server yang mereka gunakan. Microsoft sendiri sejak tahun 2004 sudah mulai memperkenalkan Virtual PC dan Virtual Server ataupun VMWare. Walaupun konsep virtualisasi sangat berbeda dibandingkan dengan Virtual PC ataupun Virual Server.Virtualization sudah diperkenalkan sejak puluhan tahun lalu, yang waktu itu kalangan industri masih memanfaatkan komputer mainframe di akhir akhir tahun 60an. Ketika itu komputer masih memanfaatkan Punch card dan juga IBM 360 mainframe.

Sejalan dengan berkembangnya teknologi, perubahan pun berlanjut dan komputer semakin ramping dan bukan lagi merupakan  barang mewah yang hanya dimiliki oleh perusahaan atau orang tertentu saja.Dengan pesatnya perkembangan teknologi dan semakin derasnya arus globalisasi,  persaingan bisnis berbasis IT juga semakin ketat. Melihat kenyataan ini, raksasa software dunia, Microsoft menghadirkan teknologi server yang mendukung Virtualization. Fitur canggih ini ada dalam Windows Server 2008 64 bit yang kini sudah mulai banyak diimplementasikan. Konsep virtualisasi yang langsung terintegrasi dengan role server, yaitu Windows Server Virtualization atau lebih dikenal dengan Hyper-V. Hyper-V akan menjadi sebuah role dalam sistem operasi Window Server 2008 dengan mengoptimalkan virtualisasi sistem operasi server. Seperti diketahui Hyper-V tersebut mendukung virtulisasi server baik untuk versi 64 bit maupun 32 bit. 

 Arsitektur

Sebuah arsitektur akan sangat menentukan ketika sebuah konsep diimplementasikan. Demikian juga dengan arsitektur Windows Server Virtualization sangat berbeda dibandingkan dengan arsitektur Virtual PC, Virtual Server 2005, ataupun VMWare. Dalam hal ini konsep virtualisasi di Windows Server 2008 memperkenalkan Hypervisor dan mengadopsi konsep microkernelized. Implementasi dari microkernelized memungkinkan sebuah instance virtual machine berperan sebagai partisi parent dan instance yang lain sebagai partisi child.

Semua instance virtual machine akan berjalan diatas hypervisor. Setiap partisi dapat memanfaatkan satu atau lebih prosesor, hal ini tentu saja jika menggunakan prosesor kelas dual core atau quad core.Partisi parent bertanggung jawab untuk mengorganisasi partisi child, dan manajemen virtualization stack. Partisi parent juga bisa disebut sebagai partisi root karena partisi ini dibuat pertama kali saat inisialisasi hardware server. Partisi root adalah pusat dari power management, organisasi hardware, dan manajemen hypervisor. Peran partisi parent sebagai virtualization stack sehingga software component berkerja diatas hypervisor dan berkerja bersama untuk mendukung virtual machine di system. Virtualization stack berkomunikasi dengan hypervisor dan melakukan semua fungsi virtualisasi. Partisi parent pun dianggap sebuah instance, sehingga IT Administrator dapat dengan mudah mengubah sebuah child menjadi parent jika dibutuhkan.

Penggabungan Server

Dengan semakin banyaknya perusahaan yang tersambung dalam jaringan, dapat dipastikan resiko serangan terhadap mesin akan meningkat karena banyak port yang harus di buka, oleh karena itu semua service dapat menerima client request.

Patching terkadang menjadi hal yang sangat menyusahkan, jika anda mengupdate suatu service akan membutuhkan restart dan mengorbankan service yang lain.Dengan Virtualization, bagaimanapun dapat menggabungkan beberapa server role sebagai virtual machine yang berjalan di sebuah mesin secara terpisah.

Hal ini menurunkan space tempat yang dibutuhkan server dan memaksimalkan utilization server, dan setiap role dapat berjalan di sebuah isolasi virtual sehingga akan aman dan mudah untuk di atur atau dimanage. Dan jika anda menggabungkan virtual server ke dalam enterprise class server hardware yang menggunakan RAID dan hot-swappable component, maka anda dapat merduce down time dan membuat hardware anda menjadi efisien.

Parent

Akan menjadi sebuah sistem yang sangat menarik bila Server Core digunakan sebagai parent dalam host system yang akan mengimplementasikan teknologi Windows Server Virtualization . Penggunaan Server Core sebagai parent system akan memaksimalkan resources server untuk instance child operating system.

Desain tersebut tentu akan memaksimalkan utilisasi server tersebut, karena parent tidak membutuhkan alokasi hardware yang besar, mengingat Server Core (parent) tidak membutuhkan hard disk space selayaknya instance Windows Server full version. IT Administrator pun tidak perlu khawatir dengan organisasi instance dengan menggunakan Server Core sebagai parent, karena Server Core dapat diorganisasi dengan menggunakan Microsoft Management Console (MMC).

Keuntungan

Untuk mengimplementasikan suatu produk, maka harus dilihat untung dan ruginya. Jika dilihat dari sisi kekurangan dan kerugiannya lebih banyak maka jangan dipaksanakan. Tetapi kalau memang cukup baik, kenapa harus ditunda. Demikian juga dengan konsep microkernelized. Jika  memang diperlukan untuk meningkatkan sistem komputerisasi kenapa harus ditunda. Karena dengan mengimplementasikan teknologi ini akan mendapatan sesuatu yang lebih dari yang pernah ada sebelumnya. 

Namun yang perlu diingat teknologi Hyper-V membutuhkan mesin (prosesor) dengan dukungan virtualisasi, misalnya AMD-V atau Intel VT. Prosesor dengan dukungan virtualisasi dibutuhkan karena data dan code untuk hypervisor tidak dipetakan ke dalam address space guest. Sehingga hypervisor berjalan di prosesor untuk mendukung penggunaan teknologi tersebut. Penggunaan Server Manager sebagai portal manajemen tentu akan jauh lebih canggih dan mudah, di bandingkan dengan menggunakan puluhan server yang menyita ruangan dan sumberdaya.

 

Share this post: | | | |
Windows Vista Home Networking

Di Indonesia sendiri sebenarnya sejak diperkanalkannya Windows Small Business Edition sudah mulai diaplikasikan terutama pada perusahaan skala menengah dan kecil . Hal yang sama tidak memutup kemungkinan Windows Home Server ini pun nantinya akan digunakan untuk memaksimalkan jaringan komputer kecil di kantor atau perusahaan kelas menengah ke bawah.

 

Bagi pemakai perusahaan yang sebelumnya sudah memanfaatkan Microsoft Windows Small Business mungkin tidak merasa kaget melihat tampilan dan kemampuan Windows Home Server ini. Karena secara fitur dan role yang disediakannya tidak jauh berbeda dibandingkan Windows Small Business. Hanya kalau dilihat dari segi tampilan sangat berbeda dibandingkan Windows Small Business, di mana pada Windows Home Server tanpilan Windows Vista dan Windows Server 2008 sangat kental. Begitu juga dengan fasilitas Windows Connector yang disediakan Windows Home Server juga sangat berbeda di bandingkan pendahulunya.

 

Sistem operasi ini akans anat berguna dan cocok diterapkan pada perusahaan kelas menengah ke bawah, seperti Warnet, atau lembaga swadaya masyarakat yang masih kecil. Kalau dilihat dari namanya Windows Home Server, terkesan sistem operasi ini untuk pemakai rumahan. Namun kenyataannya sistem operasi ini sudah cukup canggih dan memenuhi syarat apabila digunakan sebagai sistem jarigan modern berbasis keluarga Microsoft Windows.

 

Dalam Windows Home Server, selain memiliki fitur yang tidak jauh berbeda degan Windows Small Business dan Windows Server 2003,  juga memiliki kemampuan yang tidak jauh berbeda dibandingkan oistem operasi keluarga Microsoft pada umumnya. Dalam hal ini Windows Home Server berkemampuan cukup baik terutama untuk maintenance storage, memanage user maupun sumberdaya lain yang ada dalam suatu jaringan berskala kecil.

 

Ketika sistem operasi ini selesai diinstalasi, pemakai bisa langsung memasang IP Address sebagaimana layaknya sebuah server. Tidak hanya itu Windows Home Server juga memiliki fitur yang hampir sama dengan Windows Server 2008, seperti memiliki fasilitas TS (Terminal Service), DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) dan lain-lain.

 

Ketika Anda menjalankan Console Windows Home Server, pemakai akan berhadapan dengan fasilitas Computer and Backup, kemudian tab berikutnya yang bisa digunakan User and Account. Di sini salah atunya yang membedakan antara sistem yang lain dibandingkan dengan Windows Home Server. Pemakai bisa mengatur, membuat dan memanage user melalui pilihan User and Account.

 

Kemudian yang juga sangat menarik dari Windows Home Server adalah fasilitas yang berhubungan dengan Server Storage dan Folder Sharing. Pemakai tinggal menjalankan console, kemudian pilih Folder Sharing dan bisa mengetahui folder yang secara default di share. Begitu juga ketika pemakai ingin mengetahui jumlah storage yang digunakan maupun ingin mengetahui jumah atau space yang tersesisa, pemakai cukup mengklik Server Storage.

 

Share this post: | | | |
Posted: Oct 24 2008, 10:50 AM by tutang | with 2 comment(s)
Filed under:
Menikmati Nyamannya Berinternet Dengan IE 8

Pada minggu-minggu belakangan ini saya sudah mencoba browser terbaru dari Microsoft, Internet Exlorer 8. Pada versi terbarunya ini banyak perubahan dan banyak juga fitur baru yang cukup baik dan memberikan banyak kemudahan bagi para pemakainya.

Saya mencoba IE 8 di beberapa OS, ternyata akan sangat nyaman apabila program browser ini dipasag pada Windows Vista SP1. Namun demikian juga cukup baik dipasang pada Windows versi lain seperti Windows XP Service Pack 2, Windows Server 2008 dan Windows Server 2003 Service Pack 2.Browser IE8 ini memiliki layout engine baru yang mendukung HTML 5 dan CSS 2.1, sementara layout engine IE versi terdahulu kurang mendukung standar internet dengan baik. Namun bagi pemakai akhir IE versi sebelumya pun sudah cukup bagus dan tidak ada masalah, tetapi mungkin bagi kalagan IT Pro atau para Developer akan menemukan kenyamanan beribternet kegita sudah memasang program browser Internet Explorer 8 in.IE 8 ini beroperasi secara baik pada standar web yang berbeda dan mendukung pemrograman Ajax. Terdapat juga fitur bernama “WebSlices”, di mana pengguna bisa membagi halaman situs dalam beberapa bagian. Ada *** ACR (Automatic Crash Recovery), sebuah fitur pemulihan data pada tab browser jika terjadi hang atau crash.Satu hal lagi, bagi para bloger khususnya yang memiiki blog dalam keluarga Microsoft, seperti Windows Live Space akan terasa nyaman. Bahkan bagi pemakai Microsoft Office 2007 akan lebih nyaman lagi ketika mempublikasikan karyanya melalui blog, karena sudah sangat mendukung kemampuan tersebut.

Berbagai pilihan accelerator yang disediakan juga cukup mumpuni, sehingga bagi siapapun, mulai dari kelompok IT Pro sampai dengan pemakai akhir (end-user) akan mudah mendapatkan berbagai informasi yang berhubungan dengan dokumen dan data, karena dengan adanya fasilitas accelerator pemakai bisa memanfaakan Encarta, fasiltas penerjemah yang anggih, penggunaan e-mail di MSN atau di Windows Live, dan sebabaginya.

Share this post: | | | |
Posted: Oct 22 2008, 08:54 AM by tutang | with 3 comment(s)
Filed under:
Tulisan saya di InfoKomputer

Di Majalah InfoKomputer Edisi Oktober Halaman 110-115 saya menulis tentang Jaringan Komputer Kecil. Pada artikel tersebut saya membatas mengenai penggunakan sistem Operasi Windows Vista, Windows XP SP2 dan Windows Home Server. Memang dalam tulisan tersebut masih belum lengkap, tetapi sekedar informasi awal sudah cukup.

Share this post: | | | |
Posted: Oct 16 2008, 10:51 AM by tutang | with 3 comment(s)
Filed under:
Windows 7?
Kalau Anda melihat beberapa blog diluar sana, ternyata mulai banyak ditamilkan mengenai Windows 7. Walaupun ini sudah bia dikatakan resmi, tetapi versi betanya masih belum ada. Namun demikian, sekedar informasi, ada beberapa blog khususnya yang berhubungan dengan Windows 7, seperti WindowsVistaBlog.com.  Biasanya, Microsoft dalam meluncurkan produk barunya selalu rame dibicarakan khususnya yang berhubungan dengan codename, seperti sebelum diluncurkannya Windows 2008, rame dibicarakan mengenai Longhorn, nah begitu juga dengan Windows 7, di beberaoa blog juga mulai rame berbicara codename dari Windows 7 ini.  Jika pra-beta atau versi pra-uji cobanya sudah beredar, mudah-mudahan  kita bisa melihat beberapa kelebihan dari Windows 7 ini. Menurut rencana Microsoft akan mengadakan konferensi bagi peserta Professional Developer akhir Oktober 2008 nanti dan WinHEC (Windows Hardware Engineering Conference) pada bulan November.  Namun demikina, saat ini salah satu sutus di Cina, menampilkan beberapa tampilan Windows 7 ini. Apabila melihat tampilan Windows Vista di situs tersebut, secara keseluruhan, screenshot Windows 7 ini menunjukkan sebuah operating system yang sangat mirip dengan Vista. Hal ini tidak mengejutkan karena Windows 7 masih belum akan diluncurkan dalam dua tahun ini sehingga perubahan yang dilakukan kemungkinan besar baru diaplikasikan ke koding di belakang layar.

Ada beberapa sumber yang juga menulis bahwa codename Windows 7 bernama kode Vienna, dari sebelumnya yang bernama kode Blackcomb. Tetapi berdasarkan informasi resmi, ternyata kode name Windows 7 ya tetap dengan nama Windows 7. Namun, hal ini masih menjadi tanda tanya, karena kita masih menunggu berita dari pertemuan para professiobal dev akhir Oktober 2008 nanti dan WinHRC pada bulan Nopember 2008 mendatang.
 Jika dalam beberapa minggu ke depan kita bisa melihat versi pra-betanya, maka kemungkinan besar Windows 7 akan diluncurkan akhir tahun 2009 atau awal tahun 2010 yang akan datang. Hal ini sangat dimungkinkan, karena tradisi 3 tahunan Microsoft selalu mengupdate sistem Windows. 
Share this post: | | | |
Posted: Oct 14 2008, 01:53 PM by tutang | with 4 comment(s)
Filed under:
Pentingnya Nama Komputer dan Group

Nama komputer ini sangat penting untuk dibuat, tujuannya untuk memudahkan dalam pengelolaan. Nama komputer ini akan berada dalam satu group yang sama

sehingga mudah untuk mengatur dan mengelolanya.

Selain penamaan komputer, pembuatan group juga sangat penting. Di sini Anda akan belajar membuat nama group komputer sesuai keinginan Anda. Jika tidak dibuat Windows Vista akan membuatnya sendiri dengan nama Workgroup. Group disini bukan merupakan suatu domain, karena untuk membuat suatu domain persyaratannya komputer yang digunakan harus menggunakan sistem operasi Windows Server 2000, 2003 atau Windows Server 2008. Dan Windows Vista apabila dijoinkan atau digabungkan ke dalam jaringan tersebut dia berfungsi sebagai client.

Jika Windows Vista atau Windows XP dijadikan suatu jaringan, dia bukanlah suatu jaringan domain melainkan jaringan wokrgorup yang menggabungkan beberapa komputer dengan tujuan untuk berbagi resource dalam sautu jaringan group. Misalnya dengan adanya workgorup Windows Vista dan Windows XP, data-data dalam jaringan group tersebut bisa digunakan secara bersama. Selain data, fasilitas lain seperti CD-ROM atau DVD-ROM, printer,  dan lain-lain juga bisa digunakan secara bersama-sama.

Untuk membuat group dalam jaringan Wokrgoup berbasis Windows Vista tidak terlalu sulit. Karena semua bisa dikerjakan dengan mudah dan secara otomatis komputer akan membimbing Anda untuk membuat group tersebut. Nama group jaringan ini bisa bermacam-macam sesuai keinginan penggunanya, misalnya kalau Anda di rumah membangun jaringan berbasis Windows Vista, maka namanya bisa LAN-RUMAH, atau kalau di kantor ada beberapa group Anda bisa memberinama masing-masing group sesuai keperluan Anda.

Sebagai contoh apabila di kantor Anda tidak menggunakan domain berbasis Windows Server 2008 atau 2003 dan semua komputer hanya digunakan sebagai client atau desktop saja, maka perlu dibuat group untuk memudahkan pengecekan dan sharing resource. Group tersebut namanya bisa disesuaikan dengan masing-masing bagian, misalnya group PERSONALIA, group KEUANGAN, group ARSIP, dan sebagainya.

Share this post: | | | |
Posted: Oct 14 2008, 10:38 AM by tutang | with 7 comment(s)
Filed under:
Sekali Lagi Tentang NAP

Microsoft Windows Server 2008 menyediakan fasilits Total Security Compliance bernama NAP (Network Access Protection). Network Access Protection memberikan kemampuan kepada enterprise control total terhadap kemanan system melalui suatu mekanisme karantina dan Health Checking System yang terintegrasi dengan GPO (group policy) yang pada akhirnya memberikan total compliance.

Sistem pada perusahaan secara terus menerus menghadapi tantangan terhadap security compliance di system jaringan. Hal yang mengancam compliance adalah pekerjaan rutin yang sering terjadi antara lain sharing folder, sharing USB drive, mengakses corporate network dari area Hot Spot, perubahan seting keamanan pada kompter laptop di kantor dan rumah atau bisa saja di lokasi hotspot lainnya untuk koneksi internet. Maka, NAP sebagai compliance enforcer mampu menjaga security compliance dengan mengenforce security policy kepada seluruh user di dalam lingkup system tersebut. Dengan demikian NAP dapat menjaga device yang masuk ke dalam system, kemanan system dan security compliance bisa selalu terjamin. Dalam hal keamanan ini, NAP memiliki beberapa mekanisme, antara Health Policy Validation. Semua komputer dan device yang melakukan akses ke dalam system akan dilakukan validasi apakah komputer atau device memenuhi persyaratan kemanan yang diset oleh administrator lewat GPO (group policy). Jika lolos validasi, maka user dapat memiliki akses, namun apabiloa tidak, administrator dapat saja memblocknya, dan user tersebut akan dikarantina. Ada 3 kemungkinan yang terjadi setelah user dikarantina, Automatic Health Recovery, diberikan limited access atau langsung ditolak rejected.

Kemudian apabila hasil pemeriksaan dilihat hanya diperlukan update patch, maka patch tersebut akan langsung diimplementasikan, atau anti virusnya perlu diupdate, maka update ini langsung dieksekusi tanpa sepengetahuan user. Setelah itu, barulah user bisa masuk ke dalam system.  Jika ternyata menurut GPO user yang mencoba masuk melanggar policy tertentu, administrator dapat langsung mengatur untuk langsung menolak akses tersebut.

Share this post: | | | |
Desain dan Themes

 Pendahuluan

Sebuah desain sangat penting dalam sebuah presentasi. Dengan desain yang baik dan indah akan menampilkan sebuah slide presentasi yang baik dan tidak membosankan.

Fasilitas desain yang disediakan Microsoft PowerPoint 2007 ini cukup baik dan banyak pilihan. Bahkan apabila tidak tersedia dalam daftar themes, Anda bisa mendownloadnya melalui situs resminya, yaitu www.microsoft.com, kemudian Anda masuk ke Microsoft Office 2007.

Sebenarnya untuk menentukan desain ini bisa dilakukan ketika Anda akan membuat suatu slide presentasi. Namun apabila terlanjur dibuat dan ingin mengubah desain tersebut Anda bisa menggunakan pilihan desain ini. Selain itu, kadang-kadang suatu slide harus dibedakan antara satu halaman slide dengan halaman lainnya, maka pilihan desain theme ini merupakan salah satu solusi yang bisa diambil.

Memilih Themes

Microsoft PowerPoint 2007 menyediakan banyak pilihan themes yang bisa digunakan untuk memperindah halaman slide yang sedang dikerjakan. Di sini Anda bisa mengganti satu halaman selide, halaman tertentu saja atau seluruh halaman slide. Jika Anda mengambil halaman tertentu Anda harus menentukan halaman mana saja yang akan diubah tampilan themesnya. Karena jika tidak ditentukan Microsoft PowerPoint 2007 akan mengubah seluruh halaman slide tersebut dengan themes yang dpilih.

Jika Anda belum menemukan themes yang sesuai, maka salah satu solusinya adalah dengan cara mengambilnya dari file themes yang tersedia di dalam komputer Anda. Namun apabila tidak juga ditemukan yang sesuai Anda harus mendownloadnya melalui Microsoft Office Online. Di situs ini sudah tersedia banyak pilihan themes untuk dodownload dan digunakan untuk memperindah halaman slide presentasi Anda.

Mengganti Themes Slide Tertentu

Untuk mengganti halaman slide terlebih dahulu Anda harus memanggl atau membuka slide yang akan dikerjakan. Itu pun kalau Anda akan mengubah desain dari slide tersebut.

Sebagai bahan latihan berikut ini adalah langkah yang harus Anda lakukan untuk mengubah tampilan slide.

  • Tampilkan atau buka salah satu file slide yang akan ditangani, misalnya LATIHAN. Setelah itu file yang akan ditangani segera tampil di layar komputer Anda
  • Klik salah satu slide yang akan diubah themes dan desainnya, misalnya halaman ke dua
  • Klik menu Desain
  • Pilih kanan di salah satu themes yang akan digunakan, setelah itu segera tampil pilihan yang bisa digunakan, yaitu Apply to All Slides, Apply to Selected Slides, Set as Default Theme, dan Add Gallery to Quick Access Toolbar.
  • Untuk latihan ini Anda pilih Apply to Selected Slides.

Mengganti Themes Semua Slide

Untuk mengganti seluruh halaman slide pada prinsipnya sama seperti Anda mengganti satu halaman slide yang sudah dijelaskan di atas. Hanya untuk kali ini Anda harus menggunakan pilihan Apply to All Slides.

Sebagai bahan latihan berikut ini adalah langkah yang harus Anda lakukan untuk mengubah tampilan slide.

  • Tampilkan atau buka salah satu file slide yang akan ditangani, misalnya LATIHAN. Setelah itu file yang akan ditangani segera tampil di layar komputer Anda
  • Klik menu Desain
  • Pilih kanan di salah satu themes yang akan digunakan, lalu pilih dan klik Apply to All Slides. Dengan demikian seluruh halaman slide Anda secara otomatis akan berubah sesuai dengan themes yang dipilih.

Mengatur Warna

Slide yang sudah diatur themesnya bisa diatur dan disesuaikan, mulai warna tampilan sampai dengan warna huruf. Untuk pekerjaan ini Anda harus berada pada pilihan menu Design.

Untuk melihat secara utuh dari warna yang ada dalam pilihan tersebut Anda cukp menekan tombol scrolbar ke bawah atau bisa juga dengan menempatkan pointer mouse di paling bawah tepatnya pada titik-titik sehingga pointer mouse berubah menjadi tanda anak panah. Kemudian klik mouse Anda lalu tarik ke bawah dan semua pilihan warna akan ditampilkan.

Mengambil Pilihan Warna

Untuk mengambil pilihan warna Anda bisa melakukannya dengan mudah. Di sini banyak pilihan warna yang bisa digunakan untuk memperindah dan mempertegas penampilan slide Anda.

Sebagai gambaran berikut ini adalah langkah yang harus Anda lakukan untuk mengubah tampilan warna slide Anda. Tampilan warna ini akan mengubah seluruh komponen slide Anda. Di sini Anda bisan menentukan halaman slide dan bisa juga mengubah seluruh halaman dalam slide Anda.

  • Tampilkan salah satu slide yang akan ditangani, misalnya LATIHAN. Setelah slide tersebut ada di layar komputer Anda kemudian klik menu Design
  • Klik salah satu halaman slide yang akan diubah warnanya
  • Klik tombol dropdown Color, kemudian tentukan jenis warna yang akan menghiasi slide Anda
  • Klik salah satu jenis warna yang akan digunakan, misalnya Office. Dengan mengikuti langkah tersebut halaman slide yang dipilih sudah berubah warnanya

Membuat Nama Baru

Dengan menggunakan pilihan warna seperti yang telah dijelaskan di atas sudah bisa mengubah penampilan halaman slide presentasi Anda. Kadang-kadang, warna yang dipilih tersebut bisa disimpan agar sewaktu-waktu bisa digunakan kembali untuk mengubah penampilan halaman slide baru yang akan dibuat.

Untuk mengubah atau membuat nama baru dari pilihan warna tersebut langkah yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut:

  • Tampilkan slide yang akan ditangani
  • Klik menu Design dan klik tomol dropdown Color
  • Klik tombol Create New Theme Colors, setelah itu segera tampil kotak dialog Create New Theme Colors
  • Atur komposisi warna sehingga sesuai keinginan Anda
  • Ketikkan nama Themes baru Anda di kolom Name. Di sana masih terlihat nama themes dengan Custom1. Ubahlah nama Custom1 menjadi Laihan
  • Klik tombol Save untuk menyimpan Themes baru Anda.

Mengatur Huruf

Huruf dalam slide bisa diatur baik ukuran, jenis maupun warnanya. Caranya pun bisa berbeda-beda sesuai keinginan. Pengaturan jenis huruf yang dijelaskan di sini adalah cara yang paling mudah dlakukan karena cukup dengan mengklik salah satu pilihan yang ada.

Sebagai bahan latihan ikuti beberapa angkah berikut ini:

  • Tampilkan slide yang akan ditangani
  • Kli salah satu halaman slide yang akan diubah jenis hurufnya
  • Dengan mengikuti dua langkah tersebut secara otomatis huruf dalam halaman slide yang sedang dikerjakan akan berubah sesuai keinginan Anda.

Anda juga bisa menyimpan pilihan huruf ini. Caranya hampir sama seperti yang telah dijelaskan di atas dalam pembuatan themes. Jadi apabila Anda akan menyimpan perubahan huruf ini lakukan caranya seperti yang telah di jelaskan di atas.

Mengatur Effek

Jika perlu Anda bisa mengatur efek tampilan slide Anda. Tepai kadang-kadang hal ini jarang dilakukan karena ketika Anda memilih salah satu halaman slide lengkap dengan themesnya secara otomatis efek ini sudah disertakan. Namun demikian sebagai bahan latihan Anda bisa juga menggunakan pilihan ini untuk memperindah halaman slide Anda.

  • Tampilkan salah satu slide yang akan ditangani
  • Pilih salah satu halaman slide
  • Tampilkan menu Gesign
  • Klik tombol dropdown Effect.
  • Klik salah satu pilihan efek yang sesuai, misalnya Aspect, dengan demikian efek telah berubah.

Mengatur Background Style

Jika diperlukan background style dalam suatu slide juga bisa diubah sesuai selera. Di sini Anda bisa mengubah satu halaman sesuai dengan yang dipilih atau seluruh halaman dalam slide yang sedang dikerjakan. Jika Anda memilih Apply to All Slides, maka sluruh slide dalam file tersebut akan diubah background styenya. Adapun cara yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut:

  • Tampilkan file slide yang akan ditangani
  • Klik salah satu halaman slide yang akan diubah background stylenya
  • Klik menu Gesign
  • Klik tombol dropdown Bakground Style
  • Klik kalan di atas salah satu pilihan bakground style yang akan digunakan
  • Klik Apply to All Slides jika akan mengubah seluruh halaman slide dalam file yang ditangani, atau cukup memilih salah satu halaman saja. Jika akan mengubah background style salah satu halaman slide Anda klik kanan pada pilihan Background Style, lalu pilih dan klik Apply to Selected Slides

BERSAMBUNG

Share this post: | | | |
Posted: Sep 30 2008, 01:37 PM by tutang | with no comments
Filed under:
Seminar TI di Bogor

Setiap tahun ajaran baru di STIKOM Bogor, saya selalu mengisi acara matrikulasi untuk mahasiswa baru. Pada pertemuan kali ini saya diminta menjelaskan perkembangan teknologi khususnya yang berhubungan dengan Microsoft Windows.

Saya mulai memaparkan perjalananan IBM PC DOS, kemudian dilanjutkan dengan MS-DOS, Windows versi 1, 2, sampai versi 3. Pada versi 3 ini saya mulai ceritera bahwa saya mulai menulis buku Windows sejak versi 3.0 ini. Kemudian dilanjutkan dengan WIndows 3.11 for Workgorup, Windows 95, Windows NT Server, WIndows NT Client, dan Windows 98 serta WIndows ME.

Kemudian pada sesi berikutnya saya menceriterakan perkembangan WIndows 2000 Server dan Profesional, dilanjutkan dengan WIndows XP, WIndows Server 2003, Windows Vista, WIndows Server 2008 dan sedikit mengenai WIndows Home Server dan Windows Small Business.

Pada acara demo, saya mendemokan WIndows Server 2008 dan Server Core. Memang peserta masih bingun, karena umumnya mahasiswa ini latar belakangnya SMU dan SMK. Namun demikian peserta cukup puas.

Share this post: | | | |
Posted: Sep 30 2008, 01:19 PM by tutang | with 4 comment(s)
Filed under:
More Posts Next page »