Penggunaan IPv6
Sampai saat ini sebagian ISP masih mempertahankan IPV4, padahal IPV6 sudah sejak lama diperkenalkan. Microsoft sendiri sudah menerapkan IPV6 ini sejak Windows 2008 dan Vista.
Jika IPV6 didigunakan, pada dasarnya IPv6 dijadikan standar utama, karena tanpa harus melalui konfigurasi administrator. Microsoft Windows 7 sendiri sejawal mendukung IPv6, sehingga dengan protokol tersebut memungkinkan dilakukan akses jarak jauh oleh pengguna. Dan ini pun diakui bahwa kecanggihan merupakan salah satu keuntungan penggunaan dari teknologi IPv6.
Sebagai gambaran, bagi mereka yang nasih menggunakan IPv6 dan masih menggunakan IPV4, berikut ini beberapa keuntungan Ipv6, antara lain:
Alokasi alamat yang lebih luas. Pengalamatan 128 bit yang dapat dimanfaatkan lebih luas sebagai dukungan dan antisipasi bertambahnya jumlah pemakai internet dimasa depan.
Pengalamatan yang lebih efisien. Dengan header yang lebih sederhana, dan mendukung pengalamatan secara hirarki. IPv6 dapat membuat lalu lintas data lebih cepat dibanding pendahulunya.
Kemudahan konfigurasi. IPv6 dapat mengkonfigurasi dirinya sendiri dengan bantuan DHCPv6 Server atau melalui lokal server untuk mendapatkan alamat statis.
Keamanan yang canggih. IPV6 lebih menjamin keamanan dari penyusupan terhadap alamat dan port serta melakukan penyandian terhadap lalu lintas jaringan.
Namun demikian IPV4 tetap didukung TCP/IP Stack sebagaimana IPV6. Aplikasi yang berjalan pada IPv4 pun tetap dapat berfungsi dengan bgaik dan normal seperti yang diharapkan. Microsoft Windows 7 menerapkan fungsi soket yang bisa bekerja pada keduanya, walaupun lebih diutamakan untuk IPv6.
Untuk lebih mempermudah migrasi ke IPv6, Microsoft Windows 7 menggunakan Teredo IPv6 transition technology, di mana hal tersebut berada atau terletak di belakang NAT.