Mengenal Windows PowerShell V2 ISE

Pendahuluan

Apa sebenarnya Windows PowerShell? Shell secara umum digunakan untuk interaksi antara pengguna dengan operating system dengan cara menuliskan perintah atau command untuk mengeksekusi suatu perintah. PowerShel berbeda degan command line atau perintah lain yang ada di Windows 2008 Server Core. Bagi Anda yang slama ini, sudah dan masih menggunakan Shell di lingkungan UNIX, Windows PowerShell hampir mirip dengan perintah tersebut.

Menegenal Power Shell

Secara sederhana Windows PowerShell baik yang ada di Windows Server 2008 ataupun yang sudah tersedia di Windows 7 merupakan Interactive Shell (IS) dan Scripting Language (SL) yang dibuat oleh Microsoft berbasiskan .NET programming.

Banyak juga yang bertanya-tanya, untuk apa PowerShell in? PowerShell bisa digunakan untuk beberapa pekerjaan seperti untuk setting pada Microsoft Exchange Server 2007 yang support Exchange Management Shell, Microsoft SQL Server, Microsoft Windows Server, dan lain-lain.

 

Cara kerja Power Shell

Cara kerjanya secara umum adalah kita bisa mengambil suatu properties (menggunakan perintah get-), melakukan perubahan terhadap sesuatu (menggunakan perintah set-), menambahkan sesuatu (menggunakan perintah add-), membuang sesuatu (menggunakan perintah remove-), dan perintah-perintah khusus lainnya. Perintah ini juga bisa diperlakukan spesifik dengan menambahkan beberapa parameter setelah baris perintah.

PowerShell pada lingkungan sistem operasi atau Operating System, bisa digunakan untuk melakukan kontrol terhadap sistem operasi tersebut, sedangkan pada Windows Server, bisa digunakan untuk berbagai keperluan seperti administering terhadap Active Directory. Windows PowerShell sebenarnya bisa dijalankan pada sistem operasi Windows XP, Windows Vista, Windows Server 2003, Windows Server 2008 dan Windows 7. Untuk Windows XP, Windows Vista dan Windows Server 2003, installernya bisa di download di microsoft.com (http://www.microsoft.com/beta/downloads/Search.aspx?SearchText=windows+powershell), sedangkan untuk sistem operasi Windows Server 2008, bisa di-enable kan melalui "Add Features" dari Server Manager.

Selain untuk sistem operasi, beberapa aplikasi juga support Shell Scripting melalui PowerShell ini, seperti Exchange 2007, System Center Operation Manager 2007, System Center Virtual Machine Manager dan sebagainya.

Di Exchange 2007, Shellnya dinamakan Exchange Management Console. Selain untuk administering, Exchange Management Shell juga bisa digunakan untuk troubleshooting dan juga reporting sederhana yang bisa diexport ke *.txt file. Sebelumnya saya juga menyebutkan bahwa kita bisa mendapatkan informasi dari sesuatu sampai ke attributenya, inilah yang menjadikan Shell berguna ketika pada Mode GUI pengguna mengalami kesulitan.

Mencoba Power Shell

Di Windows 7 tersedia dua pilihan Power Shell ini, yaitu Windows PowerShell V2 dan Windows PowerShell V2 ISE. Untuk mengetahui perbedanaannya berkut ini adalah tampilan kedua versi PowerShel yang ada di Windows 7 ini.

Untuk menggunakan Windows PowerShell V2 ataupun Windows PowerShell V2 ISE yang ada di Windows 7 ini secara umum sama saja. Hanya untuk yang disebutkan terakhir pekerjaan setting dan lainnya bisa disimpan dan suatu saat bisa digunakan kembali.

Untuk mengetahui cara penggunakan PowerShell, berikut ini diberikkan beberapa contoh sederhana terutama untuk mengetahui beberapa perintah yang ada di Windows PowerShell.

1.       Klik Start Windows 7

2.       Klik Accessories

3.       Klik Windows PowerShell

4.       Klik Windows PowerShell V2 ISE. Setelah itu segera tampil jendela PowerShell

5.       Ketikkan salah satu perintah sederhana misalnya GET-COOMAND

Anda juga bisa mencoba perintah sederhana lainnya seperti IPCONFIG, DIR, GET-HELP, dan sebagainya. Untuk mengtetahui lebih jauh mengenai PowerShell ini Anda bisa membukanya pada petunjuk yang tersedia di folder document di bawah folder Windows PowerShell. Folder tersebut berada di bawah en-US.

-bersambung

Share this post: | | | |
Filed under:

Comments

No Comments