Tegangnya Menerbangkan Boeing 737
Selasa, 26 Juni 2007 saya mencoba menerbangkan Boeing 747, dari Bandahara Sukano Hata menuju Halim Perdana Kusuma, Jakarta. Memang tidak terlalu jauh, tetapi cukup menyenangkan juga. Awalnya memang merasa tegang dan bingung, mulainya dari mana karena pesawatnya sendiri belum pernah saya lijat sebelumnya. Tetapi setelah mencoba walaupun beberapa kali sempat melenceng, menginjak rumput dan keluar landasan, namun akhirnya bisa juga menerbangkan pesawat berbadan sedang tersebut. Selain mencoba menerbangkan Boeing 747, saya juga mencoba menerbangkan Airbus, pesawat berbadan lebar yang saya terbangkan kali ini juga beberapa kali jungkir balik dan menabrak landasan, tetapi akhirnya bisa juga terbang walaupun sambil jungkir balik. Ini hanya sebuah permainan Flight Simulator X: Learn to Fly Boeing 737. Namun demikian ini adalah kesempatan pertama bagi saya untuk mencoba silumator yang cukup baik dan canggih ini.
Game yang jalan di Vista ini memang memerlukan spesifikasi komputer yang cukup lumayan, bayangkan apabila ingin menimkati terbang bersama Boeing 737 atau Airbus Anda harus menggunakan RAM 2 Gbyte untuk mendapatkan kenikmatan terbang. Namun dengan precessor minimal P4 Centrino, RAM 1 Gbyte sudah bisa merasakan menerbangkan pesawat tersebut. Selain mencoba game Flight Simulator X, pada acara press outing kali ini para wartawan dan penulis IT juga mengikuti perkembangan teknologi (update technology) Windows Vista dan Windows Server 2008. Banyak hal yang baru baik dari Windows Vista maupun dari Windows Server 2008 yang saat ini masih beta 3. Selain update teknologi, peserta outing juga mengikuti acara jalan-jalan menyusuri lembar dan perbukitan yang ada kawasan Gunung Geulis Resort, Cisarua, Bogor.