in

WSS-ID Community

Indonesian IT-Pro Community discussing almost anything about Windows Server System.

sonya eka pratiwi sby

Partisi HD (Hard Disk)

Partisi hard disk memiliki arti pembagian storage menjadi beberapa bagian lebih kecil sesuai kebutuhan. Misal hard disk 100 GB dapat dipecah menjadi 2 bagian masing – masing sebesar 50 GB. Dalam membagi hard disk terdapat ketentuan berhubungan dengan susunan partisi, yaitu Primary Partition dan Extended Partition.

Primary Partition atau partisi utama biasanya diperuntukan bagi system booting yang hanya memiliki 1 drive letter, yaitu drive C. sebagai contoh, anda memiliki hard disk 250 GB dan membaginya menjadi 2 partisi masing – masing 20 GB Primary dan 230 GB Secondary. Maka 20 GB pertama akan menjadi drive C. sedangkan 230 GB sisanya dapat bibagi lagi dalam beberapa drive letter. Proses pembagian Extended Partition diakhiri dengan pemberian Logical drive. Misalnya, anda membagi partisi Extended menjadi 5 drive letter (D-E-F-G-H), masing – masing berkapasitas 500 GB. Drive letter pertama dengan letter D, kedua drive E dan seterusnya.

Bila anda memiliki 2 hard disk, hardisk pertama harus memiliki ketentuan seperti diatas dan minimal harus ada primary partition. Sedangkan Extended Partition hanya diperlukan bila anda membagi hardisk pertama, kedua dan seterusnya menjadikan beberapa drive ;etter. Bila tidak, hardisk pertama akan berisikan Primary partition dengan 1 drive letter (C:) yang berisi system operasi
Untuk hardisk keua sisa tanpa Primary Partition dan dapat dibagi langsug dengan Extended Partition. Cara pembagiannya sama seperti pembagian kapasitas hardisk pertama.


Share this post: | | | |

Comments

 

fiki said:

apakah extended partisi bisa lebih dari satu?

March 30, 2008 8:10 AM
 

sek ta lah said:

kalo logical ada berapa banyak yang bisa di buat?

trims pencerahanya...

October 30, 2008 7:48 AM
Copyright © WSS-ID, 2006. All rights reserved.
Powered by Community Server (Commercial Edition), by Telligent Systems