18-19 Juli 2008
WINDOWS SERVER SYSTEM INDONESIA reg SURABAYA DI TUNJUNGAN ELECTRONIC CENTER - SURABAYA
![]()
![]()
Dalam rangkah Peresmian dan Pembukaan Pusat Penjualan Electronic dan IT di Tunjungan Electronic Center Surabaya, maka oleh pihak manajemen gedung komunitas Windows Server System Indonesia reg.Surabaya, di minta untuk turut berpartisipasi dalam mengisi rangkaian acara tersebut dengan produk produk ringan lebih dahulu maka kamipun bersepakat untuk membawakan produk Ms yaitu Ms Windows Vista Ultimate dan Ms Office 2007. Kami membawakan Demo Training dengan thema The New Couple Ms Software In Your PC, di maksudkan adalah Microsoft Corp ketika meluncurkan produk produknya yang berupa Operasi Sistem Dekstop akan di barengi dengan produk Ms Office nya. Saya membawakan Ms Office 2007 dan rekan Dofir membawakan Ms Windows VISTA Ultimate.
Dilihat dari antusiasme peserta cukup banyak, namun karena tempat masih dalam suasana pembenahan maka peserta pun dibatasi hingga 40 peserta. Beberapa peserta adalah dari kalangan umum baik dari Perguruan Tinggi seperti Univ. Narotama Surabaya, Institut Tehnologi 10 November Surabaya, Coorporate, beberapa Sekolah Menengah dan Pertama di Surabaya para pemilik toko yang membuka stand di TEC. Beberapa teman anggota komunitas wss-id.org seperti dari UPN dan STIKOM pun turut hadir membantu jalannya kegiatan.
TEC pun memberikan kepada windows server system Indonesia berupa tempat yang sementara ini terletak di lantai 3 ber dekatan dengan beberapa komunitas IT di Surabaya.
Workshop nya juga ada 2 tempat di lantai Basement akan ter isi 60 Unit PC dengan specifikasi untuk bisa seperti Ms Windows Server 2008 running well, karena sebelum mereka melakukan investasi kami diminta kan untuk urun rembuk dalam penentuan specifikasi PC maka kamipun memberikan specifikasi sesuai dengan kebutuhan untuk tehnologi Ms bisa jalan dg baik. Sedang dilantai paling atas akan di isi sekitar 50 unit lagi dg specifikasi yang sama dan muat untuk 100 peserta.
Tidak dalam waktu lama lagi kamipun akan menyelenggarakan kegiatan serupa di beberapa Universitas, SLTA, dan Beberapa Perusahaan dan beberapa produk lain dari Ms Coorp seperti Ms Windows Server 2008, Ms Project 2007 dll. Bagi rekan-rekan agar kiranya bisa mampir ke Tunjungan Electronic Center no 5-7 Surabaya, letaknya bersebelahan dengan Tunjungan Center / pusat perbelanjaan lama kota Surabaya yaitu SIOLA, di basement ada spanduk wss-id.org yang terpasang di workshop room, sedang sekretariat kita di lt 3.
Terima kasih kepada mas Naren dan mbak Fitri dari Microsoft Indonesia yang telah membantu kami dalam kegiatan tersebut, Bp. Tutang yang juga telah mensupport wss-id.org reg Surabaya yang juga Insya Allah akan datang kembali di kota Surabaya menjadi Trainner dan juga pihak manajemen Tunjungan Electronic Surabaya seperti ibu Elphira Cohen GM TEC-Surabaya Bapak Agung dan staff serta teman teman dari UPN dan STIKOM.
Rahmat
Sering kali ketika kita sudah membuka Ms. Word, langsung kita melakukan pengetikan, dan mengabaikan prosedur-prosedur penyiapannya lebih dahulu, sehingga akan terjadi pemborosan sumber daya seperti tenaga, biaya dll, karena sistem kerja yang salah. Bayangkan ketika anda diminta untuk mengetik sebuah surat dengan ukuran Folio yang panjang kertasnya 32 cm lalu yang anda sediakan hanya A4 yang notabene ukuran panjang kertas lebih pendek dibanding ukuran Folio, dan ketika anda di minta untuk mencetak, maka apa yang akan terjadi ? anda harus melakukan seeting dan editing ulang, belum lagi bila anda tidak melakukan Print Preview, maka ketika anda langsung mencetaknya anda sudah melakukan pemborosan baik energi, tinta dan kertas anda serta tentunya waktu anda. Jadi Page setup adalah fasilitas yang mengatur seeting Ms Word anda sebelum anda benar-benar melakukan pengetikan. Baiklah, anda sekarang tinggal ikuti dan pelajari instruksi di bawah ini.
-

Gb 1-msw-02
Klik Menu FILE dan click sub menu PAGE SETUP seperti pada ilustrasi Gb 1-msw-02
Kemudian setelah anda click PAGE SETUP maka akan tampil seperti pada ilustrasi Gb 2-msw-02
Gb 2-msw-02
Ada 2 kelompok kartu yang harus anda perhatikan betul yaitu MARGIN dan PAPER SIZE namun nanti kita juga akan bahas 2 kartu berikutnya yang masuk dalam wilayah PAGE SETUP. A. MARGIN Ok, perhatikan sekarang di kartu MARGIN ada Top yang merupakan batas paling atas di ukur dari tepi kertas bagian atas anda hingga anda mulai mengetik. Bottom merupakan batas paling bawah di ukur dari tepi kertas bagian bawah hingga batas kursor ber akhir. Nach dari Top dan Bottom ada wilayah From edge, ini merupakan area yang masih bisa anda manfaatkan namun nantinya apapun yang anda masukan di dua wilayah baik itu Header (area kosong diatas, antara tepi kertas hingga anda mulai bisa mengetik) dan Footer (area kosong dibawah, antara tepi kertas hingga kursor pengetikan ber akhir) itu bersifat sama untuk semua halaman bila anda lakukan pengetikan lebih dari 1 halaman tergantung dari seeting anda, namun ini akan masuk nanti pada area Header dan Footer untuk cara seeting nya pada kelompok menu VIEW. Anda perhatikan ilustrasi pada Gb 3-msw-02
Gb 3-msw-02
dan Gb 4-msw-02.

Gb 4-msw-02
Untuk header dan Footer ini nanti dilayar seolah-olah akan menjadi samar, karena berada di luar wilayah yang sesungguhnya dalam area kertas pengetikan anda, namun tetap akan tercetak bila anda cetak dg mesin cetak atau akan terlihat pada saat anda lakukan Print Preview. Ini cocok untuk memberikan sistem waktu dan tanggal serta nomor halaman dan catatan-catatan pada tulisan anda baik secara perbab, perhalaman atau keseluruhan, tidak itu saja logo atau gambar lainnya pun akan bisa di masukan di dalam area Header dan Footer. Jadi dengan adanya Header dan Footer anda betul-betul memanfaatkan semua area kertas anda secara maksimal. Left dan Right adalah batas kiri dan kanan pengetikan anda, sayang nya Microsoft belum memberikan sebuah cara bagaimana menfaatkan area kiri dan kanan yang masih ada space kosong nya tersebut seperti halnya Header dan Footer. Namun jangan khwatir anda bisa meng akalinya dengan memberikan ilustrasi gambar agar bisa tampak ber isi, dan ini pun akan tercetak saat anda lakukan print out. Lihat pada Gb 5-msw-02 dan Gb 6-msw-2. 
Gb 5-msw-02

Gb 6-msw-02
Top, Botom, Left, Right, Header dan Footer kesemuanya bisa anda atur nilai ukuran nya sesuai dengan yang anda kehendaki, namun ingat bahwa ada ambang batas pada Header dan footer yang tdk boleh sama dengan nilai ukuran pada Top dan Botom, demikian juga kesemuanya tdk boleh terlalu kecil anda berikan nilai space dari masing-masing tepi kertas, bila anda menggunakan printer jenis Dotmatrik dan Inkjet, hal ini karena letak gerigi roll dengan Head dari 2 mesin tersebut memiliki keterbatasan, lain bila anda menggunakan printer jenis Laser, karena seperti yang penulis alami Laser printer mampu mentoliler hingga 0,3 mm (mili meter) dari tepi kertas. Printer Laser ini berguna untuk kemampuan security identify seperti cetak barcode pada dokumen-dokumen penting / rahasia. Bahkan beberapa negara sangat memperketat sekali penggunaan mesin printer laser yang ber warna dan memerlukan izin khusus dari berbagai instansi terkait, karena kemampuannya dalam melakukan cetak dokumen penting bahkan penyalah gunaan uang palsu, materai palsu dll. Jadi kalau anda membeli jenis printer jenis inkjet saja sekarang ini ada sebuah logo dari pihak kepolisian RI tentang peringatan cetak uang palsu dll yang di tempelkan pada mesin tersebut hal ini sebagai peringatan bahwa konsumen jangan bermain-main dengan pelanggaran pasal tersebut.
Lalu ada Gutter, area ini adalah area dimana anda bisa memberikan tanda penjilidan (Binder) pada sisi kiri dan atas kertas anda dan tidak usah khawatir bahwa text anda tidak akan di rusak oleh lobang tempat alat penjilid tersebut di tempatkan. Namun resikonya area pengetikan anda ber kurang lebarnya, karena tersita oleh gutter yang anda tempatkan. Namun tergantung dari nilai ukuran yang anda seeting. Gb 7-msw-02 dan Gb 8-msw-02 menjelaskan nya. Gutter ini muncul ketika anda menggunakan Ms office versi 2000.
Lalu ada Mirror margins ini adalah satu kotak bila anda centang maka akan memberikan satu ilustrasi cermin terhadap lembar dokumen yang anda sedang lakukan pengetikan (editing) dan seolah-olah ada sisi dalam untuk left margin dan sisi luar dari right margin. Fungsinya hanya memberikan ilustrasi kepada kita ini lho bila anda lihat dari sisi kaca yang mencerminkan anda lihat dari luar dan dari dalam, seperti halnya anda menghadap cermin. Klo secara logika anda berhadapan dengan diri anda namun ketika anda meng angkat tangan kanan di cermin meng angkat tangan dari sisi kiri badan saudara namun kenyataannya adalah tangan kanan anda adalah tangan kiri pada cermin. Ilustrasi gambar 9-msw-02 akan menjelaskannya. 2 pages persheet, adalah area dimana bila anda centang akan memberikan perubahan bahwa anda tidak usah repot – repot bagaimana nanti kertas anda di bagi menjadi 2 bagian yang ukurannya sama persis. Termasuk anda akan kehilangan area pengetikan anda karena margin atas dan bawah di hitung ulang mulai dari anda melakukan pemotongan area pada 1 halaman tersebut. Gb 10-msw-02 akan menjelaskan hal itu. Gb 7-msw-02
Gb 8-msw-02
Lalu ada Mirror margins ini adalah satu kotak bila anda centang maka akan memberikan satu ilustrasi cermin terhadap lembar dokumen yang anda sedang lakukan pengetikan (editing) dan seolah-olah ada sisi dalam untuk left margin dan sisi luar dari right margin. Fungsinya hanya memberikan ilustrasi kepada kita ini lho bila anda lihat dari sisi kaca yang mencerminkan anda lihat dari luar dan dari dalam, seperti halnya anda menghadap cermin. Klo secara logika anda berhadapan dengan diri anda namun ketika anda meng angkat tangan kanan di cermin meng angkat tangan dari sisi kiri badan saudara namun kenyataannya adalah tangan kanan anda adalah tangan kiri pada cermin. Ilustrasi gambar 9-msw-02 akan menjelaskannya.
2 pages persheet, adalah area dimana bila anda centang akan memberikan perubahan bahwa anda tidak usah repot – repot bagaimana nanti kertas anda di bagi menjadi 2 bagian yang ukurannya sama persis. Termasuk anda akan kehilangan area pengetikan anda karena margin atas dan bawah di hitung ulang mulai dari anda melakukan pemotongan area pada 1 halaman tersebut. Gb 10-msw-02 akan menjelaskan hal itu.
2 pages persheet, adalah area dimana bila anda centang akan memberikan perubahan bahwa anda tidak usah repot – repot bagaimana nanti kertas anda di bagi menjadi 2 bagian yang ukurannya sama persis. Termasuk anda akan kehilangan area pengetikan anda karena margin atas dan bawah di hitung ulang mulai dari anda melakukan pemotongan area pada 1 halaman tersebut. Gb 10-msw-02 akan menjelaskan hal itu.
B. PAPER SIZE
Inilah bagian dimana anda harus betul-betul memperhatikannya karena sering kali kita temui terjadi nya pemborosan, seperti yang sudah saya kemukakan pada awal tulisan saya. Perhatikan ilustrasi pada Gb 11-msw-02 dibawah ini, dimana anda bisa memilih ukuran-ukuran kertas yang ada pada pilihan kotak paper size, bila anda memiliki sendiri ukuran kertas yang di luar pilihan tersebut anda bisa masuk dalam pilihan customize, dengan itu anda bisa atur lebar (widht) dan tinggi kertas maksudnya panjang kertas (height) sesuai dengan yang anda inginkan. Namun juga harus di perhatikan tentang kondisi printer dan ketersediaan kertas anda.

Lalu Oreantasi merupakan penyajian Ms word dalam memutar media pengetikan dalam kondisi melebar (landscape) atau berdiri (potrait) ilustrasi Gb 12-msw-02 adalah dalam kondisi melebar, anda nanti bisa lihat hasil media kertas digitalnya dengan seeting dalam latih 02 ini.
Demikian Page setup bagian pertama telah kita bahas nanti kita akan bahas Page Setup bagian ke dua bagaimana menggunakan Paper Source, Lay out, Default dan Apply to.
Rahmat
wss-id.org sby
Coba perhatikan tampilan berikut ini dengan seksama ketika anda mengawali Ms Word ketika pertama kali setelah di Install.
Gb. 1-msw-01
Lihat dari deretan 2 toolbar (formatting dan standard) di atas semua masih dalam satu baris, lalu turun kebawah ke ukuran pada mistar (penggaris) atas masih dalam satuan inch ini pun di tampilkan di deretan kondisi satuan dideretan paling bawah seperti muncul angka 1" (simbol dari satuan inch), kemudian perhatikan secara seksama bahwa bentuk tampilannya pun masih dalam kondisi satu mistar yang tampil yaitu mistar atas saja, lalu coba di deretan kondisi paling bawah, anda bisa melihat ada English(U.S) inipun menandakan bahwa ketika nanti anda memulai pengetikan anda akan masuk dalam format English(U.S) dan ciri-ciri yang tampak ketika anda memulai pengetikan dengan format bahasa Indonesia, anda akan melihat ada garis merah bergelombang dibawah character yang anda ketik.
Walaupun sepele namun anda akan merasa kurang sreg bila masuk dalam proses editing karena kebiasaan-kebiasaan kita seperti kita yang tinggal di kawasan Asia umumnya menggunakan satuan ukur nya adalah dalam centimeter, lalu ketika anda akan memerlukan salah satu icon pada salah toolbar yang sering di gunakan yaitu standard dan formating anda akan kesulitan karena icon-icon itu seperti sembunyi di antara deretan baris toolbar. Kemudian tampilan model diatas yg hanya memunculkan penggaris atas saja juga akan menjadikan kita kurang akurasi bila akan melihat paragraph baris nantinya karena penggaris samping tidak muncul dan ketika anda masuk ke halaman lainnya hanya akan muncul garis putus-putus sebagai tanda perpindahan halaman. Hal-hal tsb kita coba untuk atasi.
Langkah -1 ...TOOLBAR
Baik mulai dari anda harus bisa memisahkan toolbar, yang wajib anda perhatikan adalah bahwa ketika anda mengetik, bahwa toolbar yang wajib muncul ada 2 toolbar yaitu Standard toolbar dimana seperti Icon bergambar file map terbuka (OPEN) dan disket (SAVE) tampak. Lalu Formating toolbars dimana seperti Icon bergambar huruf B tebal (BOLD) dll tampak. 2 toolbars itulah yang harus dan wajib muncul, dalam kondisi Ms pertama kali di gunakan. Mudah sekali untuk ini anda tinggal klik menu VIEW lihat di bawah Gb 2-msw-01, lalu perhatikan mana saja toolbars yang di beri kan tanda centang (ü) itu berarti yang di aktivekan.

Gb 2-msw-01
Sekarang lihat dg teliti pada gambar 3-msw-01 diatas ditunjukan dg panah merah, ketika anda arahkan di perbatasan antar toollbars tersebut maka akan terlihat mouse berubah menyerupai panah yang mengarah ke 4 penjuru mata angin. Nach bila mouse itu anda tahan lalu di click kemudian di tarik kebawah maka salah satu toollbaras akan terpisah dari deretan toollbars yang lain. Letakan di bawah toollbars yang sudah muncul, walaupun anda bisa letakan dia di sisi lainnya di tampilan ms word. Terakhir anda akan mendapatkan tampilan dimana ke 2 toolbars sudah terpisah Gb 4-msw-01.

Gb3-msw-01

Gb 4-msw-01
Langkah -02 ...RULER dan VIEW
Sekarang, kita harus menampilkan penggaris samping yang berbentuk vertikal sedang yang sudah tampil adalah yang berbentuk horizontal. Ini kita bisa lihat tetap di menu VIEW , perhatikan Gb 5-msw-01 bahwa RULER sudah di centang, lalu ada tampilan normal, web layout, print layout, out line ada pada menu VIEW atau anda bisa lihat ada garis kebawah yg menunjukan 4 ICON di deretan roll horizontal. Pada Gb 6-msw-01 pilihan sub menu adalah print lay out. Sehubungan satuan ukur maka anda harus mengubahnya pada menu TOOLS perhatikan Gb 7-msw-01 dan Gb 8-msw-01 cara mengubah satuan ruler pada kelompok GENERAL untuk selanjutnya di click Ok untuk mengakhiri.
Gb 5-msw-01
Gb
6-msw-01
Gb
7-msw-01

Langkah -03...LANGUAGE
Perhatikan Gb 8-msw-01 anda harus double click English (U.S) kemudian tampil seperti tampilan Gambar tersebut untuk kemudian pilih sesuai dengan format bahasa yang anda inginkan kemudian centang default. Sehingga ketikan anda akan menjadi normal sesuai dengan bahasa yang anda pilih. Garis merah bergelombang berarti tidak dikenalnya tulisan tersebut dalam bahasa English (U.S) sedang bila terjadi garis hijau bergelombang menandakan tatabahasa masih salah dalam cara penulisan yang benar rangkaian dengan simbol dan character graphic lainnya.
Gb 8-msw-01
Setelah selesai dengan semua, lembar kertas elektronik di Ms Word 2000 siap di gunakan. Namun tunggu untuk juga memperhatikan yang satu lagi yang tidak kalah pentingnya sebelum anda memulai pengetikan yaitu mengatur PAGE SETUP...harap tunggu. Ok, terima kasih.
Kumpulan catatanku yang terlupakan...
RAHMAT HIDAYAT
Wss-id.org, Surabaya
Seiring dengan kemajuan tehnologi IT pihak Microsoft pun juga meningkatkan versi-versi aplikasi nya salah satu nya adalah Microsof Office. Di pertengahan tahun 2007 Microsoft Corp telah meluncurkan Ms Office 2007, dengan tampilan yang berbeda 180 derajat berbeda dengan versi Ms Office 2000 dan Ms Office 2003. Walaupun wss-id.org merupakan organisasi IT Pro dan IT Developer yang melulu membahas tentang Operasi system/jaringan dan programming, namun kita juga akan coba melengkapi tulisan-tulisan dalam blog nya untuk mereka yang masih membutuhkan tulisan-tulisan sederhana mengenai aplikasi, penulis mencoba untuk mengisi segment ini. Aplikasi yang coba penulis awali adalah tentang Ms Office dari ketiga versinya yang di pakai. Untuk kemudian akan menyeberang di aplikasi-aplikasi lainnya yang juga seru seperti Visual Basic, Ms Project, Ms Visio dan lain-lain.
Tulisan ini tidak mendetail mengupas versi demi versi ms office secara keseluruhan dalam ranah tehnis, namun seperti yang kita ketahui bersama bahwa ternyata banyak User masih menggunakan versi lama, bila di hitung-hitung saja ternyata pemakai versi OS yang di pakai masih versi XP Home atau XP Pro SP-2 kondisipun di sesuaikan maka pemakai Ms Office pun cenderung masih banyak menggunakan versi Ms Office 2000 walaupun versi 2003 dan 2007 pun bisa di Install di XP namun pilihan pasnya masih banyak yang menggunakan versi 2000.
Tulisan ini mengawali sub judul-judul selanjutnya yang akan saya berikan judul Latihan atau kasus 01 tentang ….. dan seterusnya, dimulai dari masing-masing sub aplikasi Ms Office di dalamnya seperti Ms Word , Ms Excel dll. Tulisan ini adalah kumpulan tulisan yang membahas sub menu yang sangat jarang sekali dibahas bahkan di temui di buku-buku umum mengenai Ms office.
Terakhir sebagai manusia kiranya kekurangan dan kekeliruan masih terjadi hanya kesempurnaan milik Tuhan. Semoga ini bisa mengubah pola cara pandang kita bahwa yang lama pun masih belum terkuasai dengan baik mengapa kita harus tinggalkan. Namun setelah versi Ms office 2000 nanti kita sudah bahas kita akan coba bahas versi lain. Sehingga nanti terakhir penulis akan membahasnya dalam Perbandingan MS Office versi demi versi, ini akan menarik karena kita coba akan lihat dimana kemudahan, kesulitan, perbedaan, kekurangan, kelebihan, efektivitas dan efisiensi dari masing-masing versi tersebut, bila kita aplikative kan untuk menyelesaikan sebuah masalah, mohon di tunggu saja, karena perjalanan tulisan ini pun akan semakin panjang.
Kumpulan catatanku yang terlupakan…
Rahmat Hidayat
Wss-id.org - Surabaya
Salam sejahtera semua,
Teman-teman di wss-id.org, bertepatan dengan adanya peluncuran Ms Win. Server Wave 200, hari Selasa, 11 maret 2008, saya hadir dan sudah banyak kartu nama saya untuk join di wss-id.org saya bagikan, dibantu dengan dari Ms Staff yang naik panggung yg juga publish untuk join di wss-id.org,memang di akui wss-id.org di Surabaya baru dikenal dan saya harus berusaha lebih keras lagi, karena itu satu persatu kampus, sekolah dan instansi saya datangi sejak 3-4 bulan yang lalu di mulai sejak saya bicara dg Bapak Tutang di Cibinong th 2007, selain saya juga posting di beberapa mailing list di Detik.com dan Yahoo tentang wss-id.org, Insya Allah member aktive di wss-id org akan bertambah, terutama dari Surabaya, Jawa Timur dan sekitarnya dari teman-teman lah saya terbantu, karena saya menyadari bahwa saya tidak mungkin bekerja sendiri, karena komunitas ini belum lama berdiri. Seyoyagnya ada teman-teman yg telah join di wss-id.org dan berada di Surabaya, kita juga akan adakan acara copy darat, seperti Outing, Gathering dan terutama Update tehnologi baru yang memang sangat dirasakan kurang di Surabaya ini, dan saya sangat terbantu bila para IT pro di jakarta juga mau ke Surabaya, sesuai Motto kita berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam ITC. Mohon untuk teman-teman di jawa timur khususnya, kirim e-mail, nama, instansi/sekolah, dan telepon yang bisa di hubungi ke e-mail saya di javaprivate@hotmail.com, agar bisa saya catat dalam database pribadi. Terima kasih, acaranya MICROSOFT di Surabaya sangat sukses dan luar biasa, thanks MICROSOFT dan wss-id.org national.
Rahmat Hidayat
Kadang kita mengalami kesulitan dengan bagaimana kita dapat menemukan nilai yang sering muncul dan berapa kali frekwensi nilai yang sering muncul itu tampak. Bayangkan ini apabila terjadi terhadap kita dalam menghitung dalam sebuah table. Ms- Excel memiliki kemampuan untuk memecahkan model soal diatas.
Tujuan :
Sebagai metode menghitung mode dan frekwensi secara cepat dan tepat data-2 yg ada dalam sebuah tabel, sehingga dapat di pertanggungjawabkan secara logika.
Lihat contoh di bawah ini.
Pertama buatlah lebih dahulu tabel seperti dibawah ini dalam lembar kerja di Ms. Excel.
Kalau di lihat sepintas dg contoh tabel di mana hanya terdiri dari 5 item pelajaran dan hanya 10 orang siswa sehingga data keseluruhan hanya ber jumlah 50 angka, maka mudah bagi kita untuk menghitung secara manual, namun bagaimana apabila kondisi tabel diatas ber jumlah 2 kali lipatnya atau lebih tentu agak merepotkan bagi kita karena membutuhkan ketelitian yang tinggi.
Kemudian lakukan pencarian nilai yang sering muncul, untuk itu lakukan dg fungsi =mode(batas array) dimana di sini kita menggunakan fungsi dg perintah =mode(c4:g13) diletakan di K2 hasilnya adalah 7, silahkan untuk dibuktikan dg penghitungan manual ingat nanti setelah ini kita akan membuat tabel dg 3 kolom jadi aturlah agar tabel bisa dibaca dg mudah. Lihat dibawah ini dan perhatikan di bagian Formula Bar.
Cukup mudah bukan ? nach pastinya apabila kita memasukan data dg benar maka hasilnya pasti akan akurat, ketelitian anda hanya dibutuhkan ketika memasukan batas awal data dan batas akhir data yg akan di olah, selanjutnya biarkan Ms Excel menyelesaikan perhitungannya.
Selanjutnya lakukan tahap berikut yaitu menghitung frekwensi
Untuk menghitung frekwensi maka anda tdk bisa semudah melakukannya seperti menggunakan fungsi mode. Untuk hal ini anda harus membuat sebuah tabel yang dinamakan dengan Tabel Bantu. Dimana tabel ini memilki 3 kolom, kita urut mulai dari kiri ke kanan.
Pertama kolom Interval, kolom ini ber isi nilai-nilai yang mewakili nilai-nilai yang ada dalam tabel pertama, anda masukan saja dari mulai angka 0 (nol) s/d 10 (sepuluh). Padahal kita semua tahu bahwa angka 0 s/d 4 tidak terdapat dalam tabel pertama begitupun angka 10, tapi sekali lagi ini hanya mewakili saja sebagai kolom Interval. Untuk lihat gambar 3.1 di bawah ini
Kedua kolom Frekwensi Interval. Di kolom ini kita sudah masuk dalam fungsi Frequency dimana ketentuan umumnya adalah =Frequency(batas awal s/d batas akhir data pada tabel pertama,nilai yang dicari) sehingga anda akan lihat mulai dari alamat sel J4 akan terlihat =frequency(c4:g13,i4) hasilnya adalah 0 dg ketentuan dimana untuk value (nilai) batas awal s/d akhir adalah memiliki batasan yg tetap yaitu c4:g13, sedangkan I4 akan berubah mengikuti angka 0 s/d 10 dimana angka 10 adalah alamat sel terakhir yaitu i14 . Hasilnya tampak pada Gb 3.2
Sebelumnya jangan di asumsikan bahwa kolom ini telah menggambarkan hasil akhir sehingga spt angka 9 muncul 50 kali, sekali ini belum selesai, sabaaar.
Perhatikan tanda panah di bagian formula bar di atas.
Pada kolom Kalkulasi. Nach inilah kolom ke 3 dan kolom terakhir, pada kolom ini akan ada perhitungan dengan mengunakan operasi matematika biasa yaitu menggunakan pengurangan, sebaiknya nanti gunakan dg alamat sel saja. Perhatikan aturannya yaitu mengurangi nilai sel bawah di kurangi nilai sel atas apabila nilai atas tdk memungkin maka di kurangi dirinya sendiri. Untuk isi dari alamat sel K4 adalah menghitung pengurangan alamat sel =J4-J4 hasilnya adalah 0, kenapa ? Ingat aturan mainnya adalah karena tdk memungkin melakukan perhitungan =J4-J3, karena J3 merupakan judul kolom sehingga harus di kurangi oleh dirinya sendiri. Sedangkan untuk alamat sel K5 maka di isikan =J5-J4 hasilnya 0 dstnya hingga terakhir adalah =J14-J13, karena memungkin. Lihat di Gambar 3.3 dibawah nanti.
Lihat hasilnya dg seksama anda akan mendapatkan bahwa dg metode ini akan terlihat bahwa ternyata angka 5 (dikolom Interval) muncul 2 kali di tabel pertama, angka 6 muncul 16 kali, angka 7 muncul 22 kali merupakan angka yang sering muncul, berarti selain dg fungsi mode telah di buktikan kembali secara kuat bahwa angka 7 adalah angka yg sering muncul sebanyak 22 kali dst nya sehingga angka 9 adalah angka terakhir yg muncul sebanyak 2 kali, sedangkan angka 10 tdk pernah muncul (alias nol). Buktikan dg perhitungan manual bila anda kurang yakin.
Apa yang bisa dipetik dalam aplikasi ini ternyata dengan metode ini memungkinkan untuk kita mengaplikasikannya untuk event-2 spt untuk menentukan nilai undian dll