Threat Management Gateway 2010 adalah keluarga dari Forefront yang berfungsi sebagai “gateway” untuk mengakses internet. Selain itu berfungsi juga sebagai url filtering dan proxy. Berikut adalah step by step membuat webiste blocking di TMG 2010 :
- Buat URL Set yang akan diblok. Jika sudah selesai, jangan lupa klik tombol Apply
- Konfigurasi Web Access Policy dengan mengikuti step-by-step wizard.
- Pilih Do not create the rule jika ingin melakukan kustomisasi sesuai selera
- Jangan lupa masukan URL Set yang sudah dibuat kedalam blocked web destination
- Tentukan juga user yang akan terkena policy tersebut
Ini hasil “sensor” :
Jika Anda mau, bisa juga menentukan schedule kapan si user bisa mengakses internet baik hari, jam dan lain-lain.
Selamat menerapkan RPM konten di kantor Anda :)
Jika muncul versi terbaru dari suatu sistem operasi, mau tidak mau kita perlu mempersiapkan rencana untuk melakukan upgrade. Apa saja yang perlu dilakukan untuk melakukan upgarde DC anda dari Windows server 2008 ke Windows Server 2008 R2 ?
- Pastikan sistem operasi anda berada dijalur yang benar untuk dilakukan upgrade. Keterangan lengkap bisa dibaca di : http://technet.microsoft.com/en-us/library/dd979563(WS.10).aspx
- Lakukan perintah adprep pada DC yang memegang FSMO
- masukan DVD Windows Server 2008 R2 dan carilah adprep
- dari command prompt : ketik c:\>adprep /forestprep (pastikan sukses dijalankan) dilanjutkan dengan ketik c:\>adprep /domainprep (pastikan juga suskes dilakukan). Perintah adprep ini dilakukan untuk mempersiapkan agar AD di domain controller sudah sesuai dengan versi terbaru yang akan dijalankan.
- Persiapan sudah selesai dilakukan
- Jika ada dua DC, lakukan upgrade pada Additional Domain Controller dulu. Masukan DVD Windows Server 2008 R2 dan jalankan proses upgrade seperti biasa.
- Pindahkan FSMO dari DC yang akan diupgrade ke DC yang telah selesai diupgrade
- Kembalikan FSMO ke DC utama setelah proses upgrade selesai dilakukan
Semoga berhasil :)
Tau permainan dakon ? Permainan yang biasa dilakukan anak perempuan dengan model memindah-mindahkan batu atau kerikil di sebuah bilah kayu. Nah.. di Hyper-V pun kita bisa bermain dakon.
Misal kita ingin memindah sebuah VPS dari host tertentu ke host lain. Cara yang paling mudah adalah dengan menggunakan perintah Export dan Import.
Cara bermainnya :
- Pastikan VPS yang akan dimainkan dalam keadaan OFF.
- Buka Hyper-V management, klik kanan VPS yang akan di export, pilih menu export.
- Pilih alamat baru si VPS (folder tujuan)
- Jika sudah di export, buka hyper-v management tujuan dan lakukan import
- Silahkan running VPS di tempat baru :)
Bagaimana kalo pengen memindahkan ratusan VPS ke storage baru ?
Jika masih dalam satu host, paling enak menggunakan perintah copy dari robocopy. Kenapa ? Karena robocopy bisa mengcopy semua “daleman” security dari sebuah folder. Lho koq begitu ? Karena si Hyper-V membutuhkan virtual machine ID dan user tertentu untuk mengaksesnya.
Cara simple nya adalah sebagai berikut :
- Matikan semua Virtual Machine
- Ubah Drive Letter HDD lama dengan sembarang huruf (X,Y,Z atau apapun)
- Ubah Drive Letter HDD baru yang akan digunakan dengan nama drive awal tempat VHD berada
- dari command prompt ketik : robocopy x: d: /COPYALL /E
- X adalah HDD lama dan D adalah HDD baru
Jika sudah selesai, jalankan virtual machine dari Hyper-V Management. Oh yaa.. alangkah baiknya si server direstart dulu :)
Masih banyak cara sebetulnya untuk memindahkan virtual machine. Cara diatas hanyalah sebagian cara saja. Silahkan Anda mencoba untuk bermain dakon lebih jauh di Hyper-V :)