Lutfie Royan

Antara Semarang dan Jakarta

The Power of Windows Powershell

Windows Powershell adalah sebuah alat berbentuk command-line shell dan scripting language yang didesain untuk meng-administrasi sistem server.  Windows Poweshell dibangun diatas Microsoft .NET Framework.

Cmdlets adalah tools sederhana dalam Windows Powershell dapat digunakan untuk memanage dan mengotomatisasi server.

Nah apa saja yang berubah pada Windows Powershell pada Windows Server 2008 R2 ?

  • New cmdlets. lebih dari 100 cmdlets baru, antara lain Get-Hotfix, Send-MailMessage, Get-ComputerRestorePoint, New-WebServiceProxy, Debug-Process, Add-Computer, Rename-Computer dan Reset-ComputerMachinePassword.
  • Remote management. Menjalankan commands pada satu komputer atau ratusan komputers  dengan menggunakan single command.
  • Windows PowerShell Integrated Scripting Environment (ISE). Windows PowerShell ISE adalah graphical user interface (GUI) untuk Windows PowerShell.  Lewat GUI ini bisa dijalankan commands untuk menulis, mengedit, menjalankan, test dan debug scripts di window.
  • Background jobs. Pada background jobs, dapat menjalankan commands asynchronously dan "in the background" jadi kita dapat melanjutkan session lainnya.
  • Debugger. Windows PowerShell debugger digunakan untuk melakukan debug pada function dan script.
  • Modules. Windows PowerShell module digunakan untuk mengorganisasikan Windows PowerShell script dan function pada suatu package.
  • Transactions.
  • Events.
  • Advanced functions.
  • Script internationalization.
  • Online Help.

Cmdlets apa saja yang disediakan oleh Windows Server 2008 R2 ?

Mari kita explore lebih dalam :)

Share this post: | | | |

Comments

No Comments