Virtualization - The Series - Bagian 1
Masih belajar Virtualization, walau belum punya mesin untuk mencoba, namun engga ada salahnya kalo saya share dari apa yang saya baca tentang Virtualization. Silahkan dinikmati dengan pikiran terbuka :)
Jika ingin menerapkan virtualization, salah satu faktor yang cukup penting diperhatikan adalah mampu engga si mesin "menerima" beban kerja dan sanggup engga si mesin "jalan terus" menjalankan mission critical application ?
Mengapa demikina ? Karena virtualization adalah salah satu solusi yang benar-benar akan "memeras" kemampuan mesin sampai maksimal. Sehingga dibutuhkan mesin yang scalability nya tinggi dan availability nya mantab. Hmm solusi apa yang cocok untuk mengimplementasikan server yang memiliki scalability dan availability yang tinggi ?
Pada Windows 2008 ada istilah Network Load Balancing dan Failover Clustering. Network Load Balancing (NLB) ditujukan untuk mendistribusikan TCP/IP request pada multiple system. Dilakukan untuk meng-optimasi resource pada server dan menurunkan waktu proses. Failover clustering membantu kita untuk memastikan bahwa mission critical application kita berjalan dan tersedia sepanjang kita membutuhkan.
Apa itu scalability dan availability ?
Scalability digunakan untuk membantu mengukur kemampuan suatu mesin dalam menghandle kenaikan load kerja server. Ada dua jenis :
- Scale Up : Menggunakan satu server dan menambahkan processor atau memory untuk menaikan performance server.
- Scale Out : Menambah kemampuan kapasitas dengan menambah mesin baru
Availability adalah ketersediaan mesin untuk selalu menyala. Jadi availability yang tinggi berarti mempunyai nilai minimal downtime. Untuk memiliki availability, salah satu cara adalah mengimplementasikan mekanisme fault tolerance.
Makan dulu ahhh.....