Lutfie Royan

Antara Semarang dan Jakarta
Bermain Dakon di Hyper-V

Tau permainan dakon ? Permainan yang biasa dilakukan anak perempuan dengan model memindah-mindahkan batu atau kerikil di sebuah bilah kayu.  Nah.. di Hyper-V pun kita bisa bermain dakon.

Misal kita ingin memindah sebuah VPS dari host tertentu ke host lain.  Cara yang paling mudah adalah dengan menggunakan perintah Export dan Import.

Cara bermainnya :

  • Pastikan VPS yang akan dimainkan dalam keadaan OFF.
  • Buka Hyper-V management, klik kanan VPS yang akan di export, pilih menu export.

vpsexport01

  • Pilih alamat baru si VPS (folder tujuan)

vpsexport02

  • Jika sudah di export, buka hyper-v management tujuan dan lakukan import
  • Silahkan running VPS di tempat baru :)

Bagaimana kalo pengen memindahkan ratusan VPS ke storage baru ?

Jika masih dalam satu host, paling enak menggunakan perintah copy dari robocopy.  Kenapa ? Karena robocopy bisa mengcopy semua “daleman” security dari sebuah folder.  Lho koq begitu ?  Karena si Hyper-V membutuhkan virtual machine ID dan user tertentu untuk mengaksesnya.

Cara simple nya adalah sebagai berikut :

  • Matikan semua Virtual Machine
  • Ubah Drive Letter HDD lama dengan sembarang huruf (X,Y,Z atau apapun)
  • Ubah Drive Letter HDD baru yang akan digunakan dengan nama drive awal tempat VHD berada
  • dari command prompt ketik : robocopy x: d: /COPYALL /E 
  • X adalah HDD lama dan D adalah HDD baru

Jika sudah selesai, jalankan virtual machine dari Hyper-V Management.  Oh yaa.. alangkah baiknya si server direstart dulu :)

Masih banyak cara sebetulnya untuk memindahkan virtual machine.  Cara diatas hanyalah sebagian cara saja.  Silahkan Anda mencoba untuk bermain dakon lebih jauh di Hyper-V :)

Share this post: | | | |
Tempat Baru Server Baru

 

Akhirnya… setelah menunggu beberapa hari, sampai juga saya di “peternakan server” Gedung Cyber.  Disinilah server-server tempat saya bekerja disimpan.  Ternyata server-server itu berada ditempat yang benar.  Berada dilindungan ruangan yang dingin serta rack yang nyaman membuat server-server HP berjalan dengan lancar.  Mantab tohh.. asooyy tohh hehehehe…

datacenter

Nah karena infrastruktur yang sudah bagus dan berjalan lancar, saya cukup melakukan remote untuk memantau pergerakan saham ehh server :)

Cukup lakukan koneksi internet dan VPN terus lakukan remote desktop bila perlu, jadilah kita bisa mengutak-atik desktop.

image

Otomatis beberapa pekerjaan bisa dilakukan darimana saja asal ada koneksi internet.  Bahkan dengan telkomflash bisa melakukan remote desktop dengan baik.

remote2

remote

Hmm tempat baruku memang sangat memperhatikan kualitas server yang digunakan.  Serta benar-benar selalu update terbaru.  Ngomong-ngomong masalah update, ini bakal jadi perkerjaan sehari-hari :)

Share this post: | | | |
Posted: Dec 02 2009, 09:44 PM by Lutfie | with no comments
Filed under:
Office Communications Server 2007 – Nikmatnya berkolaborasi melalui Internet

office3

Bayangkan Anda adalah seorang CEO yang sedang berada di belahan dunia di ujung timur.  Saat ini sedang berusaha melakukan kontak dengan keluarga Anda yang berada di Jakarta.  Anda juga sedang berusaha melakukan kontak dengan manager operasional Anda yang sedang merancang gedung pabrik baru di Semarang.  Anda ingin gambar gedung itu muncul di laptop secara real time.  Sementara Finance Manager Anda sedang berbagi informasi tentang kondisi finansial perusahaan saat ini via desktop komputer di kantor cabang Surabaya.

Bayangkan jika hal tersebut terjadi  20 tahun lalu.  Sangat tidak masuk akal bukan ?

Saat ini hal tersebut diatas dapat dilakukan dengan mudah.  Era internet telah merubah cara orang berbisnis.  Anda cukup menyediakan laptop, aplikasi kolaborasi dan koneksi internet.  Semua akan tersaji dengan mudah di layar komputer Anda.

Beberapa hari ini saya mencoba “bergaya” seperti cerita di atas.  Namun tentu saja skenario agak diubah.  Saya berada di bagian bumi yang bernama Semarang dan berkomunikasi dengan teman-teman di Jakarta.

Saya melakukan instalasi Microsoft Office Communicator 2007 R2 sebagai client untuk melakukan koneksi ke server Office Communications Server 2007 milik infinys di Gedung Cyber Jakarta.  Sepertinya OCS sudah diintegrasikan dengan Microsoft Exchange Server yang berjalan di atas Windows Server 2008.  Hmmm semakin menarik karena saya bisa berkomunikasi via text (chat), phone, video, email maupun berbagi desktop.  Lengkap sudah :)

Langsung dilakukan test dengan meng-add account kantor.  Berjalan mulus untuk melakuakan komunikasi text dan suara.  Untuk Videopun bisa berjalan dengan manis.  Asik juga ternyata.  Kita bisa melihat ekspresi lawan bicara kita.  Beda banget kalau hanya suara atau text.  Catatan percakapan dalam bentuk teks pun bisa disimpan dalam Microsoft One Note.  Jadi bisa dijadikan notulen rapat.  Sederhana dan praktis bukan ?

ocs

Lebih mengasyikan lagi, layanan yang disediakan oleh infinys bisa diintegrasikan dengan messenger lain seperti MSN, Live atau yahoo.  Jadi Anda dengan mudah dapat “ngobrol” dengan rekan Anda yang menggunakan Yahoo misalnya.

ocs2

Sebetulnya masih banyak fitur lain seperti Attendant console dan delegation.  Memungkinkan seorang resepsionis atau sekretaris menangani panggilan telepon dan conference untuk pengguna lain atau mengatur workflow untuk routing telepon.

Ada juga Mobility and single-number reach. Microsoft Office Communicator Mobile dapat digunakan pada Nokia 540, Motorola RAZR, dan Blackberry sehingga memungkinkan pengguna melakukan komunikasi presence, IM, dan suara sebagai ekstensi dari PBX kantor.  Keren bukan ?  Untuk fitur-fitur canggih tersebut akan saya eksplorasi segera :)

Share this post: | | | |
Windows Server 2008 R2 Fiesta – IIS 7 in Action

Setelah IIS berhasil di instal, langkah selanjutnya adalah melihat lebih dalam pada manajemen IIS tersebut.  Cara mengakses IIS adalah :

Klik server Manager dan buka Web Server (IIS) pada bagian Roles.  Pilih Internet Information Services.  Akan muncul halaman start.

IIS_mgr

Halaman start digunakan untuk memulai koneksi ke Web server, sites,dan application dengan menggunakan IIS Manager.   Beberapa koneksi yang bisa dilakukan :

Connect to localhost: Konek dengan menggunakan user account Windows yang sedang diaktif.

Connect to a server: Konek dengan menggunakan Windows administrator account.

Connect to a site: Konek ke  site dengan menggunakan  Windows atau IIS Manager user account.  Tentu saja IIS Manager user account harus memiliki permission untuk konek ke site.

Connect to an application: Konek ke sebuah application dengan menggunakan  Windows atau IIS Manager user account.

Berikut adalah tampilan IIS Manager :

IIS_mgr1 

sekian dulu :)

Share this post: | | | |
Windows Server 2008 R2 Fiesta – Installing IIS 7 on Windows Server 2008 R2

Berhubung saya memerlukan IIS 7 untuk kebutuhan MS SQL Server dan Sharepoint, maka saya melakukan instalasi IIS 7 pada Windows Server 2008 R2.  Instalasi yang dilakukan cukup mudah.  Anda cukup melakukan aktivasi role pada server manager.

IIS0

Klik Next dan langkah selanjutnya adalah memilih role service pada IIS 7 yang akan digunakan.  Berhubung akan digunakan sebagai media pembelajaran, saya memilih semua role service yang ada.

iis1 

Klik Next dan proses instalasi akan berlangsung dengan cepat.

Setelah proses instalasi selesai, akan muncul tambahan role baru pada server manager.

iis6

Untuk men-test apakah IIS sudah berjalan atau belum, buka internet explorer Anda dan ketikkan http://localhost/

pastikan akan muncul tampilan seperti di bawah ini :

iis8

Langkah awal sudah selesai :)

Share this post: | | | |
Windows Server 2008 R2 Fiesta – First Job : Activation And Roles

Sebelum melakukan instalasi Windows Server 2008 R2, tentukan dulu fungsi atau tugas dari Server Anda.  Apakah akan digunakan sebagai domain controller, web server, file server, DNS server atau tugas lainnya.

Setelah ditentukan tugas server itu, lakukan instalasi pada mesin Anda,  Proses Instalasi cukup mudah karena Anda hanya diminta untuk mengisi data pada form wizard.  Data yang diisi sperti layout keyboard, lokasi server, bahasa yang digunakan, menentukan harddisk untuk system  dan lain-lain.  Cukup mudah dan sederhana.

Setelah instalasi selesai, langkah selanjutnya adalah login pada server.  Sebelum login akan muncul perintah untuk mengganti password administrator.  Gantilah password dengan kata sesulit mungkin untuk ditulis namun semudah mungkin untuk diingat.

Jika password sudah diganti lanjutkan pada aktivasi server Anda.  Cukup klik “Activate Windows” pada Server Manager.

activation

Aktivasi dapat dilakukan secara online melalui internet.  Pastikan internet Anda terkoneksi.  Ikuti petunjuk aktivasi sesuai wizard.  Anda akan diminta untuk memasukan product key.  Setelah itu Anda hanya menunggu proses aktivasi yang sedang berjalan.

Server Manager dapat di akses dari menu Administrative Tools – Server Manager :

servermgr1

Selanjutnya tentukan tugas server Anda. Aktifkan server manager dan pilih menu Role.

servermgr2

Role yang bisa dipilih adalah :

  • Active Directory Certificate Services
  • Active Directory Domain Services
  • Active Directory Federation Services
  • Active Directory Lightweight Directory Services
  • Active Directory Rights Management Services
  • Application Server
  • DHCP Server
  • DNS Server
  • FAX Server
  • File Services
  • Hyper-V
  • Network Policy and Access Services
  • Print and Document Services
  • Remote Desktop Services
  • Web Server (IIS)
  • Windows Deployment Services
  • Windows Server Update Services

Dalam satu server bisa digunakan untuk menjalankan beberapa Role yang berbeda.  Misal server itu berperan sebagai DHCP dan DNS Server.  Selain itu digunakan sebagai Web Server (IIS).

Pesta belum berakhir….. :)

Share this post: | | | |
Deployment HP ML 350 G6

Kedatangan Server HP ML 350 G6 membuat saya senang.  Selama ini lebih banyak berkutat dengan server yang tidak jelas.  Akhirnya bisa juga mencoba server yang lumayan bagus.

Saat server datang, sebaiknya lakukan cek secara mendalam.  Baik secara fisik maupun cek melalui BIOS.  Sangat disarankan mesin untuk dinyalakan.  Ini untuk memastikan bahwa si mesin bisa berjalan normal.  Siapa tahu si vendor tidak memasang dengan sempurna seperti harddisk, memory atau lainnya.

Untuk melakukan deploy, HP menyediakan tools bernama SmartStart.  Digunakan untuk mempermudah user mengoptimalisasi server sesuai dengan standar dari HP.  Baik itu driver ataupun tools penunjang lainnya.  Tidak tertutup kemungkinan kita bisa melakukan instalasi secara manual.

Hal yang perlu diperhatikan pada saat instalasi adalah pastikan bahwa HDD yang digunakan bisa dikenali dan dibuatkan logical drive.  Bisa dilakukan melalui tools dari HP yang bernama Option ROM Configuration for Arrays (ORCA).  Kalau ingin mengoprek BIOS, bisa dilakukan dari RBSU.  Di RBSU ini juga bisa diaktivkan virtualization untuk hyper-v.

Nah karena server ini cukup bagus, akhirnya diinstal juga WIndows Server 2008 64 bit dan ditempati oleh MS SQL Server 2005 64 bit.  Test yang dilakukan menunjukkan performance server ini cukup bagus dan lebih gegas dibanding server lain yang ditempati sebelumnya.

Share this post: | | | |
Posted: Oct 30 2009, 02:19 PM by Lutfie | with no comments
Filed under:
Windows 7 - Windows Virtual PC Tidak Berfungsi

Berhubung ingin merasakan nikmatnya ber-virtualization di Windows 7, saya langsung menginstall Windows Virtual PC pada laptop.  Namun apa daya, karena tidak memenuhi syarat Hardware Virtualization Technology enabled, akhirnya aplikasi ini tidak jalan.  Bahkan Microsoft Virtual PC 2007 SP1 yang sudah terinstall pun menjadi tidak bisa diakses.

Terpaksa Windows Virtual PC harus di uninstall.  Namun setelah dicari pada control panel – Program – Uninstall ternyata tidak ada.  Ternyata menu untuk menguninstall adanya di Windows Feature.  Anda harus menon-aktifkan Windows Virtual PC agar Microsoft Virtual PC 2007 SP1 bisa berjalan normal.

wpc

Terima nasib aja dulu deh sampai memiliki laptop yang bisa memainkan virtualization :)

Share this post: | | | |
Posted: Oct 21 2009, 08:58 PM by Lutfie | with no comments
Filed under:
Berburu E-Book

image image

Menjelang libur panjang, apalagi yang harus dikerjakan selain “maen komputer”.  Sebagai bekal, saya download e-book dari situs yang sebentar lagi akan ditutup.  Hmm lumayan lah daripada lu manyun.  Lho koq tentang Virtualization lagi ? Ya iyalah… secara ini masih jadi obsesi untuk mengupas tuntas namun belum kesampaian gara-gara kagak ada mesin.

Namun download ebook ini tidak gratis, harus nulis review maksimum setelah 40 hari download, begitu perintahnya.  Ya engga apa-apalah..

Tinggal mikir darimana mesin itu akan kudapat :)

Sepertinya harus mencek satu PC nganggur di kantor.  Semoga bisa dipake (secara harus 64 bit dan mendukung VT)

Share this post: | | | |
Posted: Sep 15 2009, 11:00 PM by Lutfie | with no comments
Filed under:
Mencicipi OWA Exchange 2010

Gara-gara mengikuti online competition (sejatinya lomba puzzle) di http://e14.wss-id.org/, saya mendapatkan user account untuk trial selama 7 hari.  Lumayanlah secara kagak pernah nyentuh Exchange gitu.

Nah yang bisa dicicipi adalah webmail alias Office Outlook Web Access.  Sepintas saya lihat dimenu login cukup lumayan.  Ada pilihan apakah OWA ini diakses dari public area atau private.  Juga ada pilihan untuk para fakir bandwith (termasuk saya), yaitu versi “light”.

image

Coba kalau lihat didalam OWA

image

Secara tampilan cukup nyaman walau agak tersendat karena “kefakiran” bandwith.  Seperti pemberitahuan lewat email dari Layanan, dikatakan banyak fitur yang ditanamkan disana :

  • Outlook Web Access
  • Call to Mailbox
  • ActiveSync dan PushMail
  • Video call menggunakan OCS 2007 R

Saya baru nyoba satu fitur yaitu Outlook Web Access.  Menu yang digunakan baru sebatas kirim email (untuk nyepam) dan Kalender.  Kalender sudah saya coba jajal dan cukup menarik.

image

Bagi yang pengen nyoba, silahkan daftarkan diri Anda pada Exchange 2010 Online Competition.

Share this post: | | | |
Posted: Sep 06 2009, 10:09 AM by Lutfie | with no comments
Filed under:
Windows 7 – Read a CHM File

Pernah mengalami hal seperti ini :

image

Membuka sebuah file CHM (Compiled HTML) ternyata yang muncul adalah Error : Navigation to the webpage was canceled.  Bagaimana supaya Windows 7 bisa “membaca” file tersebut ?

Solusi :

Hal ini karena Windows 7 menerapkan “security” yang ketat.  Jadi begitu ada aplikasi yang bersifat executable dijalankan, Windows 7 akan memblok.  Nah untuk membuka “gembok” itu, Anda cukup melakukan klik kanan pada file tersebut dan pilih menu Properties.

Lihat pada bagian bawah dan klik “Unblock” dan klik Apply untuk selesai.

image

Buka kembali file tersebut dan tadaaa….

image

Share this post: | | | |
Posted: Aug 27 2009, 08:23 AM by Lutfie | with no comments
Filed under:
Mengaktifkan User Administrator pada Windows 7

User Administrator sepertinya selalu menjadi menu wajib bagi saya untuk diaktifkan.  Mengapa ? Karena user ini akan menjadi user berkuasa penuh atas segala hardware dan software di sistem Windows 7.

Cara mengaktifkan, cukup ketik : lusrmgr.msc dari tombol search pada menu start Anda

image

Aktifkan menu dengan cara klik kanan pada user Administrator :

image

Jangan lupa buat password untuk user Administrator dengan cara klik kanan dan pilih Set Password

image

Kalau *** perintah command prompt, cukup aktifkan dengan modus Run as Administrator dan ketik perintah :

net user administrator /active:yes

Share this post: | | | |
Posted: Aug 16 2009, 10:18 PM by Lutfie | with no comments
Filed under:
Membangun Akses Bersama Jaringan Internet

“Paaakkk…  saya butuh koneksi internet nih untuk kantor saya.  Sepertinya bisnis saya sudah membutuhkan email dan akses web.  Jadi gimana dong ?”  Begitu teriakan telepon dari seberang sana.

“Ehmmm..”, sambil membetulkan letak kacamata, saya menjawab “Jadi sudah butuh koneksi jaringan ke internet ?”.  Biasa untuk mencari penegasan..

“Iya pak” jawaban seorang bapak diseberang sana.

“Ok kalau begitu, begini aja deh modelnya.. “ sahut saya.

Jadi, jika Anda ingin memasang akses internet, yang pertama dilakukan adalah :

  1. Cari provider internet. 
  2. Pasang ke jaringan Anda

Lho koq semudah itu ?  Jelas mudah kawan.  Oke kita lihat bagian pertama.  Cari provider internet itu gampang.  Setelah ketemu cobalah dulu koneksinya di kantor Anda.  Jika dirasa bagus, silahkan dikontrak.  Kalo jelek cari provider lain.

Untuk nomor dua, mintalah si provider untuk memastikan komputer dikantor bisa pake internet bersama-sama.  Gampang kan ? hehehehehe

Ini gambar sederhana :

image

atau bisa seperti ini :

image

Jadi semua komputer bisa koneksi internet.  Namun apa yang terjadi jika semua komputer bisa konek internet ? Kemungkinan produktivitas karyawan bisa menurun. 

Lhoo koq bisa ? Ya iyalah… para karyawan asik masyuk “bermain” internet dan menganggap bahwa internet adalah part of work mereka.  Siap-siaplah para pengusaha memasang muka kecut karena laporan perkembangan bisnis menjadi terlambat namun status FB karyawan selalu ter-update.

Apa akal kalau sudah begini ?

Putuskan internet Anda !  OMG kagak mungkiiiin…udah internet addict nih.

Pasang proxy dan firewall sebagai “pembagi dan penjaga lintasan” internet Anda.  Fungsinya apa toh ?

  1. Melindungi jaringan internal dari srigala yang berkeliaran di internet
  2. Bisa membatasi akses komputer ke internet.  Hanya komputer yang terdaftar dan diijinkan saja yang bisa konek.
  3. Membatasi situs yang bisa dikunjungi
  4. Mencegah situs “terlarang” secara berjamaah untuk diakses
  5. Ada Log yang bisa ngasih tau situs apa aja yang dikunjungi user
  6. Mengatur bandwith yang digunakan.  Sebab berapapun bandwith yang anda sewa, pasti akan habis dipakai (secara banyak yang lebih senang download MP3, film saru atau nonton Youtube daripada download jurnal ilmiah hehehehehe)
  7. Membatasi jam akses
  8. dan lain-lain (pokoknya yang mengurang kenikmatan berinternet)

Wah kalo gini… karyawan akan “meradang” dan “membenci” IT man dong ?  Itu sudah resiko pekerjaan gan.  Tetap fokus dan profesional untuk bekerja hehehehe….

Ini gambarnya kalo dipasang proxy dan firewall :

 

image

Btw gimana kalo pengen ada WIFI untuk tamu kantor, WIFI untuk internal (baik internet maupun akses jaringan lokal) ?

Ini gambarnya lagi, gambar bisa menjelaskan dan berbicara lebih banyak daripada tulisan saya :)

image

Share this post: | | | |
Posted: Jul 16 2009, 10:46 AM by Lutfie | with no comments
Filed under:
Membangun Jaringan Komputer Sederhana

Kadang kala kita menemui sebuah perusahaan yang membutuhkan komputer yang saling terkoneksi antara satu komputer dengan komputer lain.  Komputer yang terkoneksi tidak terlalu banyak.  Mungkin masih dalam kisaran 10 sampai 20 komputer.  Kebutuhan utama hanya berkisar file sharing dan printer sharing.  Perlu dicatat, tidak ada orang IT di perusahaan itu :)

Solusi apa yang akan Anda berikan ?  Apakah menganjurkan instalasi Windows Server 2008 R2 secara lengkap dengan Active Directory atau ada cara lain ?

Menilik kebutuhan yang hanya seperti itu, tentu saja kita tidak perlu perlengkapan server yang begitu canggih.  Tidak perlu membeli server dan sistem operasi dengan harga selangit.  Cukup alat-alat sederhana.  Berikut adalah alat-alat yang dibutuhkan untuk membangun jaringan sederhana :

  • PC atau Laptop yang dilengkapi Network Card
  • Switch dengan jumlah port sesuai kebutuhan
  • Printer
  • Kabel LAN (UTP)

Perhatikan gambar dibawah ini dan pelajari :

Terlihat cukup menghubungkan kabel LAN dari PC ke Switch. 

Setelah semua terhubung dengan baik, atur pengalamatan komputer. 

Alamat dibutuhkan agar komputer bisa saling mengenal.  Jika menggunakan Windows Vista, cukup menuju menu :

Nama Komputer :

Start – Arahkan mouse pada menu Computer dan klik kanan – Pilih Properties

image

Akan muncul menu Control Panel – System.  Ikuti urutan langkah seperti dibawah ini untuk mengganti nama komputer :

image

Alamat IP Komputer :

Start – Control Panel – Network and Sharing Center

Setelah itu klik menu Manage Network Connections pada Task sebelah kiri.

Klik Kanan pada icon LAN Anda dan klik Properties

image

Pilih Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4) dan klik Properties

image

Pilih Use the following IP Address dan tuliskan alamat untuk masing-masing komputer.

IP Address : 192.168.0.10 dan seterusnya (ingat, masing-masing komputer mempunyai alamat yang berbeda)

Subnet Mask : 255.255.255.0  (ditulis sama untuk setiap komputer)

Klik OK..

Setelah selesai meng-set nama dan alamat IP, lakukan test dengan perintah ping dari command prompt :

Klik Start – pada start search ketik cmd dan tekan enter

Ketik dari command prompt C:\>ping 192.168.0.200 <tekan enter>

Jika yang muncul seperti ini berarti masih belum terkoneksi

image

Jika layar menghasilkan :

reply from 192.168.0.200: bytes=32 time=10 TTL=20

Artinya koneksi berhasil (angka pada time dan TTL akan berubah sesuai kondisi jaringan Anda).

Jika ingin meng-share printer :

Start – Control Panel – Printer – Klik kanan printer Anda dan klik Share

image

Jika ingin meng-share File :

Klik kanan folder yang akan di share dan klik share.  Tentukan siapa saja yang bisa akses.

image

Jika ingin mengakses printer yang berada di komputer lain dalam satu jaringan :

Klik Start – Control Panel – Printer – Add Printer.  Pilih Network printer

image

Jika ingin mengakses File Sharing yang berada di komputer lain dalam satu jaringan dan akan diakses secara permanen :

Buka Explorer.  Klik Tools – Map Network Drive

Tulis nama atau alamat IP komputer yang akan diakses file share nya.

image

Bagaimana kalo port di Switch sudah habis namun komputer masih banyak yang harus dikoneksikan ?  Tambah switch lagi dong :)

 

LAN02

Gimana kalau mau tambah :  user dibatasi hak aksesnya, satu folder dipake rame-rame dengan beragam hak akses, ada group-group user, user harus login ke server untuk ambil data, perlu manajemen file sharing yang lebih lengkap, ada DNS server dan lain-lain ?

Kalo ini sih, Anda membutuhkan server dan sistem operasi yang bisa bikin active directory kayak Windows Server 2008 R2 :)

Share this post: | | | |
Posted: Jul 11 2009, 01:33 PM by Lutfie | with no comments
Filed under:
Mematikan Domain Controller, Additional Domain Controller dan Server Lain

Kadang kala (atau sering ??) listrik di kantor terputus.  Nah kalau ditunggu-tunggu sang listrik masih belum nongol juga, sementara si UPS sudah mulai menjerit, cepat-cepatlah mematikan semua server.  Berikut adalah langkah praktis urutan mematikan server dilingkungan network Anda :

  1. Logout semua client dari server
  2. Matikan satu persatu semua server yang tidak  berhubungan dengan DC atau ADC sampai tuntas.
  3. Matikan Additional Domain Controller
  4. Matikan Domain Controller

Jika listrik sudah kembali, berikut urutan menyalakan :

  1. Nyalakan Domain Controller
  2. Nyalakan Additional Domain Controller
  3. Nyalakan semua server lainnya

Pastikan bisa login kembali ke Domain Controller.  Jika semua sudah lancar, silahkan kembali ber-fesbuk :)

Share this post: | | | |
Posted: Jul 02 2009, 04:36 PM by Lutfie | with no comments
Filed under:
More Posts Next page »