Terkadang
kita menunggu dan berharap kapan sebuah OS akan masuk ke tahapan RC
kemudian akan di rilis ke public. Tetapi tahukah anda perjalan panjang
suatu soft ware dimulai dari tahap pre-alpha sampai End of Live.
Langsung aja kita bahas satu per satu:
> Pre-alpha: ini
adalah tahapan awal dari sebuah software, yang terdiri dari pembuatan
code, penambahan fitur-fitur baru. Pada tahap ini software tersebut
sangat tidak stabil, dimana error atau bug yang muncul akan
disempurnakan.
> Alpha: software yang sudah selesai
pembuatannya dan memiliki fitur lengkap. Alpha artinya software sudah
memasuki tahapan test internal (digunakan didalam perusahaan oleh user
yang bukan software engineer. Bertujuan untuk mendapatkan feedback atau
masukkan dari sisi user.
> Beta: setelah lulus tahapan
alpha, biasanya software sudah memiliki fitur yang sudah lengkap.
Kemudian masuk ke beta release dimana software tersebut di release ke
pubilk dengan tujuan mendapatkan lebih banyak feedback dan masukan dari
error atau bug yang masih mungkin terjadi. Walaupun sudah memasuki
tahap eta tetapi software masih kurang stabil yang dapat menyebabkan
crash atau kehilangan data pada saat penggunaan.
> RC: atau
disebut Release candidate merupakan software yang kemungkinan menjadi
final product. Pada tahapan ini software sudah siap pakai dan apabila
tidak ada bug atau error yang critical maka akan masuk ke tahapan
selanjutnya
> RTM: Release To Manufacturer adalah software
yang telah memenuhi semua standar kualitas dan performa yang
dibutuhkan. Biasanya dalam tahap ini dibuat CD, DVD, image master yang
akan digunakan untuk replikasi produk yang nantinya didistribusikan ke
public.
> Live Release: pada tahap inilah software yang
telah melewati berbagai tahapa dan pengetesan didistribusikan secara
luas dan tersedia di rak-rak took software maupun computer.
>
End Of Live: di tahap ini perusahaan yang mengeluarkan software
berhenti memproduksi software tersebut dan menarik layanan yang
berkaitan.