> Server Consolodation:
dengan mengkonsolidasikan beberapa server virtual kedalam satu platform
hardware kita bisa membentuk satu fungsi per server. Pada saat yang
sama kita juga menghemat biaya kebutuhan hardware, listrik, maintanace,
dan yang tidak kalah penting kebutuhan ruangan untuk server farming.
> Maximum Uptime:
Dengan membagi proses ke beberapa virtual server kita bias mencegah
suatu aplikasi menggangu performa aplikasi lainnya, yang mungkin akan
menyebabkan system crash. Dengan begitu system secara keseluruhan akan
lebih stabil dan aman.
> Flexible Disaster Recovery:
Kita bisa menggunakan virtualization untuk mengatasi gagalnya system
secara tiba-tiba, dengan strategi dan aplikasi yang tepat kita bisa
bisa melakukan backup secara otomatis, dan pemindahan server tanpa user
sadar dengan error yang sedang terjadi.
> Efficient Server Maintanance:
Flexibilitas untuk berganti physical server secara cepat dan mudah,
dengan demikian maintenance server bisa dilakukan tanpa ada ganguan
layanan.
> Reduced Complexity: Dengan
menggunaka aplikasi yang tepat kita bisa mengatur seluruh system dengan
effisien, ini lebih mudah dibandingkan mengatur seluruh system yang
menggunakan physical server.