kunto h baiquni

independent it consultant

Disclaimer:
All postings are provided "AS IS" with no warranties, and confer no rights.
This weblog does not represent the thoughts, intentions, plans or strategies of Microsoft.
Because a weblog is intended to provide a semi-permanent point-in-time snapshot,
therefor you should not consider outdated posts to reflect current thoughts and opinions. 

May 2010 - Posts

Seiring dengan diluncurkannya SharePoint Server 2010, SharePoint Foundation 2010, SharePoint Designer 2010, dan SharePoint 2010 SDK baru-baru ini, menyebabkan adanya kebutuhan untuk dapat melakukan development di atas platform SharePoint 2010 dengan Laptop atau Desktop tanpa Server.

20100517_031341

Blog ini ditulis untuk membantu rekan-rekan developers dan it-pros melakukan instalasi SharePoint Server 2010 atau SharePoint Foundation 2010 pada komputer Desktop dengan sistem operasi Windows 7 64-Bit. Sebagai informasi Windows SharePoint Services (WSS) telah diubah namanya menjadi Microsoft SharePoint Foundation.

Prosedur instalasi berikut ini TIDAK dapat dilakukan pada Sistem Operasi Windows 7 edisi K atau KN dan sangat TIDAK disarankan untuk diterapkan sebagai mesin produksi.

Instalasi SharePoint Server 2010 adalah sangat mirip dengan instalasi SharePoint Foundation 2010, oleh karenanya, di sini kita hanya akan melakukan instalasi SharePoint Foundation 2010 saja.

Yang harus diunduh sebelum melakukan instalasi adalah sebagai berikut:

  1. Microsoft SQL Express 2008 R2.
  2. ADO.NET Data Services Update for .NET Framework 3.5 SP1.
  3. Windows Identity Framework for Windows Server 2008 R2.
  4. Windows Server 2008 R2 .NET Framework 3.5 SP1 WCF Hotfix.
  5. Microsoft Office 2010 Filter Pack x64.
  6. Microsoft Sync Framework v1.0.
  7. SharePoint Foundation 2010.

Hanya diperlukan untuk instalasi SharePoint Server 2010:

  1. Microsoft Server Speech Platform.
  2. Speech recognition language for English.
  3. Microsoft Chart Controls for Microsoft .NET Framework 3.5.
  4. Microsoft SQL Server 2008 R2 Reporting Services November CTP Add-in for Microsoft SharePoint Technologies 2010.

Secara singkat instalasinya mencakup 4 tahap, yaitu:

Tahap 1 – Instalasi IIS 7.5 pada Windows 7.

 

 

Tahap 2 – Instalasi SQL Express 2008 R2.

 

 

Tahap 3 – Instalasi Prerequisites.

 

 

Tahap 4 – Instalasi SharePoint Foundation 2010. Copy berkas instalasi SharePoint Foundation yang sudah diunduh ke C:\, kemudian ekstrak isinya ke dalam folder C:\SPF2010 dari Command-Prompt dengan bantuan script berikut:

   1: SharePointFoundation.exe /extract:C:\SPF2010 

Kemudian dengan bantuan Notepad, bukalah berkas C:\SPF2010\Files\Setup\config.xml dan tambahkan baris berikut ini sebelum baris </Configuration>:

   1: <Setting Id="AllowWindowsClientInstall" Value="True"/>

 

 

Jika hal tersebut di atas tidak dilakukan, kita akan dihadapkan pada error message seperti berikut ini:

20100517_024441

Berikut adalah Screenshots dari instalasinya.

 

 

Apabila jumlah RAM yang terpasang pada Komputer Desktop lebih besar dari 2 GB, instalasi dapat dilanjutkan dengan:

  1. Visual Studio 2010.
  2. SharePoint 2010 SDK.

Selamat melakukan aktivitas development pada instalasi SharePoint Foundation 2010.

Share this post: | | | |
Posted by kunto | 1 comment(s)
Filed under: , , ,

Jika weblog saya sebelumnya menampilkan Orchard CMS sebagai bintang tamu, kali ini saya ingin mengetengahkan sebuah aplikasi berbasis .NET yang sudah cukup dewasa dan unik karena memiliki 2 (dua) model lisensi, yaitu GPLv2 only dan Commercial. 

ScrewTurn Wiki adalah aplikasi ASPNET berbasis .NET Framework 3.5 yang dapat dijalankan pada Windows Server 2003 atau Windows Server 2008, bahkan pada Windows Desktop dengan edisi ScrewTurn Wiki Desktop.

Membuat saya tertarik pada ScrewTurn Wiki adalah opsi data storage provider yang sangat fleksibel. Untuk kebutuhan yang ringan yaitu kurang dari 150 halaman dan 50 pengguna, cukup digunakan Local File System saja, lebih dari itu diperlukan SQL Server. Migrasi dari dan ke data storage provider yang berbeda dapat dilakukan dengan mudah di kemudian hari.

Untuk dapat melakukan instalasi ScrewTurn Wiki pada instan Server Core, diperlukan sebuah instalasi Server Core yang pernah saya tulis di sini:

Application Hosting on Windows Server Core – Part 1, Part 2, dan Part 3.

Berkas instalasi ScrewTurn Wiki dapat diunduh dari sini. Setelah selesai diunduh, dengan 7-Zip kita ekstrak isinya ke dalam satu folder, misalnya C:\SC_Wiki, kemudian dengan bantuan Windows Explorer kita copy folder tersebut ke C:\inetpub\ pada instan Server Core.

 

 

Arahkan Windows Explorer ke folder C:\inetpub\SC_Wiki\WebApplication\public, berikan hak akses Modify, Read & execute, List folder contents, dan Read kepada NETWORK SERVICE.

 

 

Di folder C:\inetpub\SC_Wiki\WebApplication, bukalah berkas Web.config dengan Notepad. Pastikan Word Wrap tidak dipilih, kemudian arahkan cursor ke

<add key=”MasterPassword” value=”password” /> 

lakukan perubahan pada

value=”password”

menjadi

value=”pa$$word1”.

Simpan berkas Web.config dan tutup Notepad.

 

 

Kembali ke Komputer kita, jalankan IIS 7 Manager, arahkan ke ip-address dari instan Server Core, kemudian buatlah sebuah Application Pool berilah nama SC_Wiki, klik pada Advanced Settings…, ubah Identity menjadi NetworkService.

 

 

Matikan layanan Default Web Site untuk menghindari tabrakan karena penggunaan port yang sama dengan ScrewTurn Wiki, seperti pada gambar-gambar berikut ini.

 

 

Buatlah sebuah Web Site baru, berikan nama SC_Wiki, pilih SC_Wiki sebagai Application Pool, kemudian masukkan C:\inetpub\SC_Wiki\WebApplication ke Physical path. Klik OK, kemudian klik YES pada dialog Add Web Site yang mengingatkan bahwa port 80 sudah digunakan oleh Site lain (Default Web Site).

 

 

Arahkan Web Browser ke alamat http://192.168.252.91, lakukan konfigurasi pada ScrewTurn Wiki dari Browser.

 

 

Selamat berkarya dengan ScrewTurn Wiki semoga berguna bagi kita semua.

Share this post: | | | |
Posted by kunto | with no comments

Adalah sesuatu yang mustahil untuk dilakukan pada instan Server Core di Windows Server 2008 (atau R1). Tidaklah demikian halnya dengan instan Server Core pada Windows Server 2008 R2 yang memiliki dukungan .NET Framework. Meski demikian, instalasi yang akan kita lakukan ini tidak didukung oleh pihak Microsoft dan sangat tidak dianjurkan untuk dilakukan pada Production Server, jika hal ini tetap dilakukan, harap resiko ditanggung sendiri. Selengkapnya dapat dibaca dari link berikut: Hardware and Software Requirements for Installing SQL Server 2008.

Tulisan ini sengaja dibuat untuk membantu kita melakukan eksperimen di dalam Lab yang memerlukan instalasi SQL Server 2008 dengan kebutuhan memory dan hard disk yang minimum. Untuk melakukan instalasi dan konfigurasi instan Server Core pada Windows Server 2008 R2 Web edition dapat dibaca dari blogs berikut:

Application Hosting on Window Server Core – Part 1, Part 2, dan Part 3.

Setelah berkas instalasi SQL Server 2008 selesai diunduh, dengan bantuan 7-Zip kita ekstrak isinya ke dalam satu folder, misalnya C:\SQLFULL_x64_ENU atau ke tempat lain sesuai dengan keinginan kita. Setelah proses ekstrak selesai, kita share folder C:\SQLFULL_x64_ENU kemudian folder tersebut kita map, misalnya ke local drive X: dari dalam Server Core.

   1: NET USE X: \\192.168.252.100\SQLFULL_x64_ENU

 

 

Prasyarat untuk dapat melakukan instalasi SQL Server 2008 pada instan Server Core adalah .NET Framework 2, .NET Framework 3.5 SP1, dan Windows PowerShell. Berikut ini adalah script yang dipergunakan untuk melakukannya pada instan Server Core.

CMD /C START /w PKGMGR.EXE /l:log.NetFx2-NetFx3 /iu:NetFx2-ServerCore;NetFx2-ServerCore-WOW64;NetFx3-ServerCore;NetFx3-ServerCore-WOW64;MicrosoftWindowsPowerShell

 

 

Instalasi SQL Server 2008 pada prinsipnya dapat dilakukan melalui berbagai cara, salah satunya adalah menggunakan script, seperti berikut ini untuk jenis instalasi Mixed Mode tanpa DOMAIN dengan SA Password: pa$$word1.

   1: setup.exe /qs /ACTION=Install /FEATURES=SQL /INSTANCENAME=MSSQLSERVER /SECURITYMODE=SQL /SAPWD=pa$$word1 /SQLSVCACCOUNT="NT AUTHORITY\NETWORK SERVICE" /SQLSYSADMINACCOUNTS="BUILTIN\Administrators" /AGTSVCACCOUNT="NT AUTHORITY\NETWORK SERVICE"

 

 

Setelah selesai melakukan instalasi SQL Server 2008 dengan bantuan script di atas, masih harus dilakukan satu perubahan pada Windows Registry, supaya instan SQL Server tersebut juga mempergunakan TCP sebagai protokol komunikasi. Matikan Service instan SQL Server terlebih dahulu kemudian lakukan perubahan pada Windows Registry dengan mengikuti langkah-langkah berikut:

   1: NET STOP MSSQLSERVER
   2: REGEDIT

Di dalam Registry Editor lakukan navigasi ke Registry Key berikut ini:

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Microsoft SQL Server\MSSQL10.MSSQLSERVER\MSSQLServer\SuperSocketNetLib\Tcp

Kemudian ubah isi dari Registry Key Value Enabled menjadi 1. Setelah itu kita tutup Registry Editor dan kembali ke Command-Prompt.

 

 

Hidupkan kembali Service instan SQL Server kita dengan perintah berkut:

   1: NET START MSSQLSERVER

Untuk memastikan bahwa SQL Server kita sudah dapat diakses melalui protokol TCP, jalankan perintah berikut ini dari Command-Prompt:

   1: NETSTAT –nap TCP

Hasil yang kita dapatkan pada Command-Prompt dari menjalankan kedua perintah tersebut di atas adalah sebagai berikut:

 

 

Pastikan bahwa pada Command-Prompt ada satu baris yang isinya kurang lebih seperti ini:

  TCP    0.0.0.0:1433           0.0.0.0:0              LISTENING

yang memperlihatkan kepada kita bahwa instan SQL Server sudah ‘mendengarkan’ panggilan pada port 1433 dengan protokol TCP.

Satu hal lagi yang harus kita lakukan adalah membuat exception-rule pada Firewall di bagian “Remote Administration” dengan arah ke dalam/inbound, supaya Port 1433 TCP dapat diakses dari luar dengan perintah-perintah berikut ini:

   1: netsh advfirewall firewall set rule group="Remote Administration" new enable=yes
   2: netsh advfirewall firewall add rule name="Open Port 1433 SQL" dir=in action=allow protocol=TCP localport=1433

 

 

Hingga di sini kita sudah menyelesaikan seluruh perkerjaan instalasi dan konfigurasi pada Server. Untuk dapat melakukan remote management ke instan SQL Server dibutuhkan instalasi SQL Server 2008 Management Studio Express (SSMS Express) pada Komputer kita yang dapat diunduh dari sini. Jangan lupa untuk melakukan instalasi dibutuhkan .NET Framework 3.5 SP1.

Setelah selesai melakukan instalasi SSMS Express di Komputer kita, segera jalankan dan pada Server name: masukkan IP-Address dari instan Server Core, kemudian pada Authentication: pilih SQL Server Authentication, pada Login: masukkan sa, kemudian sebagai Password: masukkan pa$$word1.

 

 

Dengan demikian kita akhiri tulisan ini semoga bermanfaat bagi komunitas IT-Pro dan Developers.

Share this post: | | | |