Pengantar
Pada kesempatan kali ini, saya ingin menyampaikan mengenai pemanfaatan fitur dari teknologi Microsoft Windows Server 2008 Hyper-V pada suatu perusahaan.
Saya akan memulai dengan penjelasan singkat yang dapat dengan mudah dimengerti oleh pembaca, walau bukan seorang IT Pro sekalipun. Pembahasan yang saya sampaikan mencakup pemanfaatan teknologi Hyper-V yang diimplementasikan pada Microsoft Basic Infrastructure dan Microsoft Unified Communication.
Pemanfaatan Dalam Lingkungan Perusahaan
Berbagai alasan seolah menjadi tembok penghalang bagi perusahaan dalam menginvestasikan Teknologi Informasi (TI) pada lingkungan bisnisnya, mulai dari mahalnya harga server, limitasi ruang fisik yang terbatas hingga biaya investasi yang tinggi.
Meskipun investasi yang ditanamkan pada bidang TI cukup besar, tetapi secara realitas, TI dirasakan membantu perusahaan ke arah yang lebih efisien, walau seringkali tidak maksimal dan terkesan merupakan siklus yang sangat cepat dan berbiaya tinggi. Misalnya pengiriman dokumen melalui email untuk client yang berada diluar negeri hanya membutuhkan waktu beberapa detik dengan biaya sangat murah, dibandingkan dengan pengiriman konvesional yang dilakukan beberapa dekade lalu dengan waktu yang relatif lama dan mahal.
Untuk melakukan implementasi dalam suatu perusahaan, saya mencoba untuk memberikan solusi berupa dua buah server yang dapat diimplementasikan sesuai dengan kebutuhan, yaitu: INFRASTRUCTURE BOX-V dan COMMUNICATION BOX-V.
INFRASTRUCTURE BOX-V merupakan istilah yang saya berikan untuk sebuah server tunggal, berupa solusi bagi perusahaan yang ingin mengimplementasikan infrastruktur dasar dari produk Microsoft. INFRASTRUCTURE BOX-V mencakup penggunaan Server Core (Hyper-V) dan beberapa aplikasi yang berjalan secara virtual, yaitu: Microsoft Windows Server 2003/2008 Standard Edition (Active Directory), Microsoft Windows Server 2003/2008 Standard Edition (DNS), Microsoft Windows Server 2003/2008 Standard Edition (DHCP), Microsoft Windows Server 2003/2008 Standard Edition (File and Printer Sharing).
Adapun keunggulan dari teknologi Hyper-V pada INFRASTRUCTURE BOX-V, mencakup:
Secara umum, melalui Server Core ini, maka dapat diminimalisasi penggunaan resource (RAM, prosesor) dan ruang kapasitas harddisk (penjelasan lebih detail terpisah dari tulisan saya).
- Penggunaan 32-bit/64-bit platform, 4 prosesor, 32 GB memory
Keunggulan dari Hyper-V adalah fleksibilitasnya yang dapat berjalan dengan baik pada platform 32-bit maupun 64-bit.
- Easy to backup and restore
Pemanfaatan fungsi backup dan restore system dapat dilakukan cukup mudah.
Selain beberapa hal yang saya sampikan diatas, INFRASTRUCTURE BOX-V akan mengurangi “bottle neck” pada services serta memberikan kemudahan dalam pengaturan role Active Directory, DNS, DHCP, File and Printer Sharing.
Istilah lain yang ingin saya utarakan adalah COMMUNICATION BOX-V yang juga merupakan sebuah server tunggal. Dapat dikatakan tepat, bagi perusahaan yang ingin mengimplementasikan teknologi Unified Communication dari Microsoft dengan memanfaatkan teknologi virtualisasi. COMMUNICATION BOX-V mencakup penggunaan Server Core (Hyper-V) dan beberapa aplikasi yang berjalan secara virtual, yaitu: Microsoft Exchange 2007 Standard Edition (Edge), Microsoft Exchange 2007 Standard Edition (Client Acess Server, Hub Transport, Mailbox, Unified Messaging), Microsoft Office Communication Server 2007 Standard Edition (Front-End) dan Microsoft Office Communication Server 2007 Mediation Server (Mediation).
Dengan penggunaan virtualisasi dari teknologi Hyper-V pada INFRASTRUCTURE BOX-V dan COMMUNICATION BOX-V, tentu menjawab isu-isu yang disampaikan sebelumnya atas keinginan perusahaan dalam menginvestasikan TI dilingkungan kerja. Dalam hal perusahaan ingin menerapkan teknologi Unified Communication dari Microsoft, perusahaan hanya perlu menginvestasikan dua server saja, dimana melalui dua server yang saya istilahkan sebelumnya sudah dapat menjawab kebutuhan standard dari fitur yang ada.
Keunggulan dari teknologi Hyper-V pada COMMUNICATION BOX-V, mencakup:
Secara umum, melalui Server Core ini, maka dapat diminimalisasi penggunaan resource (RAM, prosesor) dan ruang kapasitas harddisk (penjelasan lebih detail terpisah dari tulisan saya).
- Dukungan VLAN dan pengaturan NIC
Dengan menggunakan VLAN antara role Exchange Edge dengan Role Exchange lainnya maka hal ini akan membuat jalur data lebih aman dari sniffing, lebih cepat dan reliable. Selain itu dengan Hyper-V dapat diatur untuk penggunaan NIC card. Untuk Communication Box-V, menggunakan 2 NIC, yaitu: 1 NIC untuk Edge dan dipublish ke internet dan 1 NIC lainnya untuk Exchange dan OCS yang terhubung ke internal.
- Penggunaan 64-bit platform, 4 prosesor, 32 GB memory
Dengan persamaan 64-bit platform, maka teknologi Hyper-V dan Exchange 2007 dapat dilakukan pada server yang sama. Selain itu penggunaan memory dan 4 prosesor dapat diutilize penuh terutama pada Exchange 2007 (Client Acess Server, Hub Transport, Mailbox, Unified Messaging) yang membutuhkan resource yang cukup besar.
- Easy to backup and restore
Pemanfaatan fungsi backup dan restore system dapat dilakukan cukup mudah.
Kesimpulan
Berikut saya sampaikan beberapa keuntungan yang dapat disimpulkan dari penggunaan virtualisasi dari teknologi Hyper-V:
- Pengurangan Biaya Investasi
Penggunaan teknologi Hyper-V diharapkan dapat mengurangi biaya investasi server dari semula membutuhkan empat server menjadi sebuah server tunggal. Minimalisasi terlihat pada perawatan server, penggunaan daya listrik dan investasi server. Juga dapat disampaikan, bahwa besarnya ruang fisik untuk meletakkan server-server dapat diminimalisasi, dan memiliki konsekuensi memperkecil investasi dalam penyiapan ruang server.
- Fitur Unified Communication
COMMUNICATION BOX-V memberikan solusi untuk seluruh fitur dasar dari Microsoft Exchange seperti Outlook Web Access (OWA), Outlook Mobile Access (OMA), Outlook Voice Access (OVA) dan Voice Mail.
Fitur lainnya, yaitu Instant Messaging (IM), Voice Conference, Audio/Voice Conference, VoIP.
Unified Communicatiion merupakan kolaborasi antara Exchange dan OCS sehingga memungkinkan untuk dapat diintegrasikan dengan sistem telepon yang ada, baik analog atau digital.
Penggunaan VLAN dan pengaturan NIC didapatkan keamanan yang jauh lebih baik, karena memaksimalkan penggunaan Exchange (Edge) sebagai spam filtering.
Selain itu penggunaan Microsoft ForeFront akan saling mendukung, antara ForeFront dengan Exchange dan ForeFront dengan OCS.