in

WSS-ID Community

Indonesian IT-Pro Community discussing almost anything about Windows Server System.

Faisal Susanto

July 2009 - Posts

  • Mainstream Support XP berakhir, welcome Windows 7

    Rekan-rekan mungkin sudah mengetahui bahwa mainstream support untuk windows XP sudah berakhir 14 april yang lalu. Disini saya akan mencoba sharing mengenai apa impactnya terhadap kita, terutama dari sisi sudut pandang seorang IT-Pro atau server geeks.

    Jika sebuah produk memasuki masa akhir mainstream support, maka Microsoft akan berhenti melakukan perubahan pada fitur ataupun design, dapat dikatakan bahwa service pack untuk XP akan berakhir pada service Pack 3, hal ini karena umumnya perubahan fitur dan design dimasukkan dalam service pack, misalnya Windows Firewall yang muncul di SP2 ataupun NAP client yang diintegrasikan pada Service Pack 3. Jika diperlukan, Microsoft akan merelease hotfix yang sifatnya untuk security saja, non-security hotfix tidak akan direlease lagi.

    Di lain pihak, Windows 7 akan memasuki RTM pada bulan oktober ini, bahkan kita sudah bisa mendownload versi Betanya. Jika IT department dimana rekan-rekan IT-Pro bekerja ragu-ragu untuk mendeploy Windows Vista, saya sangat menyarankan untuk mulai memikirkan menggunakan Windows 7 di kantor anda. Hal ini karena Microsoft melakukan banyak perbaikan di level kernel Windows 7 sehingga kebutuhan hardware di Windows 7 kurang lebih sama dengan Windows XP.

     Lain halnya jika rekan-rekan menggunakan Windows XP untuk kebutuhan pribadi (misalnya main game di rumah hehe)

    Share this post: | | | |
    Posted Jul 31 2009, 02:00 PM by fsusanto with no comments
    Filed under:
  • OCS 2007 Site Resiliency telah terbit

    Hi all,

    Kita mengetahui bahwa kita dapat memperoleh High Availability dari server role di OCS dengan melakukan redundansi atau menggunakan banyak server untuk sebuah server role, atau dengan menggunakan clustering. Walaupun demikian, hal ini masih mengandung sebuah kelemahan, yaitu Single Point of Failure adalah si data center itu sendiri. Untuk perusahaan yang telah menerapkan Standby Continous Replication dari Exchange 2007 (dan juga 2010), maka tidak ada salahnya jika menerapkan hal yang sama untuk OCS 2007 R2 yaitu dengan menerapkan metode Site Resiliency.

    Resiliency berasal dari kata Resilient, dalam bahasa gampangnya sih, susah matinya. Di OCS 2007 R2 hal ini dapat diperoleh dengan menerapkan metode Clustering dari Windows 2008 dan juga Sinkronisasi database dari SQL 2008 dimana dibangun sebuah Geo Cluster dari server-server role OCS 2007 R2 melalui sebuah Wide Area Network, dan juga seperti disebutkan diatas, dilakukan sinkronisasi database.

    Saya tidak akan mebahas terlalu banyak tentang site resiliency ini, silahkan rekan-rekan untuk mengunduhnya disini.

    Hal yang dapat saya rangkum agar solusi ini dapat diterapkan dengan dukungan support dari Microsoft antara lain:

    • Geo Cluster menggunakan file share witness dan sistem operasi minimal Windows 2008 64 bit
    • Database menggunakan SQL 2008 64 bit.
    • Versi OCS yang digunakan adalah OCS 2007 R2 Enterprise Edition.
    • Seluruh server menggunakan physical server. Virtualisasi, baik Hyper-V ataupun diatas platform lain, tidak didukung.
    • Latency bolak-balik (roundtrip) antara kedua site maksimum 15ms.
    • Minimum bandwidth yang tersedia 1Gpbs.
    Share this post: | | | |
  • Exchange 2007 CCR Status Initializing

    Ini pengalaman saat di kantor minggu lalu, mumpung inget, ditulis di blogs saja.

    Kalau rekan2 kebetulan Exchange 2007nya menggunakan model Cluster Continuous Replication, perlu diperhatikan bahwa walaupun teorinya jika ingin melakukan maintenance di node yang pasif kita dapat langsung menshutdown dan melakukan maintenance, ternyata perlu diperhatikan bahwa downtime dari si passive node tidak boleh terlalu lama.

    Hal ini karena CCR menggunakan metode log shipping dari aktif node ke passive node, dan perbedaan antara log yang ada di aktif dan passive node tidak boleh terlalu besar. Dalam kasus saya, saya tidak melakukan maintenance di passive node, tetapi memang sudah kurang lebih 2 hari backup di Exchange server tidak berjalan sempurna. Anehnya, tidak ada service yang mati, emailpun masih berjalan sempurna. Problem yang nampak adalah transaction log di beberapa storage group tidak terhapus setelah full backup.

    Setelah saya mentransfer node ke node yang passive, baru ketahuan bahwa transaction log tidak tercopy dengan sempurna, dimana terdapat perbedaan yang sangat besar (kurang lebih 3000+ log) sehingga storage group tidak mau mounted. Setelah saya transfer kembali ke node yang lama, seluruh storage group mau mounted tetapi ada 3 storage group berada pada status initializing.

    Nah disini ini jebakan batmannya, kalau rekan2 cari di search engine, kebanyakan akan menyarankan untuk menunggu ataupun mengirim email agar terjadi transaction log baru. Saya pikir okelah , kebetulan hari jumat sore, ditunggu dulu sambil weekend.

    Keesokan harinya saya cek, ternyata masih tetap initializing, pasti ada yang ga beres nih…

    Saya mencoba mensuspend log shipping dari passive node, dan meresumenya kembali, ternyata statusnya menjadi failed. Ok, selanjutnya saya suspend saja untuk seluruh storage group bermasalah

    image

    Apa donk langkah selanjutnya? Karena jumlah copyqueuelength sudah besar sekali, melakukan copy transaction log secara manual jelas tidak efektif. Satu satunya cara yang tersisa adalah MENGHAPUS copy di passive node dan melakukan RESEED ulang.

    Di versi sebelum SP1, langkah diatas harus dilakukan secara manual, untungnya pada SP1 (dan SP2) langkah ini dapat dilakukan melalui Exchange Management Console dengan mengakses command Update Storage Group Copy dari Passive node.

    image

    Setelah melakukan proses Update Storage Group Copy, status cluster akan Healthy kembali, dan juga yang penting transaction log yang tidak terpakai akan terhapus. Perlu diperhatikan bahwa langkah ini harus dilakukan satu persatu terhadap storage group yang bermasalah, tidak bisa berbarengan. Pengalaman saya waktu itu, untuk mengupdate storage group dengan data sekitar 40GB perlu waktu satu jam.

    Share this post: | | | |
Copyright © WSS-ID, 2006. All rights reserved.
Powered by Community Server (Commercial Edition), by Telligent Systems