Teknologi virtualisasi telah berkembang sangat pesat dan saat ini memungkinkan kita menjalankan aplikasi yang bersifat mission critical. Hal ini sangat menarik terutama bagi kalangan Small and Medium Enterprise dimana hal ini berarti investasi hardware dapat dimaksimalkan utilisasinya.
Dari seluruh aplikasi yang ada, mungkin contoh aplikasi yang mission critical salah satunya adalah email, atau yang saat ini lebih popular disebut messaging. Saat ini dapat dikatakan bahwa kita, dan perusahaan, sangat bergantung kepada messaging untuk menjalankan kegiatan sehari-hari.
Banyak perusahaan (department IT-nya terutama) masih ragu-ragu untuk menjalankan messaging diatas platform virtualization, ada banyak alasan tetapi mungkin yang utama adalah masalah dukungan dari principal aplikasinya. Microsoft sebagai principal aplikasi messaging terkemuka yaitu Microsoft Exchange telah mengeluarkan pernyataan dukungan untuk virtualisasi Microsoft Exchange.
Artikel ini berusaha menjadi semacam petunjuk (implementation guide) untuk kalangan IT-Pro yang ingin memvirtualkan Microsoft Exchange 2007 mereka. Secara spesifik artikel ini ditujukan untuk kalangan SME atau jaringan dengan jumlah user maksimum 250 orang. Hal ini karena secara logis topologi jaringan maupun tujuan virtualisasi SME dengan perusahaan besar tentu berbeda.
Artikel ini dibuat sedapat mungkin menurut Support Policy dari Microsoft mengenai virtualization dan Microsoft Exchange 2007, walaupun demikian apa yang tertulis disini adalah pendapat dari penulis pribadi dan merupakan best effort penulis untuk memenuhi Support Policy tersebut. Penulis menyarankan rekan IT-Pro yang ingin melakukan virtualisasi untuk menghubungi pihak Microsoft ataupun Partnernya untuk implementasi.
Untuk langsung mendownload materinya dapat mengikuti link dibawah ini:
http://wss-id.org/files/folders/fsusanto/entry35325.aspx
semoga berguna