in

WSS-ID Community

Indonesian IT-Pro Community discussing almost anything about Windows Server System.

Faisal Susanto

September 2008 - Posts

  • Lebih dalam tentang Exchange Database

    Microsoft Exchange, baik 2007 maupun versi sebelumnya, bergantung kepada database dan transaction lognya. Karena itu sangat penting bagi IT-Pro terutama yang berperan sebagai messaging administrator untuk memahami teknologi dari database Microsoft Exchange.

    Saat kita menginstal Mailbox Server role, maka Exchange akan membuat beberapa file, yaitu:

    • Mailbox: berakhiran .edb dan .stm
    • Log files: berakhiran .log
    • Check point files : berakhiran .chk
    • Temporary log file : E00tmp.log
    • Reserved log file: berakhiran .jrs

    clip_image001

    Keseluruhan file diatas termasuk dalam sebuah Storage Group. Kita akan menelaah lebih jauh kegunaan dari masing-masing file diatas.

    ESE

    Teknologi yang digunakan oleh Exchange sampai saat ini adalah ESE, atau Extensible Storage Engine, dikenal juga sebagai JET database. Sebagai sebuah database, ESE bekerja berdasarkan transaksi (transaction) yang menggunakan prinsip ACID yaitu:

    • Atomic
    • Consistent
    • Isolated
    • Durable

    Prinsip ACID memungkinkan sebuah transaksi (yang dapat terdiri dari beberapa langkah atau subtransaksi) untuk berjalan secara sempurna atau digagalkan, yang dikenal sebagai rollback. Misalkan anda mengambil uang di ATM, maka jika database bank tersebut mengikuti prinsip ACID, keseluruhan langkah pengambilan uang dari pemasukan PIN, pemilihan jumlah uang sampai anda mengambil uang harus terjadi secara penuh dan sempurna.


    File Mailbox

    File mailbox di Exchange berakhiran .EDB adalah tempat penyimpanan data utama yang berformat MAPI. Selain file EDB, di Exchange 2000/2003 juga ada file berakhiran .STM yang bertugas menyimpan pesan-pesan non MAPI. Jika ada orang yang mengirim email dari client yang tidak menggunakan MAPI (POP3, IMAP4, web) maka email tersebut akan disimpan di .STM dan di file .EDB akan dibuat pointer ke entry tersebut.

    Di Exchange 2007, file .STM ini ditiadakan

    Database Page

    Page adalah unit terkecil dalam Exchange. Exchange 2007 menggunakan page berukuran 8KB, sementara versi sebelumnya berukuran 4KB. Jika file .EDB anda berukuran 10GB misalnya, berarti file tersebut terdiri dari jutaan page berukuran 8KB.

    Apa yang membuat sebuah Exchange Database?

    Dalam suatu waktu, exchange database anda akan terdiri dari data yang ada di:

    1. Server Memory :Disini adalah tempat pemrosesan utama. Jika Exchange membutuhkan sebuah page baru, maka page tersebut akan diambil dari file dan dimuat ke dalam memory.
    2. Log Files Begitu Exchange selesai memproses transaksi dalam sebuah page, transaksi tersebut akan ditulis ke dalam log file yang aktif saat itu, tetapi page tersebut akan ditahan di memory. Log file tersebut adalah E00.log, harap diingat bahwa masing-masing storage group memiliki prefix atau awalan tersendiri untuk log filenya. Saat log file tersebut penuh (batasannya adalah 5MB per file), maka log file tersebut akan ditutup dan dinamai secara incremental, setelah itu Exchange akan membuka log E00.log baru.
    3. Database File Adalah repository terakhir dari seluruh page. Exchange akan “mengembalikan” page ke database file (ingat bahwa exchange lebih *** menyimpan page tersebut dimemory) pada akhirnya. Saat keseluruhan page ini dikembalikan, maka log file yang berhubungan dengan page tersebut menjadi obsolete/tidak diperlukan lagi.
    4. Checkpoint file. E00.chk menyimpan transaksi terakhir yang telah ditulis ke database file..

    Exchange akan berusaha untuk seminimal mungkin melakukan transaksi read/write ke disk, hal ini karena transaksi ini jauh lebih lambat daripada menulisnya ke memory. Hal ini menyebabkan adanya perbedaan antara data yang ada di .EDB dan data actual yang telah terjadi (yang ditulis di log files), dimana perbedaan tersebut dikenal sebagai checkpoint depth.

    Anda dapat memeriksa besarnya checkpoint depth untuk masing-masing storage group dengan melihatnya melalui performance monitor seperti pada gambar dibawah ini:

    clip_image003

    Umumnya checkpoint depth ini akan bergerak dikisaran angka 5, yang berarti perbedaan antara data actual dan data di .EDB file adalah 5 log terakhir.

    Demikian artikel singkat ini, di bagian selanjutnya kita akan bicara lebih dalam mengenai log files dan utility eseutil.

    Share this post: | | | |
Copyright © WSS-ID, 2006. All rights reserved.
Powered by Community Server (Commercial Edition), by Telligent Systems