in

WSS-ID Community

Indonesian IT-Pro Community discussing almost anything about Windows Server System.

Fajar

March 2010 - Posts

  • Tabel Metoda Koneksi untuk klien DirectAccess (seri DirectAccess part 7)

    Berikut adalah tabel yang menunjukan metoda yang dapat dipilih oleh klien DirectAccess untuk dapat terhubung ke server DirectAccess.

    Tipe pengalamatan IP klien DirectAccess

    Penggunaan

    Metoda koneksi

    Private (NAT) IPv4 address

    Rumah, residensial

    Teredo

    Public IPv4 address

    Internet, GPRS, 3G

    6to4

    6to4 gateway address

    Klien mempunyai alamat IPv6, namun dibelakan internet gateway yang bertindak sebagai 6to4 gateway router

    6to4

    IPv6 routable

    ISP yang menyediakan konektivitas IPv6 native

    IPv6 native routable

    Jika klien tidak bisa menggunakan 4 metoda koneksi diatas

    Klien dibelakan Firewall atau Proxy server

    IP-HTTPS




     

    Share this post: | | | |
  • Metoda Konektivitas untuk Klien DirectAccess (seri DirectAccess part 6)

    Ada berbagai macam metoda koneksi yang dapat diterapkan oleh klien DirectAccess untuk dapat terkoneksi ke server DirectAcccess. Klien DirectAccess dapat terhubung ke server DirectAccess dengan menggunakan internet dengan basis pengalamatan IPv6, menggunakan metoda 6to4, Teredo, atau IP-HTTPS yang mengirimkan paket IPv6 melalui cloud internet yang mempunyai basis pengalamatan IPv4. Berbagai metoda koneksi tersebut dapat kita pilih tergantung dari tipe pengalamatan IP yang digunakan oleh klien DirectAccess. Apabila klien DirectAccess tidak dapat menggunakan native IPv6, Teredo, atau 6to4, maka secara default yang digunakan adalah menggunakan metoda koneksi yang umum, yaitu menggunakan koneksi IP-HTTPS.

    IP-HTTPS merupakan metoda koneksi yang umum dan paling banyak digunakan, tetapi dengan menggunakan IP-HTTPS maka akan didapat performa yang kurang dan paket dari klien dapat mengalami overhead bila dibandingkan dengan metoda koneksi Teredo atau 6to4.

    Share this post: | | | |
  • Langkah - langkah dalam merancang infrastruktur DirectAccess (seri DirectAccess part 5)

    Beberapa langkah penting dalam merancang infrastruktur DirectAccess adalah sebagi berikut:

    • Langkah ke-1: menentukan ruang lingkup fungsionalitas dari DirectAccess, menentukan batas - batasan secara fungsionalitas dari DirecAccess untuk sebuah organisasi
    • Langkah ke-2: menentukan kebutuhan jaringan DirectAccess, menentukan kebutuhan jaringan yang diperlukan untuk mendukung klien DirectAccess agak dapat memiliki konektivitas ke dalam jaringan internal
    • Langkah ke-3: merancang infrastruktur DirectAccess Server, menentukan konfigurasi server DirectAccess, apakah di collapse menjadi 1 server atau dipisah sesuai dengan fungsi - fungsi nya
    • Langkah ke-4: merancang webserver dan certificate infrastruktur, ketika infrastruktur DirectAccess sudah jadi maka diperlukan webserver dan infrastruktur certificate untuk autentikasi proteksi IPsec

    Berikut contoh Flowchartnya:


    Share this post: | | | |
  • Windows Server 2008 R2 for DataCenter

    Memang sudah tidak diragukan lagi kehandalan dari Windows Server families dalam menunjang kebutuhan infrastruktur kita. Salah satu komponen penting dari Infrastruktur adalah Datacenter. Data Center sekarang menjadi suatu hal yang sangat kritikal, semua aplikasi sekarang dipusatkan ke datacenter. Seiring dengan banyaknya server yang dilokasikan di datacenter maka konsumsi power yang digunakan oleh data center ini menjadi sangat besar dan tidak ramah terhadap lingkungan.

    Sekarang mulai digalakan konsep datacenter baru dimana semua aplikasi terpusat secara fisikal dengan menggunakan teknologi virtualisasi. Dengan bantuan virtualisasi ini diharapkan penggunakan server fisik akan semakin menurun dan diharapkan konsumsi power dari datacenter tersebut jauh lebih rendah dari sebelumnya. Cisco systems telah mengeluarkan jajaran keluarga sever yang mengusung konsep datacenter 3.0 dimana server Cisco ini mengutamakan teknolosi virtualisasi sebagai teknologi unggulannya, server tersebut bernama Cisco UCS (Unified Computing System).

    Tidak hanya dilihat dari sisi power konsumsi saja, sekarang datacenter membutuhakn jalur data yang lebih besar dikarenakan semua aplikasi dan data diletakan secara terpusat. Koneksi Gigabit sekarang menjadi hal yang lumrah dan mulai dirasakan infrastruktur sekarang membutuhakn koneksi lebih besar dari 1GE. Oleh karena itu koneksi 10 Gigabit (10GE) menjadi pilihan yang optimal, dimana dengan bantuan Cisco UCS maka Windows Server 2008 sudah dapat mendukung 10 GE connection.


    Saya sudah mencoba untuk menginstall Windows Server 2008 diatas Cisco UCS dengan menggunakan konfigurasi 96GB RAM dan 147GB iSCSI HD juga 10 GE connection, dengan menginsall Windows Hyper-V yang menjalankan Virtual Machine lebih dari 10 VM terasa tidak ada hambatan sama sekali. Jalur data dari Server hingga ke bagian Core switch berjalan lancer karena di support oleh Windows server yang telah mendukung CNA 10 GE connection.

    Kesimpulannya adalah apapun Server yang digunakan baik itu ser lama atau yang paling mutakhir, Windows Server 2008 ready untuk segala macam infrastruktur yang ingin anda bangun (datacenter 3.0, Virtualisasi, 10 GE connection) dan tentunya infrastruktur yang ramah dengan lingkungan.

     
    Share this post: | | | |
Copyright © WSS-ID, 2006. All rights reserved.
Powered by Community Server (Commercial Edition), by Telligent Systems