Beberapa Fitur yang di support oleh Windows Server Virtualization
-
Membuat dan memanage child partisi untuk 32-bit (x86) dan
64-bit (x64) OS
-
Mebuat VM yang dapat menggunakan SMP untuk
mengakses 2, 4, atau 8 cores
-
Membuat VM yang menggunakan lebih dari 1TB physical
memory. Windows server virtualization dapat melakukan ini karena dibangun
diatas 64 bit. Tepatnya 64bit HV, 64bit virtualization stack dan lain - lain.
-
Support direct pass-through disk access untuk VM
untuk menyediakan berbagai macam read/write performance. Storage terkadang
menjadi bottleneck untuk sebuah mesin, dan dengan virtual disk ini akan dapat
membuat bottleneck di windows server virtualization tidak ada.
-
Supports hot-add access ke berbagai form storage,
maksudnya anda dapat membuat virtual storage load dan memanagenya dynamically.
-
Supports dynamic addition dari virtual NIC dan
mengambil keuntungan dari underlying virtual LAN.
-
Inclide tools untuk migrating virtual server
workload ke windows server virtualization. Maksudnya system anda sekarang di
virtual server tidak akan gagal.
-
Support windows server 2008 core sebagai parent OS
untuk meningkatkan keamanan.
-
Support NAT dan quarantine networks untuk VM, role
based security, Group Policy, utilization counters, non-Micrososft guests,
virtual machine snapshot menggunakan volume shadows copy services (VSS),
control resources dengan menggunakan windows system resource manager (WSRM),
clustering dan lain - lain.