Salah satu
powerfull tool untuk automating administrative tasks di windows server 2008
adalah Windows PowerShell, Windows PowerShell adalah command-line shell dan
scripting language. Power Shell mempunyai lebih dari 130 command-line tools
(disebut cmdlets), syntax tersendiri, dan menggunakan simplified navigation
untuk memanage data seperti registry dan certificate store. PowerShell juga
mempunyai intuitive scripting language yang didesign khusus untuk IT
Administrator. Pada versi Beta 3, PowerShell termasuk sebagai optional feature
yang dapat anda install di Windows Server 2008.
PowerShell
dapat digunakan untuk mengefisienkan performa administration task Windows
Server 2008, termasuk memanage services, process dan storage. PowerShell juga
dapat digunakan untuk memanage server roles, seperti Internet Information
Services (IIS) 7.0, Terminal Services, dan Active Directory Domain Services.
Beberapa yang
anda dapat lakukan dengan Windows PowerShell di Windows Server 2008 :
- Memanage
command-line services, processes, registry, dan WMI data menggunakan
get-service, get-process, dan get-wmiobject cmdlets.
- Automatisasi
Terminal Services configuration, dan membandingkan konfigurasi antara Terminal
server farm
- Deploying
and configuring Internet Information Services 7.0 antara Web farm.
- Membuat
objek di Active Directory, dan membuat information list tentang current domain.