in

WSS-ID Community

Indonesian IT-Pro Community discussing almost anything about Windows Server System.

Fajar

  • Technology Seminar: The WOW of Microsoft Technologies @ Sukabumi

    Pada tanggal 8 Mei lalu Mugi Bandung, Cianjur dan Sukabumi mengadakan acara yang bertemakan update mengenai teknologi Microsoft 2010 dengan judul Technology Seminar: The WOW of Microsoft Technologies.


    Sunggh menakjubkan antusias warga Sukabumi terhadap teknologi terbaru dari Microsoft, hal ini bisa dibuktikan dengan banyaknya peserta yang mengikuti seminar ini walaupun seminar ini bukan seminar gratis (berbayar). Jumlah peserta yang memadati seminar ini adalah sekitar 1200 orang !! sungguh fantastis. Seminar ini merupakan seminar dengan jumlah peserta terbanyak yang pernah saya datangi untuk menjadi pembicara. Banyak tema teknologi yang dibawakan pada seminar kali ini, diantaranya seperti preview Microsoft Office 2010, preview Windows 7, Robotik Studio, Visual Studio 2010 dan lain - lainnya. Saya bersama mbah Lutfi membawakan update teknologi yang diusung Windows Server 2008 R2 yaitu mengenai Microsoft Web Platform (www.microsoft.com/web).


    Microsoft Web Platform merupakan teknologi terbaru dari Mircrosoft dimana dengan menggunakan Web Platform kita dapat dengan mudah membangung web sendiri dengan berbagai macam engine yang tersedia. Lalu dengan menggunakan Web Paltform kita dapat menjalankan engine PHP diatas Windows Server 2008 R2, WOW !, dengan begitu kita dapat dengan mudah menginstall web engine or CMS yang berbasiskan PHP misal seperti Wordpress ataupun Moodle.Saya membawakan presentasi dari segi Windows Server 2008 R2 dan juga IIS 7.5, sedangkan rekan saya mbah Lutfi membawakan presentasi dan demo Microsoft Web Platform. File presentasi saya bisa didapat disini: http://wss-id.org/files/folders/fajar/entry38838.aspx 

    Semoga membantu.

    Share this post: | | | |
  • IPsec Policies untuk DirectAccess (seri DirectAccess part 8)

    Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mendesain koneksi IPsec untuk DirectAccess. Klien DirectAccess akan mengakses jaringan internal melalui 3 buah tunnel. Tunnel pertama yang bisa disebut sebagai Infratructure Tunnel, menghubungkan klien dengan Acvite Directory Domain Controller dan DNS Server. Tunnel kedua, yang juga bisa disebut sebagai intranet tunnel, menghubungkan klien DirectAccess dengan resource dari internal jaringan (seperti File server atau application server) setlah user melakukan sign in. Tunnel ketiga, bisa disebut sebagai management tunnel, yang membuat inisiasi koneksi antara server di internal jaringan dengan klien DirectAccess. Infrastruktur tunnel dengan management tunnel membutuhkan autentukasi kompter, sedangkan intranet tunnel membutuhkan autentikasi komputer dan autentikasi user.Beberapa resource penting yang harus bida diakses dari infrastruktur dan management tunnel adalah sebagai berikut:

    o   AD DS (Active Directory Domain Services) domain controller

    o   NAP server (Health Registration Authorities dan Remediation Server).

    o   DNS Server

    o   Microsoft System Center Configuration Manager 2007 server

    o   WSUS (Windows Server Update Services) server

    o   Anti-virus and anti-malware server

    Semua server endpoints yang bisa diakses dari infrastruktur dan management tunnel harus di tentukan di dalam IPsec policies.

    Semoga membantu.

       

     

    Share this post: | | | |
  • Tabel Metoda Koneksi untuk klien DirectAccess (seri DirectAccess part 7)

    Berikut adalah tabel yang menunjukan metoda yang dapat dipilih oleh klien DirectAccess untuk dapat terhubung ke server DirectAccess.

    Tipe pengalamatan IP klien DirectAccess

    Penggunaan

    Metoda koneksi

    Private (NAT) IPv4 address

    Rumah, residensial

    Teredo

    Public IPv4 address

    Internet, GPRS, 3G

    6to4

    6to4 gateway address

    Klien mempunyai alamat IPv6, namun dibelakan internet gateway yang bertindak sebagai 6to4 gateway router

    6to4

    IPv6 routable

    ISP yang menyediakan konektivitas IPv6 native

    IPv6 native routable

    Jika klien tidak bisa menggunakan 4 metoda koneksi diatas

    Klien dibelakan Firewall atau Proxy server

    IP-HTTPS




     

    Share this post: | | | |
  • Metoda Konektivitas untuk Klien DirectAccess (seri DirectAccess part 6)

    Ada berbagai macam metoda koneksi yang dapat diterapkan oleh klien DirectAccess untuk dapat terkoneksi ke server DirectAcccess. Klien DirectAccess dapat terhubung ke server DirectAccess dengan menggunakan internet dengan basis pengalamatan IPv6, menggunakan metoda 6to4, Teredo, atau IP-HTTPS yang mengirimkan paket IPv6 melalui cloud internet yang mempunyai basis pengalamatan IPv4. Berbagai metoda koneksi tersebut dapat kita pilih tergantung dari tipe pengalamatan IP yang digunakan oleh klien DirectAccess. Apabila klien DirectAccess tidak dapat menggunakan native IPv6, Teredo, atau 6to4, maka secara default yang digunakan adalah menggunakan metoda koneksi yang umum, yaitu menggunakan koneksi IP-HTTPS.

    IP-HTTPS merupakan metoda koneksi yang umum dan paling banyak digunakan, tetapi dengan menggunakan IP-HTTPS maka akan didapat performa yang kurang dan paket dari klien dapat mengalami overhead bila dibandingkan dengan metoda koneksi Teredo atau 6to4.

    Share this post: | | | |
  • Langkah - langkah dalam merancang infrastruktur DirectAccess (seri DirectAccess part 5)

    Beberapa langkah penting dalam merancang infrastruktur DirectAccess adalah sebagi berikut:

    • Langkah ke-1: menentukan ruang lingkup fungsionalitas dari DirectAccess, menentukan batas - batasan secara fungsionalitas dari DirecAccess untuk sebuah organisasi
    • Langkah ke-2: menentukan kebutuhan jaringan DirectAccess, menentukan kebutuhan jaringan yang diperlukan untuk mendukung klien DirectAccess agak dapat memiliki konektivitas ke dalam jaringan internal
    • Langkah ke-3: merancang infrastruktur DirectAccess Server, menentukan konfigurasi server DirectAccess, apakah di collapse menjadi 1 server atau dipisah sesuai dengan fungsi - fungsi nya
    • Langkah ke-4: merancang webserver dan certificate infrastruktur, ketika infrastruktur DirectAccess sudah jadi maka diperlukan webserver dan infrastruktur certificate untuk autentikasi proteksi IPsec

    Berikut contoh Flowchartnya:


    Share this post: | | | |
  • Windows Server 2008 R2 for DataCenter

    Memang sudah tidak diragukan lagi kehandalan dari Windows Server families dalam menunjang kebutuhan infrastruktur kita. Salah satu komponen penting dari Infrastruktur adalah Datacenter. Data Center sekarang menjadi suatu hal yang sangat kritikal, semua aplikasi sekarang dipusatkan ke datacenter. Seiring dengan banyaknya server yang dilokasikan di datacenter maka konsumsi power yang digunakan oleh data center ini menjadi sangat besar dan tidak ramah terhadap lingkungan.

    Sekarang mulai digalakan konsep datacenter baru dimana semua aplikasi terpusat secara fisikal dengan menggunakan teknologi virtualisasi. Dengan bantuan virtualisasi ini diharapkan penggunakan server fisik akan semakin menurun dan diharapkan konsumsi power dari datacenter tersebut jauh lebih rendah dari sebelumnya. Cisco systems telah mengeluarkan jajaran keluarga sever yang mengusung konsep datacenter 3.0 dimana server Cisco ini mengutamakan teknolosi virtualisasi sebagai teknologi unggulannya, server tersebut bernama Cisco UCS (Unified Computing System).

    Tidak hanya dilihat dari sisi power konsumsi saja, sekarang datacenter membutuhakn jalur data yang lebih besar dikarenakan semua aplikasi dan data diletakan secara terpusat. Koneksi Gigabit sekarang menjadi hal yang lumrah dan mulai dirasakan infrastruktur sekarang membutuhakn koneksi lebih besar dari 1GE. Oleh karena itu koneksi 10 Gigabit (10GE) menjadi pilihan yang optimal, dimana dengan bantuan Cisco UCS maka Windows Server 2008 sudah dapat mendukung 10 GE connection.


    Saya sudah mencoba untuk menginstall Windows Server 2008 diatas Cisco UCS dengan menggunakan konfigurasi 96GB RAM dan 147GB iSCSI HD juga 10 GE connection, dengan menginsall Windows Hyper-V yang menjalankan Virtual Machine lebih dari 10 VM terasa tidak ada hambatan sama sekali. Jalur data dari Server hingga ke bagian Core switch berjalan lancer karena di support oleh Windows server yang telah mendukung CNA 10 GE connection.

    Kesimpulannya adalah apapun Server yang digunakan baik itu ser lama atau yang paling mutakhir, Windows Server 2008 ready untuk segala macam infrastruktur yang ingin anda bangun (datacenter 3.0, Virtualisasi, 10 GE connection) dan tentunya infrastruktur yang ramah dengan lingkungan.

     
    Share this post: | | | |
  • Komponen DirectAccess (seri DirectAccess part 4)


    Diagram diatas mengilustrasikan hubungan antara komponen yang berkerja sama untuk menyediakan servis DirectAccess ke Intranet untuk user yang berada di Internet. Berikut adalah komponen infrastruktur DirectAccess:

    • DirectAccess client. Komputer yang menjadi member domain, menjalankan Windows 7 Enterprise Edition, Windows 7 Ultimate Edition atau Windows Server 2008 R2 Standard Edition yang dapat secara otomatis dan transparan tersambung ke DirectAccess server melalui internet.
    • DirectAccess server. Komputer yang menjadi domain server dan menjalankan Windows Server 2008 R2 Standard Edition. Menerima koneksi yang berasal dari DirectAccess client dan menyediakan koneksi dengan resource yang terletak di intranet.
    • Network Location Server. Sebuah Web server yang diakses oleh DirectAccess client untuk menentukan lokasi di intranet atau internet.
    • Certificate Revocation List (CRL) distribution points. Melayani semua yang mengakses ke CRL untuk mengeluarkan Certification Authority (CA) untuk DirectAccess.

    Sebagai tambahan, DirectAccess server harus mempunyai akses ke:

    • Active Directory domain controller
    • Domain Name System (DNS)

    Contoh resource lain yang dapat digunakan dalam deployment DirectAccess:

    • Server PKI (Public Key Infrastructure)
    • Webserver atau file server untuk hosting CRL
    • NAP (Network Access Protection) server
    • IPv6/IPv4 translator dengan IPv6/IPv4 DNS gateway
    Share this post: | | | |
  • Windows Server 2008 R2 support 10GE

    Bukti bahwa Windows Server 2008 R2 sudah ready untuk infrastrukture di masa mendatang


    Dipadu dengan Server Cisco UCS, windows server 2008 sudah bisa full utilized 10 GE data connection ke arah Core DataCenter. Happy download :-)

    Share this post: | | | |
  • Server dari waktu ke waktu

    Infrastruktur Teknologi Informasi (TI) berkembang dengan sangat pesatnya. Perkembangan ini disebabkan oleh semakin pentingnya peran TI sebagai penopang dunia bisnis. Hal inilah yang menjadi katalisator perkembangan infrastruktur teknologi informasi dan sistem operasi sebagai jantung yang mengatur denyut, aliran, dan kestabilan proses bisnis juga harus siap menghadapi tantangan masa kini.

    TI merupakan suatu yang sangat penting dalam pergerakan di dunia bisnis, semua aspek di dunia bisnis kini membutuhkan infrastuktur IT yang kuat, reliable dan aman. Tentunya Server memegang peranan penting disini, fungsi server disini adalah sebagai sarana untuk meletakan aplikasi, data, dan service  yang sangat dibutuhkan oleh user. Sebagai contoh, seiring dengan adanya web 2.0, teknologi web kini menjadi sangat penting di dunia bisnis, hampir semua sistem dapat dijalankan atau diporting ke teknologi web ini. Sudah seharusnya teknologi yang dimiliki oleh sistem operasi yang berada di server dapat menjalankan tugas yang berat tersebut.

    Tema di atas merupakan sebagian pembahasan tentang teknologi server dari waktu ke waktu, hingga saat ini dimana Windows Server 2008 menyediakan service dan fitur - fitur yang sangat digunakan dalam dunia TI. Tulisan tentang sejarah teknologi server ini pernah di publish di Majalah CHIP, pada awal tahun 2008. Mungkin ada baiknya apabila saat ini saya share tulisan tersebut ke teman - teman IT Pro di seluruh Indonesia. Untuk membaca lebih lanjut tentang teknologi server dari waktu ke waktu silah kan unduh tulisan saya di sini, (Server dari waktu ke waktu).

    Semoga Bermanfaat, cheers.

    Share this post: | | | |
  • Yang baru di Server Core R2

    Saat ini Windows Server 2008 R2 sudah mencapai versi Release to Manufacturing (RTM), sudah tentu di versi Windows Server 2008 R2 ini mempunyai opsi instalasi Windows Server Core, yaitu opsi instalasi minimalis dari Windows Server 2008. Untuk lebih dalam mengenai Server Core bisa merujuk ke e-book yang saya buat. Sudah tentu di versi Windows Server 2008 R2 ini akan ada peningkatan fitur dan fungsi bila dibandingkan dengan Windows Server 2008, diantaranya adalah:

    • Penambahan komponen File Server Resource Manager di File Serve Role
    • Adanya penambahan Role baru yaitu Active Directory Certificate Services (ADCS)
    • Include secara default PowerShell di Server Manager
    • WoW 64 (Windows-on-Windows 64 bit)
    • Fitur remote management Windows Server Core via Server Manager
    • Dapat menghosting ASP.NET
    • dukungan terhadap subset .NET framework mulai dari 2.0, 3.0, dan 3.5

    Dengan adanya dukungan fitur baru ini di opsi instalasi Windows Server Core, para IT pro tidak lagi mengkhawtirkan kemampuan dari opsi instalasi minimalis ini. Dengan begitu kita dapat meningkatkan utilisasi dari server tanpa perlu mengorbankan sisi sekuriti yang ada karena Windows Server Core merupakan sistem operasi yang sangat secure. Semoga membantu.

    Share this post: | | | |
  • Management Virtual Datacenter

    Pada saat ini trend dunia IT adalah menuju dunia Virtualisasi yang haus akan performa namun tetap ramah lingkungan. Dengan adanya trend ini maka dipastikan jumlah entity yang mendukung dan menggunakan virtualisasi akan meningkat tajam. Walaupun meningkat secara tajam semua virtual machine harus tetap dapat dimanage atau diatur. Peningkatan jumlah virtual machine nantinya akan meningkat tajam bila dibandingkan dengan peningkatan jumlah fisikal komputer yang ada. Jadi management virtual data center menjadi sangat penting dan krusial.

    Windows Server 2008 R2 mempunyai beberapa peningkatan dalam mengatur virtual datacenter:

    • Meringankan perkerjaan administrasi day-to-day Hyper-V dengan menggunakan management console.
    • Penambahan performa CLI dan pengaturan otomatis dari pekerjaan administrasi day-to-day Hyper-V dengan menggunakan PowerShell cmdlets.
    • Peningkatan pengaturan multiple Hyper-V server di dalam virtual datacenter dengan menggunakan System Center Virtual Machine Manager 2008.
    Oleh karena itu sekarang adalah waktu yang sangat tepat bagi para IT administrator untuk beralih ke Windows Server 2008 R2 dimana dengan OS terbaru tersebut akan mempermudah virtual datacenter administrator melakukan day-to-day administrative task. 
    Share this post: | | | |
  • FTP Server Improvement di Windows Server 2008 R2

    Untuk Windows Server 2008 R2 sudah tentu akan dilengkapi dengan service FTP server versi terbaru. Banyak peningkatan di FTP server versi terbaru ini bila dibandingkan dengan versi - versi sebelumnya, diantaranya adalah :

    1. Kemudahan dalam mengurus FTP server. FTP server terbaru yang terdapat di Windows Server R2 ini sudah terintegrasi secara penuh dengan IIS 7.5 dan juga sudah dilengkapi dengan GUI untuk mempermudah setting.

     

    2. Penyesuaian standar internet. Hal ini berkaitan dengan penggunaan FTP via SSL dan menggunakan sistem pengalamatan IPv6.

    3. Peningkatan dalam hal integrasi dengan aplikasi dan service web-based. Dengan mengguanakan FTP server ini kita dapat menentukan sebuah virtual hostname untuk sebuah FTP site. Dengan begini kita dapat membuat banyak FTP site hanya dengan menggunakan sebuah ip address saja. Tujuannya kita dapat mem-binding sebuah web site dengan sebuah FTP site, sesuai dengan sistem virtual hostname nya.

    4. Kemudahan dalam melakukan troubleshooting. Peningkatan dalam hal logging dimana sekarang support untuk melihat trafik FTP, unique FTP session, dan banyak detail tentang FTP log.

    Share this post: | | | |
  • Remote Administration improvement in R2

    Remote administration atau pengaturan jarak jauh telah menjadi isu yang sangat penting untuk menjaga efisiensi di data center. Sangat tidak efisien apabila kita mengatur sebuah server secara langsung di depan console atau desktop. Windows Server 2008 R2 mempunyai peningkatan dalam hal remote administration yaitu:
    • Remote management dengan menggunakan graphical management console. Server manager sudah diupdate untuk membolehkan remote management. Penambahannya yaitu banyak peningkatan intergrasi dari management console dengan Server Manager dan hasilnya dapat mendukung remote management.
    • Penggunaan command-line dan otomatisasi script. Windows PowerShell version 2.0 mempunyai banyak peningkatan untuk remote management, diantaranya membolehkan administrator untuk menjalankan script pada sebuah atau banyak remote komputer atau juga membolehkan admin untuk menjalankan script secara simultan pada sebuah server.
    Untuk lebih lengkapnya silahkan refer ke site Windows Server 2008 R2, http://www.microsoft.com/windowsserver2008/en/us/R2.aspx
    Share this post: | | | |
  • ADDS Improvement in R2

    Untuk Windows Server 2008 R2 akan ada beberapa peningkatan untuk Active Directory Domain Services, seperti berikut:

    • Recovery deleted objects. Domain pada active directory sekarang mempunyai fitur recycle bin yang mendukung recovery objek yang telah dihapus. Jika objek aktif direktori belum dihapus maka kita dapat merestore objek tersebut melalui recycle bin.
    • Peningkatan proses untuk joining domain. Komputer dapat join ke domain tanpa harus tersambung terlebih dahulu ke domain tersebut. Proses ini akan mengotomatisasi secara penuh joining domain pada saat deployment. Administrator dapat membuat sebuah file yang termasuk ke dalam bagian automatisasi proses deployment.
    • Peningkatan manajemen user account. Salah satu pekerjaan yang memakan waktu adalah memaintain password untuk user yang digunakan sebagai identitas servis, yang juga bisa disebut sebagai service account. ketika password untuk service account diganti maka service yang menggunakan identitas tersebut harus di update juga dengan password yang baru. untuk memecahkan masalah ini Windows Server 2008 R2 memasukan fitur baru yang disebut managed service accounts. di windows server 2008 R2, ketika password untuk service account diganti, fitur manages service account secara otomatis mengupdate passowrd untuk semua service yang menggunakan service account.
    • Penurunan effort untuk melakukan pekerjaan administrative. windows server 2008 R2 mempunyai ADDS management console yang baruyaitu AD Administrative Center, AD administrative center adalah task berbasis management console yang berjalan di powershell cmdlets di Windows Server 2008 R2. AD Administrative center didesain untuk menurunkan administrative effort untuk melakukan task administrative.
    Share this post: | | | |
  • Manajemen command-line di Windows Server 2008 R2

    Sewaktu Windows Server 2008 pertama kali diluncurkan, Windows PowerShell versi 1.0 sudah termasuk di dalamnya untuk keperluan manajemen command-line. Saat ini di Windows Server 2008 R2 sudah termasuk Windows PowerShell 2.0, dimana terdapat peningkatan dibandingkan versi PowerShell sebelumnya, seperti poin - poin berikut:

    • Peningkatan dalam hal Remote management
    • Peningkatan dalam security untuk data
    • Penambahan GUI untuk membuat script PowerShell, debugging, dan melihat output yang ada
    • Penambahan fungsi scripting

    Remote Management

    Salah satu keuntungan dari PowerShell version 2.0 adalah kemampuan untuk menjalankan script secara remote dengan remote management yang dikenal sebagai PowerShell Remoting. Dengan menggunakan PowerShell maka kita dapat menjalankan secara otomatis administrative task yang berjalan di banyak komputer secara bersamaan. Untuk remote management ini kita harus menginstall service terlebih dahulu, yaitu Windows Remote Management dan service tersebut harus berjalan di komputer remote. Untuk memastikan WS-Management sudah berjalan anda dapat mengetikan perintah berikut di komputer remote:

    PS> get-service winrm

    Bersambung...

    Share this post: | | | |
More Posts Next page »
Copyright © WSS-ID, 2006. All rights reserved.
Powered by Community Server (Commercial Edition), by Telligent Systems