Pada Ebook ciebal “Panduan Membangan Web Server IIS 7” terdapat bagian yg membahas instalasi PHP dan MySQL beserta tool GUI MySQL Query Browser. Mungkin banyak orang yang sudah terbiasa menggunakan phpMyadmin sebagai aplikasi GUI, jadi ciebal coba meneruskan pembahasan ebook di blog ini.
Sebelum meng-install phpMyAdmin pastikan PHP dan MySQL sudah terinstall di IIS 7, untuk mempermudah proses download dan Instalasi disarankan menggunakan Web Platform Installer agar anda tidak perlu mendownload dan menginstall manual. Jika sudah disiapkan semua, berikut beberapa langkah untuk menginstal phpMyAdmin di IIS 7.
1. Download phpMyAdmin versi terbaru di : http://www.phpmyadmin.net/home_page/downloads.php
2. Setelah download, extract file ke C:\inetpub\wwwroot\
3. Jalankan IIS Manager kemudian expand Default Website; klik kanan folder phpMyAdmin kemudian pilih Convert to Application. (untuk keamanan disarankan untuk me-rename folder default phpMyAdmin)
4. Akan tampil window baru dan biarkan settingan standar IIS. Klik OK.
5. Buat sebuah folder untuk menyimpan session PHP, pada contoh kasus kali ini saya membuat folder C:\phpsessions dan beri hak akses penuh bagi :
IUSR
IIS_IUSRS
Network Service
6. Masuk pada direktori tempat anda menyimpan hasil instalasi php, by default Windows Server 2008 ada di C:\Program Files (x86)\PHP. Ubah file php.ini
Cari baris kode session.save_path kemudian set patch menjadi C:\phpsessions (folder yang sebelumnya anda buat untuk session php)
7. phpMyAdmin membutuhkan ekstensi MySQL, GD, dan Mbstring untuk PHP. Jadi untuk mengecek apakah sudah ada ekstensi tersebut di php.ini, lakukan pencarian baris kode extension=php_mysql. Dan harus ada baris ekstensi berikut :
[PHP_GD2]
extension=php_gd2.dll
[PHP_MYSQL]
extension=php_gd2.dll
[PHP_MBSTRING]
extension=php_mbstring.dll
8. Masuk pada direktori tempat anda menyimpan hasil unzip phpMyAdmin, kemudian edit file config.sample.inc.php, dan cari baris kode :
$cfg['blowfish_secret'] = '';
Anda dapat mengisi dengan apapun, namun tidak bisa lebih dari 46 karakter.
9. Dibagian bawah ada baris kode User for advanced features hapus tanda komentar ( // ) dan ubah pma dan pmapass.
Selanjutnya dibawah ada baris Advanced phpMyadmin features, hapus komentar beberapa baris kode berikut ini :
// $cfg['Servers'][$i]['pmadb'] = 'phpmyadmin';
// $cfg['Servers'][$i]['bookmarktable'] = 'pma_bookmark';
// $cfg['Servers'][$i]['relation'] = 'pma_relation';
// $cfg['Servers'][$i]['table_info'] = 'pma_table_info';
// $cfg['Servers'][$i]['table_coords'] = 'pma_table_coords';
// $cfg['Servers'][$i]['pdf_pages'] = 'pma_pdf_pages';
// $cfg['Servers'][$i]['column_info'] = 'pma_column_info';
// $cfg['Servers'][$i]['history'] = 'pma_history';
// $cfg['Servers'][$i]['tracking'] = 'pma_tracking';
// $cfg['Servers'][$i]['designer_coords'] = 'pma_designer_coords';
10. Simpan dengan nama config.inc.php
11. phpMyAdmin siap untuk digunakan
login dengan user dan password MySQL
Semoga bermanfaat. :)