Jauh sebelum diberlakukannya UU ITE, disadari ataupun tidak, masalah Content Filtering sebenarnya telah menjadi menu sehari-hari para System Administrator di setiap perusahaan, mulai perusahaan berskala kecil hingga enterprise. Diterapkannya Content Filtering pada perusahaan tersebut, dengan harapan produktifitas pekerja tidak terganggu dengan habisnya waktu pekerja mengakses website yang tidak perlu, selain untuk mencegah masuknya malware, virus ataupun jenis script berbahaya lainnya yang sering menempel pada website tersebut. Cara yang sering digunakan adalah dengan memasang program Content Filtering, salah satunya adalah program Microsoft Internet Security and Acceleration Server 2006 (ISA Server 2006), yang sekarang merupakan bagian dari program Microsoft Forefront Edge Security and Access.
Bagaimana bila ada masalah keterbatasan resources di perusahaan, berkaitan dengan SDM dan biaya lisensi software? Apakah Content Filtering masih dapat diterapkan? Bagaimana bila masalah update black-list website menjadi kendala, karena keterbatasan resources, meskipun perusahaan telah memiliki software Firewall dan/atau Proxy Server?
Salah satu Free Content Filtering Services yang dapat dicoba adalah OpenDNS.
Content Filtering menggunakan OpenDNS dapat diterapkan di perusahaan yang memiliki koneksi internet dedicated, baik yang memperoleh IP Address statik (permanen), maupun IP Address dynamic (tidak permanen, seperti koneksi dengan Kabel Modem, atau ADSL Personal).
Caranya adalah sebagai berikut (untuk IP Address statik):
- Daftar sebagai anggota di OpenDNS (free account)
- Login ke dalam OpenDNS dashboard
- Buka tab Networks

- Tambahkan IP Address statik yang diperoleh perusahaan
- Buka tab Settings

- Pilih menu Block Categories pada menu Filtering (menu di halaman sebelah kiri). Klik kriteria yang sesuai dengan penerapan Content Filtering. Kriteria dapat berbeda-beda tergantung kebijakan masing-masing perusahaan. Setelahnya, klik Apply
- Ubah IP DNS Server yang ada di perusahaan dengan IP DNS Server-nya OpenDNS
Untuk IP Address dynamic, urutan caranya sama dengan no.1 s.d no.6
Adapun urutan no.7 dan seterusnya adalah sebagai berikut:
- Karena IP Address dynamic dapat berubah-ubah setiap kali komputer terkoneksi ke internet, diperlukan software untuk dapat me-maintain koneksi dengan sistem-nya OpenDNS. Beberapa software tersebut dapat di-download dari link berikut: Dynamic IP Downloads

- Salah satu free software pada link di atas adalah OpenDNS Updater.
- Install software dan jalankan services-nya. Jadi software akan berjalan secara otomatis setiap kali komputer dihidupkan dan akan menyesuaikan dengan IP Address dynamic yang (kemungkinan) selalu berubah-ubah.
Setelah semua urutan di-atas dilakukan, dapat dicoba membuka website yang dianggap perlu diterapkan adanya Content Filtering. Bila setting berhasil dilakukan, saat website dibuka akan keluar peringatan dari OpenDNS, seperti gambar berikut (website tertera hanya sebagai contoh):

Semoga tulisan ini dapat sedikit memperingan beban kerja software Content Filtering yang telah ada di perusahaan, terutama perusahaan berskala besar, dan kerja para System Administrator tentunya.