SCVMM P2v untuk DC(primary) Guide Part 2… … …

Sekarang saya akan menunjukan Step by step how to move Physical DC(dengan Operations Master)

ke VIrtual Machine dengan menggunakan SCVMM 2008 R2, sukses ^_^, meskipun tidak disarankan

untuk live production.

Sebelum nya saya akan menjelaskan terlebih dahulu apa yg saya pakai dalem test ini, saya memakai

3 buah Notebook ACER 4540, dengan Memori 4Gb Support for Virtualisation(kebetulan notebook laen nya

milik orang filipine, sama2 orang kantor). jadi kita test bareng2 ^_^.

Computer A = Virtual Host(Win 2008 R2 + SCVMM + Hyper  V), VM1(Win 2008 R2 + Exch 2010),

VM2(Win 2008 R2 + ADC)

Computer B = Virtual Host(Win 2008 R2 + Hyper V), VM1(Win 2008 R2 + Exch 2010 ),

VM2 (Win 2008 R2 + OCS 2007 R2)

Computer C = boot A = Windows Server 2008 R2 + DC(with operations Master),  boot B = Windows 7

(DUAL BOOT)

Dan yang saya lakukan adalah saya akan mengconvert Computer C ke Virtual

Step by step nya adalah sebagai berikut.

1. Membuka SCVMM Admin COnsole, kemudian di navigasi sebelah kanan dibawah Actions, click Convert

    Physical server(membuka VMM untuk melakukan P2V, karena p2v hanya bisa dilakukan dengan meng

    gunakan SCVMM 2008

clip_image002[1]

Pada Halaman Select Source, type :

Computer name or IP Address : ocs-server01.universal.com.bn(nama server yang akan di convert)

User name : administrator (admin right untuK SCVMM )

password  : password

Domain or computer name : Universal (nama domain)

Kemudian click Next >

clip_image004[1]

Pada Halaman Virtual Machine Identity, ketik

Virtual Machine name : ocs-server01 (menamakan virtual machine yg baru, bisa menggunakan nama yg beda)

Owner : Universal\administrator (kita menggunakan nama admin untuk SCVMM Account )

clip_image006[1]

Pada halaman System Information, klik Scan System ( ini agar SCVMM agent untuk P2V bisa membaca

semua hardware dan software informasi yg ada di computer tersebut, yg kemudian akan di pakai untuk

perpindahan)

clip_image008[1]

Setelah mendapatkan semua informasi yg ada, seperti Operating system, Hardrive, memory, Processor

dan Network Adapter yg ada, kemudian klik Next >

clip_image010[1]

Pada Halaman Volume Configuration,

Disini saya hanya mengcapture system yg d C Drive, dikarenakan notebook saya cuman ada beberapa

Giga lagi, tidak cukup menampung semua nya, seandainya ada HD yg cukup bisa mencoba untuk

mengCHECK D drive juga, agar bisa mendapatkan dual boot dari Machine tersebut.

clip_image012[1]

Pada halaman Virtual Machine Configuration, pilih

Number of Processor : 1

Memory : 600MB

Kita bisa memilih processor apa yg akan kita gunakan, dan memory yg kira2 bisa mensupport applikasi yg ada

(aplikasi yg saya pindahkan merupakan ADC, tdak memakan memory yg banyak, krn user nya sedikit, jadi saya

pilih 600mb memory), click Next >

clip_image014[1]

Pada halaman Select Host, saya pilih Notebook saya MRBOBS-PC2.universal.com.bn (pilih host yg akan

menjadi target anda, sebaiknya sesuai dengan PRO, karena Recommended berdasarkan Virtual Host

Utilization

clip_image016[1]

Pada Select Path, ketik

Virtual Machine Path : E:\VPC

Masukan drive dan folder dmana kita akan menyimpan Virtual Machine tersebut,

clip_image018[1]

Pada halaman Select Networks, pilih

Network Adapter 1 : External

Network Adapter 2 : External(dmana akan terkoneksi ke NIC PC saya sebagai gateway untuk keluar)

clip_image020[1]

Pada halaman Additional Properties, pilih

Action when physical server starts : Never automatically turn on the virtual machine, dikarenakan ketika

kita sudah memindahkan DC ke Virtual, kita harus mematikan Virtual Host nya, apabila kita tidak mematikan

terlebih dahulu maka akan terjadi konflik SID, Computer name dan replication juga akan terjadi error dalam

Active Directory kita.

Action when physical server stop : Turn Off Virtual Machine, click Next >

clip_image022[1]

Pada halaman Conversion Information, terdapat warning yg menyebutkan tidak disarankan untuk

melakukan P2V pada Domain Controller(With Operations Masters), click Check Again, dan Next >

clip_image024[1]

Pada Summary, kita bisa mengexport skrip yg ada, dan apabila kita ingin menjalankan P2V tanpa

menggunakan GUI kita juga menjalankannya dengan menggunakan Script. kemudian click Create

clip_image026[1]

Pada halaman Jobs kita bisa melihat process perpindahan, d mulai pada 40%, itu lah yg saya lihat pertama x

clip_image028[1]

Setelah selesai, ini memakan waktu sekitar 2jam, dengan kapasitas C drive 20.2 Gb, bisa di pakai

sebagai Referensi ketika kalian juga ingin melakukan P2V, da juga tergantung applikasi yg ada

clip_image030[1]

Ketika selesai jgn di di nyalakan terlebih dahulu sebelum Virtual Host dimatikan.

clip_image032[1]

Demikian Artikel kedua untuk step by step P2V, sudah berhasil memindahkan DC, akan tetapi saya

harus memastikan dengan benar, bahwa semua DC baik dan terkoneksi dengan DC yg laen nya.

 

 

Semoga Bermanfaat. ^_^

Share this post: | | | |
Published Thursday, November 26, 2009 1:24 PM by Bobby Primasta

Comments

No Comments