March 2008 - Posts
Ada beberapa step yang harus diperhatikan, karena ketika pertama kali saya coba tidak bisa berjalan dengan baik.
Sebenarnya untuk migrasi AD dari Window Server 2003 ke Windows Server 2008 tidak begitu sulit,
sama seperti ketika kita memindahkan AD kita dari AD Windows Server 2000 ke AD Windows Server 2003,
dibandingkan ketika kita memindahkan AD dari Windows NT ke Windows Server 2000. Terdapat 2 cara pemindahan :
1. Dengan Migration Tools dari Microsoft(biasa digunakan untuk pemindahan Users dalam domain yang berbeda).
2. Dengan pemindahan Operation Masters(FSMO/Flexibles Single Master of Operator roles) ke Additional Domain Controller.
Disini saya akan menjelaskan tentang Migrasi Windows Server 2003 ke Windows Server 2008 dengan pemindahan FSMO Roles.
Saya akan menjelaskan sedikit apa itu FSMO Roles, itu terbagi menjadi 5 bagian, yaitu :
a. Schema Master yang menyimpan seluruh class dan atribut didalam active directory, terletak pada : start > run, ketik regsvr32 schmmgmt.dll. kemudian start > run, ketik mmc dan enter. klik file > add remove snap-in, klik Active Directory Schema > add.
b. Domain Naming yang menyimpan seluruh penamaan domain dalam AD, terletak pada : start > administrative tool > Active Directory Domains and Trusts. klik kanan pada AD Domains and Trusts, pilih Operations Master
c. PDC Emulator untuk menyimpan user account pertama kali diubah atau terbaru dan untuk sinkronisasi waktu , terletak pada : Start > Administrative tools > Active Directory user and computer, klik kanan pada nama domainnya woodgrovebank.com, klik operations master.
d. Infrastructure Master untuk mendistribusikan perubahan dalam satu domain controller ke DC lain, terletak pada : Start > Administrative tools > Active Directory user and computer, klik kanan pada nama domainnya woodgrovebank.com, klik operations master.
e. RID Master menyimpan ID unique(SID) dari sebuah object(user atau komputer), terletak pada : Start > Administrative tools > Active Directory user and computer, klik kanan pada nama domainnya woodgrovebank.com, klik operations master.
Step by Step Migrasi AD Windows Server 2003 ke Windows Server 2008 :
1. Installasi Windows Server 2008, kemudian Join domain ke Domain Windows Server 2003 yang ada.
start > klik kanan pada computer > properties, klik change settings > change > domain > woodgrovebank.com klik OK.
Masukan username : Administrator dan password : p@ssw0rd(username dan password domain admin), klik OK.
2. Pada Domain Controller Windows Server 2003, lakukan Forest Preparation dengan cara :
a. Masukkan CD Windows Server 2008 pada DC Windows Server 2003 dan jalankan(apabila folder cd nya
ada pada D)
b. Pada command prompt ketik : cd /d d:\sources\adprep, kemudian ketik :
- adprep.exe /forestprep, ketik C + Enter
- adprep.exe /domainprep, tekan Enter
- adprep.exe /domainprep /gpprep, tekan Enter
3. Membuat Windows Server 2008 menjadi Addtional Domain Controller dari DC Windows Server 2003
a. Pada Windows Server 2008, start > run ketik dcpromo enter
- Pada halaman Welcome to AD DS installation, klik Use advanced mode installation, klik Next
- Pada halaman Operating System Compatibility, klik Next
![]()
- Pada halaman Choose a Deployment Configuration, pilih Existing Forest dan Add a domain
controller to an existing domain, klik Next
![]()
- Pada halaman Network Credentials, klik Next
![]()
- Pada halaman Select a Domain, klik Next (pada halaman warning klik Yes)
![]()
- Pada halaman Select a Site, klik Next
- Pada halaman Additional Domain Controller Options, pilih DNS Server dan Global catalog, klik Next
(pada halaman warning klik Yes)
- Pada halaman Install from Media, klik Next
- Pada halaman Source Domain Controller, klik Next
- Pada halaman Location for Database, Log Files, and SYSVOL, klik Next
- Pada halaman Directory Services Restore Mode Administrator Password, ketik P@ssw0rd(terserah
apa aja untuk restore), klik Next
- Pada halaman Summary, klik Next dan pilih Reboot on completion
4. Pindahkan 5 FSMO roles dari Windows Server 2003 ke Windows Server 2008.
- Pada DC Windows Server 2003 pindahkan Schema Master.
start > run, ketik regsvr32 schmmgmt.dll, klik OK. start > run, ketik mmc
Klik File > Add/Remove Snap-in... > Add, pilih Active Directory Schema, klik Add, klik OK
Klik kanan pada Active Directory Schema > Change Domain Controller, pilih Specify Name,
ketik Server-2008.woodgrovebank.com(nama DC 2008)
Klik kanan pada Active Directory Schema > Operations Master, kemudian klik Change
- Pada DC Windows Server 2003 pindahkan Domain Naming.
start > Administrative tools > Active Directory Domains and Trusts > klik kanan pada
Active Directory Domains and Trusts > Connect to Domain Controllers, pilih Server-2008.woodgrovebank.com, klik OK.
klik kanan pada Active Directory Domains and Trusts > Operations Master, kemudian klik Change
- Pada DC Windows Server 2003 pindahkan RID Master,
start > Administrative tools > Active Directory Users and Computer > klik kanan pada
woodgrovebank.com > Connect to Domain Controllers, pilih Server-2008.woodgrovebank.com, klik OK.
klik kanan pada woodgrovebank.com > Operations Master > pilih RID, kemudian klik Change
- Pada DC Windows Server 2003 pindahkan PDC Emulator,
start > Administrative tools > Active Directory Users and Computer > klik kanan pada
woodgrovebank.com > Connect to Domain Controllers, pilih Server-2008.woodgrovebank.com, klik OK.
klik kanan pada woodgrovebank.com > Operations Master > pilih PDC, kemudian klik Change
- Pada DC Windows Server 2003 pindahkan Infrastructure,
start > Administrative tools > Active Directory Users and Computer > klik kanan pada
woodgrovebank.com > Connect to Domain Controllers, pilih Server-2008.woodgrovebank.com, klik OK.
klik kanan pada woodgrovebank.com > Operations Master > pilih Infrastructure, kemudian klik Change
5. Demotion atau hapus Active Directory pada Windows Server 2003, akan tetapi sebaiknya disable saja terlebih dahulu
network card nya dan coba user login untuk menghapus AD pada Windows Server 2003 dengan cara :
- start > run, ketik dcpromo tekan Enter.
Untuk lebih jelasnya, anda bisa mendownload filenya pada : DOWNLOAD
Adapun masalah yang mungkin terjadi ketika Migrasi, bisa anda lihat di blogs ini
SySvol dan Netlogon hilang pada ADC
Semoga membantu.
Terima Kasih.
Bagian ini menurut saya, bagian yang cukup menarik karena kita bisa installasi RODC pada Server Core
dengan requirement Server yang kecil dan kita bisa meremote server core dengan beberapa cara,
remote desktop, windows shell, atau dengan MMC snap-ins
1. Installasi
Read Only Domain Controller(RODC) pada Server Core
a. Kita harus menaikan forest functional level dan domain
functional level ke minimum Windows Server 2003
atau Windows Server 2008
terlebih dahulu, dengan cara (apabila DC yang ada masih dipegang oleh Windows
Server 2003).
untuk menyesuaikan domain controller yang ada. Kemudian menjalankan RODC Preparation.
- Pada Domain Controller klik Start
> Administrative Tools > Active Directory Domains and Trusts
- Klik Kanan pada Active
Directory Domains and Trusts, pilih
Raise Forest Functional Level,
kemudian pilih Windows Server 2003 dan klik OK
- Masukkan CD Windows Server 2008 anda pada Domain
Controller yang sudah ada, kemudian ketik :
Cd
/d d:\sources\adprep, kemudian
Enter. Kemudian ketik : adprep.exe
/forestprep
- Pada Server Core, tekan Ctrl+Alt+delete,
pilih Start Task Manager, klik New Task… ketik notepad
Pada notepad, ketik Script seperti pada gambar dibawah ini :

- Setelah selesai mengisi scriptnya kemudian simpan
filenya pada c:\windows\system32
dengan nama RODCFile.txt, kemudian tutup notepad
- Pada command prompt ketik cd c:\windows\system32 kemudian Enter,
setelah itu kita menginstall Active Directory atau Domain Controller pada Server Core, ketik :
dcpromo /unattend:RODCFile.txt, tekan Enter
- Silahkan menunggu sampai installasi selesai dan Server Core akan Restart secara otomatis
- kemudian anda bisa mengecek kembali pada DC,
klik Start
> Administrative Tools > Active Directory Users and Computers > Domain Controllers
Pastikan bahwa nama dari Server Core anda sudah ada.
2. Remote Management pada Server Core
a. Remote Server Core dengan menggunakan Remote Desktop
- Mengaktifkan Remote Desktop terlebih dahulu, pada
Server Core, ketik :
cscript
c:\Windows\System32\scregedit.wsf /ar 0
- Membuka firewall untuk remote administration agar bisa
di remote melalui komputer lain, ketik :
Netsh
advfirewal firewall set rule group=”remote administration” new enable=yes
- Pada komputer lain klik Start, Klik Run, ketik mstsc dan klik OK
- Ketik nama komputer server core(misalnya
server-core-01.woodgrovebank.com) kemudian klik Connect
- Log in menggunakan account administrator, sehingga
kita mempunyai permission untuk mengatur
Server Core tersebut
b. Remote Server Core dengan menggunakan Windows Remote Shell
- Mengaktifkan Remote Shell nya pada Server Core, ketik :
WinRM
quickconfig, ketik y, kemudian Enter
- Pada komputer lain, kita buka command prompt, kemudian
ketik :
Winrs –r:<nama server core> dir c:\windows
c. Remote Server Core dengan menggunakan MMC Snap-ins
Ini bagian yang menurut saya cukup bagus karena kita
yang terbiasa implementasi atau
menggunakan windows GUI jarang sekali
menggunakan script maka kita bisa melakukan remote
dengan menggunakan MMC snap
in. Terdapat 2 cara remote dengan menggunakan MMC Snap in.
1. Remote Server Core yang merupakan bagian dari
domain(Server Core member domain).
- Membuka firewall untuk remote administration agar bisa
di remote melalui komputer lain, ketik :
Netsh
advfirewal firewall set rule group=”remote administration” new enable=yes
- Pada komputer lain, klik Start, Klik Run, ketik mmc, kemudian klik OK
- Klik File,
Klik Add or Remove Snap-ins pilih computer management, klik Add, pilih Another computer,
ketik server-core-01.woodgrovebank.com, klik Finish
2. Remote Server Core yang bukan merupakan bagian dari
domain(Server Core bukan member domain)
- kita harus membuat log in atau credential untuk bisa
login atau remote ke server core, ketik :
Cmdkey
/add:server-core-01 /user:Administrator
/pass:P@ssw0rd
- Membuka firewall untuk remote administration agar bisa
di remote melalui komputer lain, ketik :
Netsh
advfirewal firewall set rule group=”remote administration” new enable=yes
- Pada komputer lain, klik Start, Klik Run, ketik mmc, kemudian klik OK
- Klik File,
Klik Add or Remove Snap-ins pilih computer management, klik Add, pilih Another computer,
ketik server-core-01.woodgrovebank.com, klik Finish
*Catatan : Untuk lebih lengkap + gambar-gambar yang ada pada server core ini, unattendfile lainnya
anda bisa download filenya dari saya. Bila ada kekurangan atau pertanyaan yang lebih lanjut
mengenai Server Core, anda bisa email saya di bobby_primasta@yahoo.com.
Semoga bisa membantu.
Terima Kasih.
Adapun beberapa Server Core Role dan fitur-fiturnya yang saya sebutkan sebelumnya,
disini saya akan memberikan cara installasi role dan fitur pada Server Core :
*Catatan : untuk Server Role Harus diperhatikan Huruf besar dan keci(case sensitif) tidak boleh ada kesalahan pengetikan.
1. Untuk installasi Server Role :
a. Pengecekan
Server Roles yang sudah terinstall atau belum
- Untuk pengecekan Server role sudah terinstallasi atau
belum, ketik :
oclist
b. Active
Directory Domain Services (AD DS)
- Untuk Installasi AD DS pada Server Core, ketik :
Start
/w ocsetup DirectoryServices-DomainController-ServerFoundation
- Untuk mengkonfigurasi Active
Directory User dan Computer atau yang lainnya,
kita harus menjadikan Server Core
ini menjadi Domain Controller terlebih dahulu,
setelah itu kita bisa
mengkonfigurasi secara remote melalui MMC snap-in.
- Untuk uninstall AD DS pada Server Core, ketik :
Start
/w ocsetup DirectoryServices-DomainController-ServerFoundation /uninstall
c. Active Directory Lightweight Directory Services Role (AD LDS)
- Untuk Installasi AD LDS pada Server Core, ketik :
Start /w ocsetup DirectoryServices-ADAM-ServerCore
- Untuk Uninstall AD LDS pada Server Core, ketik :
Start /w ocsetup DirectoryServices-ADAM-ServerCore /uninstall
d. DNS Server
- Untuk Installasi DNS Server pada Server Core, ketik :
Start /w ocsetup DNS-Server-Core-Role
- Untuk mengkonfigurasi DNS
Server bisa menggunakan dnscmd pada command line
atau secara
remote melalui MMC snap-in.
- Untuk Uninstall DNS Server pada Server Core, ketik :
Start /w ocsetup DNS-Server-Core-Role /uninstall, pilih Yes untuk Restart Server agar
installasi selesai.
e. DHCP
Server
- Untuk Installasi DHCP Server pada Server Core, ketik :
Start /w ocsetup DHCPServerCore
- Untuk mengkonfigurasi DHCP Server bisa menggunakan
netsh pada command line
atau secara remote melalui MMC snap-in
- Apabila kita menginstall DHCP Server pada Active
Directory memberi hak atau authorize terlebih dahulu, ketik :
sc config dhcpserver start= auto
net start dhcpserver
- Untuk UnInstall DHCP Server pada Server Core, ketik :
Start /w ocsetup DHCPServerCore /uninstall, pilih Yes untuk Restart Server agar
installasi selesai
f. File
Service Role
- Untuk
File Replication Service pada Server Core, ketik :
start
/w ocsetup FRS-Infrastructure, pilih Yes untuk
Restart Server agar installasi selesai
- Untuk
Distributed File System service pada Server Core, ketik :
start
/w ocsetup DFSN-Server
- Untuk
Distributed File System Replication pada Server Core, ketik :
start
/w ocsetup DFSR-Infrastructure-ServerEdition
- Untuk
Services for Network File System (NFS) pada Server Core, ketik :
Start
/w ocsetup ServerForNFS-Base
Start
/w ocsetup ClientForNFS-Base
- Untuk
Uninstall File Services setelah role services pada masing, kita ketik
/uninstall :
start
/w ocsetup FRS-Infrastructure /uninstall
g. Print
Services Role
- Untuk Installasi Print Server pada Server Core, ketik :
Start /w ocsetup Printing-ServerCore-Role, pilih Yes untuk Restart Server agar
installasi selesai
- Untuk Line Printer Daemon (LDP) Service pada Server Core, ketik :
Start /w ocsetup Printing-LPDPrintService, pilih Yes untuk Restart Server agar
installasi selesai
- Menambahkan sebuah printer ke dalam print server :
a. Cek atau pastikan nama dari printer dan ip address dari
printer.
b. Cek bahwa print Server bisa mengenal printer dengan
cara ping ip dari printer.
c. Pada komputer lain yang berjalan di System Operasi
Windows Vista dan Windows Server 2008,
buka Print Management Console tambahkan Server Core
didalamnya.
d. Klik kanan pada Drivers,
klik Add Driver, kemudian selesaikan
installasi drivernya.
e. Pada Print Management Console, klik kanan Printers, dan klik Add Printer.
f. Klik Add a
TCP/IP or Web Services printer by IP address or hostname dan kemudian klik Next
g. Masukkan nama dari printer atau ip address nya,
kemudian klik Next, kemudian klik Next lagi.
h. Streaming
Media Services role
- Kita harus mendownload terlebih dahulu Streaming Media
Services Role Installer
dari artikel 934518 pada link http://go.microsoft.com/fwlink/?linkid=88046
- Copy filenya pada Server Core, kemudian jalankan file
tersebut.
- Untuk installasi Media Service Role pada Server Core, ketik :
Start
/w ocsetup MediaServer
- Untuk mengkonfigurasi Streaming Media Services kita
bisa melakukannya
pada komputer lain secara remote dengan menggunakan
MMC snap in.
- Untuk Uninstall Streaming Media Service role pada Server Core, ketik :
Start
/w ocsetup MediaServer /uninstall
i. Internet
Information Services(Web IIS)
- Untuk Installasi IIS Server dengan Component lengkapnya pada Server Core,
ketik :
start
/w pkgmgr
/iu:IIS-WebServerRole;IIS-WebServer;IIS-CommonHttpFeatures;IIS-StaticContent;
IIS-DefaultDocument;IIS-DirectoryBrowsing;IIS-HttpErrors;IIS-HttpRedirect;IIS-ApplicationDevelopment;
IIS-ASP;IIS-CGI;IIS-ISAPIExtensions;IIS-ISAPIFilter;IIS-ServerSideIncludes;IIS-HealthAndDiagnostics;
IIS-HttpLogging;IIS-LoggingLibraries;IIS-RequestMonitor;IIS-HttpTracing;IIS-CustomLogging;
IIS-ODBCLogging;IIS-Security;IIS-BasicAuthentication;IIS-WindowsAuthentication;IIS-DigestAuthentication;
IIS-ClientCertificateMappingAuthentication;IIS-IISCertificateMappingAuthentication;IIS-URLAuthorization;
IIS-RequestFiltering;IIS-IPSecurity;IIS-Performance;IIS-HttpCompressionStatic;IIS-HttpCompressionDynamic;
IIS-WebServerManagementTools;IIS-ManagementScriptingTools;IIS-IIS6ManagementCompatibility;
IIS-Metabase;IIS-WMICompatibility;IIS-LegacyScripts;IIS-FTPPublishingService;IIS-FTPServer;
WAS-WindowsActivationService;WAS-ProcessModel
*Catatan : Untuk installasi perhatikan huruf besar dan kecil dan tidak ada spasi diantaranya.
- Untuk UnInstall IIS Server pada Server Core, ketik :
start
/w pkgmgr /uu:IIS-WebServerRole;WAS-WindowsActivationService;WAS-ProcessModel
2. Untuk installasi Fitur Server :
Untuk installasi Fitur ada yang beberapa fitur yang bergantungan dengan hardware, misalnya failover cluster atau network load balancing, yang memerlukan kesamaan
hardware, pertama Saya akan coba berikan setup untuk yang fitur yang tergantung pada hardware :
a. Failover Cluster
- Untuk Installasi Failover Clustering pada Server Core,
ketik :
Start
/w ocsetup FailoverCluster-Core
b. Network Load Balancing
- Untuk installasi Network Load Balancing pada Server
Core, ketik :
Start
/w ocsetup NetworkLoadBalancingHeadlessServer
c. Multipath IO
- Untuk installasi Multipath IO pada Server Core, ketik :
Start
/w ocsetup MutipathIo
d. Removeable Storage
- Untuk installasi Removeable Storage pada Server Core,
ketik :
Start
/w ocsetup Microsoft-Windows-RemoveableStorageManagementCore
e. Bitlocker Drive Encryption
- Untuk installasi Bitlocker drive encryption pada
Server Core, ketik :
Start
/w ocsetup BitLocker
- Untuk Installasi remote administration tool pada
BitLocker, ketik :
Start
/w ocsetup BitLocker-RemoteAdminTool
Fitur yang tidak tergantung pada hardware :
a. Backup
- Untuk installasi Backup pada Server Core, ketik :
Start
/w ocsetup WindowsServerBackup
b. Simple Network Management Protocol (SNMP)
- Untuk installasi SNMP pada Server Core, ketik :
Start
/w ocsetup SNMP-SC
c. Windows Internet Name Service(WINS)
- Untuk installasi WINS pada Server Core, ketik :
Start
/w ocsetup WINS-SC
d. Telnet Client
- Untuk installasi Telnet Client pada Server Core, ketik :
Start
/w ocsetup TelnetClient
e. Subsystem For Unix-based applications
- Untuk installasi Unix based applications pada Server
Core, ketik :
Start
/w ocsetup SUACore
Server core adalah bagian dari windows server 2008 yang berupa CMD line saja, yang tidak terdapat GUI, yang ada hanya Regedit dan notepad(untuk membuat script) saja.
Adapun beberapa keuntungan dari memakai Server core ini, yaitu dari segi hardware requirement tentu lebih kecil dibandingkan dengan Full Installation, pada server core kita hanya memerlukan hardisk 2Gb untuk installasi dan untuk memory kita hanya membutukan 512Mb(untuk Full Installation hardisk minimum 6Gb dan Memory 1Gb) dan dengan keterbatasan roles yang diinstall pada server core ini, maka maintenance / pemeliharaan dan pengaturan(manage) yang dilakukan pada server lebih sedikit dibandingkan dengan full installation.
Dan dengan Server Core ini kita bisa melakukan installasi beberapa Server Roles :
1. Active Directory Domain Services (AD DS) (MMC(Microsoft Management Console) Snap in untuk Active Directory User & Computer, AD Domain & Trust, AD Site & Services)
2. Active Directory Lightweight Directory Services (AD LDS) (Fungsinya seperti ADAM(AD Application Mode) pada windows server 2003 yaitu untuk mengambil atau mengenali direktory(user) yang ada pada AD tanpa bisa mengubahnya)
3. DHCP(Dynamic Host Configuration Protocol) Server (fungsinya untuk memberikan IP address kepada DHCP client/ komputer client agar bisa mendapatkan hak akses dalam jaringan)
4. DNS(Domain Name System) Server (system penamaan domain)
5. File Services (untuk pengaturan file)
6. Print Services (untuk pengaturan printer)
7. Streaming Media Services (untuk mengatur upload video dan media besar lainnya)
8. IIS(Internet Information System) Server (untuk hosting web server, pada server core ada keterbatasan pada IIS nya tidak bisa ASP.NET)
Untuk Installasi Server Core pada Windows Server 2008 tidak begitu sulit, karena pada saat menginstall
kita tinggal memilih Server Core Installation. Seperti pada Gambar di bawah ini.

Adapun beberapa setup atau script sederhana yang ada pada Server Core.
1. Mengubah nama komputer
netdom renamecomputer <nama komputer sekarang> /NewName:<nama komputer baru>
contoh : netdom renamecomputer komputerlama /NewName:komputerbaru setelah mengganti nama,
sebaiknya kita restart komputer agar terjadi perubahan, dengan command Shutdown /r /t 0
2. Mengisi IP Address static pada Server Core
netsh interface ipv4 set address name="<ID>" source=static
address=<StaticIP>
mask=<SubnetMask>
gateway=<DefaultGateway>
Ket : untuk ID = kita bisa cek dengan command netsh interface ipv4 show interfaces,
StaticIP tinggal, SubnetMask dan DefaultGateway tinggal kita masukkan sesuai dengan jaringan kita.
contoh : netsh interface ipv4 set address name=2 source=static
address=192.168.1.10
mask=255.255.255.0
gateway=192.168.1.1
3. Mengisi IP DNS Server pada Server Core
netsh interface ipv4 add dnsserver name="<ID>"
address=<DNSIP>index=1
untuk ID sama seperti yang diatas sedangkan DNSIP menunjuk pada DNS Server yang ada,
index terdapat index 1 dan index 2 seperti pada waktu kita masukkan DNS pada network interface kita.
contohnya : netsh interface ipv4 add dnsserver name=2
address=192.168.1.1 index=1 atau
netsh interface ipv4 add dnsserver "Local Area Connection" address=192.168.1.1 index=1
4. Mengembalikan ke DHCP untuk IP Address dan IP DNS Server nya
netsh interface ipv4 set address name="<ID>" source=dhcp
contohnya : netsh interface ipv4 set address name=2 source=dhcp
5. Join Domain pada Server Core
netdom join <ComputerName>
/domain:<DomainName> /userd:<UserName>
/passwordd:*
contohnya : netdom join server-core /domain:contoso.com /userd:Administrator
/passwordd:*
kemudian ketik password administratornya.
Terima Kasih Untuk perhatiannya.Untuk Part 2 saya akan coba memasukkan installasi Roles server pada Server Core. di part 3 saya akan coba membuat Installasi Active Directory dan RODC dengan script yang saya buat pada server core dan membuat server(open firewall MMC) agar bisa diremote melalui server lainnya atau melalui PC client(windows xp) dengan MMC(Microsoft Management Console), agar kita tidak terlalu pusing ketemunya dengan script2 trusss, khan perlu GUI juga gitu lowww.... pE4ceee .... ^_^
Hi all,
Nama saya Bobby, saya bekerja sebagai System Engineer and IT Trainer di salah satu perusahaan IT Services di Indonesia.Sebagian teman-teman yang disini (wss-id) ini sudah saya kenal, terutama Bos Narendra dan Om Raymond yang jago-jago exchange server 2007 dan windows server 2008. disini saya akan coba bagi-bagi resource yang saya ada untuk teman-teman IT Pro semua... saya berencana akan membantu membuat setup melalui video maupun tutorial singkat mengenai windows server 2008 khususnya dan untuk troubleshootingnya juga akan saya bagikan apabila saya sudah dapat cara menyelesaikannya. Harapan saya semoga bisa membantu yang lain dan disini kita bisa membuat web komunitas yang besar seperti exchange.org atau isa.org yang berisi orang-orang yang sangat jago troubleshootingnya dan teorinya dan sering kali sangat membantu saya ketika mengerjakan project microsoft saya di customer...
Terima Kasih untuk perhatiannya...