bobby iskandar zulkarnain

No measurement can be performed until something is observed

News



Locations of visitors to this page

Catatan Penting Active Directory Recycle Bin Windows Server 2012

Rekans,

Sekedar membuat beberapa catatan penting dalam Active Directory Recycle Bin Windows Server 2012, yang antara lain:

  • Tidak dapat di-disable ketika telah di-enable

clip_image002

clip_image004

  • Sekarang memiliki user interface untuk memudahkan restorasi objek
  • Di-enable dan diakses melalui Active Directory Administration Center

clip_image006

clip_image008

  • Tidak dapat merestorasi sub-trees dari objek dalam satu aksi (single operation)
  • Memerlukan forest level setidaknya minimal Windows Server 2008 R2

clip_image010

  • Memerlukan priviledge Enterprise Admins
  • Jelas menambah ukuran dari database Active Directory
  • Objek akan tetap disimpan dalam recycle bin untuk suatu periode waktu tertentu sesuai konfigurasinya, dan secara default selama 180 hari
  • Objek yang dihapus (Deleted objects) dapat dilihat dalam konsol Active Directory Administrative Center
  • Objek dapat direstore dengan cara memilihnya dan kemudian lakukan aksi Restore

Ada yang mau menambahkan? Semoga info ini bermanfaat…..

Share this post: | | | |
Windows Server 2012-Seputaran Removing dan Restoring Graphical Interface

Rekans,

Sekedar membuat beberapa catatatan penting seputaran penambahan atau penghilangan graphical interface di Windows Server 2012 :

  • Keuntungan dari Penggunaan Server Core :
    • Mereduksi kebutuhan update, jelas jika kita hanya menggunakan Server Core, kebutuhan update-nya akan lebih sedikit jika dibandingkan yang menggunakan GUI.
    • Mereduksi hardware footprint. Apa itu hardware footprint? Bisa dilihat di sini http://whatis.techtarget.com/definition/footprint

 

  • Graphical shell itu merupakan feature. Jadi kita dapat aktifkan atau dinon-aktifkan.
  • Server Core Installation memiliki pilihan (option) sebagai berikut:
    • Server Core. Pilihan ini merupakan standard deployment dari Server Core. Dengan pilihan ini kita dapat mengkonversikan ke full version dari Windows Server 2012.
    • Server Core with Management. Pilihan ini pada dasarnya sama dengan instalasi Windows Server 2012 dengan komponen grafis, hanya saja komponen grafisnya tidak ter-install.

Demikianlah info kecil ini semoga bermanfaat….

Share this post: | | | |
Windows Powershell - Mengidentifikasi Network Adapter

Rekan-rekan,

Kita dapat menggunakan cmdlet Get-NetAdapter untuk memperoleh informasi nama, interface description, index number, dan status dari semua network adapter yang terdapat pada suatu sistem. Berikut contoh tampilan yang default tentang perintah tersebut.

clip_image002

Ok, kita bisa tambahkan lagi network adapter lain pada setingan di Hyper-V:

clip_image004

clip_image006

Sehingga telah terdapat dua network adapter seperti pada gambar berikut:

clip_image008

Kita jalankan kembali VM komputer tsb.

clip_image010

Kemudian logon kembali sebagai administrator.

Dan kita jalankan kembali perintah Get-NetAdapter, maka akan muncul dua network adapter seperti pada gambar berikut ini:

clip_image012

Coba perhatikan pada hasil di atas, terdapat kolom interface index, dimana masing-masing network adapter Ethernet 3 dan Ethernet 2 adalah 21 dan 14. Jika kita ingin mendapatkan informasi lebih detail per network adapter, kita bisa gunakan perintah Get-NetIPAddress | Where Interfaceindex -eq <ifIndex> | format-list *

Sebagai contoh, jika kita ingin melihat semua properti dari port interface tertentu, misalkan untuk network adapter Ethernet 3 yang memiliki interface index 21:

clip_image014

Jika kita ingin mengganti nama network adapter kita bisa menggunakan perintah Rename-NetAdapter -Name "Nama_Lama" Nama_Baru

Contohnya: Rename-NetAdapter -Name "Ethernet 2" PublicNetwork

clip_image016

Nama baru untuk network adapter adalah PublicNetwork.

Saya cukupkan dulu tulisan sederhana ini, semoga bermanfaat…

Share this post: | | | |
Mengganti Nama Komputer Menggunakan Powershell

Rekans,

Saat Menggunakan reference image untuk kebutuhan testing atau eksplorasi, terutama pada saat kita menggunakan Hyper V, kemudian menjalankan image VM tertentu misalkan Windows Server 2012.

clip_image002

Kebutuhan pertama umumnya adalah merubah nama komputer virtual (juga physical), dan salah satu caranya adalah dengan menggunakan Powershell.

clip_image004

Ok, cek dulu nama host saat ini.

clip_image006

Atau tetap ingin memeriksa Computer Name-nya juga? Gunakan Get-WmiObject Win32_ComputerSystem. Kita dapat menggunakan Get-WMI untuk memperoleh nilai dari Win32_ComputerSystem. Dari perintah ini kita peroleh nama komputer saat ini.

clip_image008

Kita lanjutkan dengan membuat parameter baru, katakanlah $Nama, dengan menggunakan perintah Read-Host dan lanjutkan dengan kalimat yang akan mem-prompt kita untuk nama komputer yang diinginkan, seperti pada gambar berikut:

clip_image010

Kita lanjutkan dengan membuat parameter baru, misalkan $NamaKomputer, dimana parameter ini berisi nilai dari Win32_ComputerSystem.

clip_image012

Setelah itu kita dapat menggunakan method Rename, kita panggil method ini pada parameter $NamaKomputer dengan kita isikan nilai $Nama.

clip_image014

Kemudian gunakan perintah restart-computer dan lihat hasilnya:

clip_image016

 

Bagaimana dengan Powershell 3.0 di Windows Server 2012? Cukup dengan mengetikkan Powershell berikut:

Rename-Computer Nama_Komputer_Yang_Diinginkan

Kemudian dilanjutkan dengan perintah restart:

Restart-Computer

Kita dengan mudah dapat langsung mengganti nama komputer.

Semoga dapat bermanfaat….

Share this post: | | | |
Group Policy Object Windows Server 2012 - Pendeteksian Block Policy Inheritance

Jika kita memiliki child OU dimana pada parent OU-nya memiliki policy, maka secara default policy tersebut akan diwarisi ke semua child OU yang ada. Pada gambar terlihat pada Group Policy Management, pada tab Group Policy Inheritance, child OU IT Operations sebagai child OU dari parent OU IT Headquarter, mewarisi dua policy: Default Domain Policy dan Headquarter Policy.

clip_image002

Jika kita lakukan pemblokkan pewarisan policy dari parent OU-nya, kita cukup lakukan klik-kanan pada child OU IT Operations dan pilih Block Inherintance.

clip_image004

Terlihat tanda seru (!) pada child OU IT Operations yang menandakan terdapat block policy inheritance, dan juga pada tab Group Policy Inheritance, kosong tanpa policy satupun.

clip_image006

Enforcement policy dari level parent OU ke child tetap dapat dilakukan.

clip_image008

Hasil enforcement policy dilihat dari sisi child OU dalam kasus ini seperti pada gambar berikut. Policy dari level parent yang dilakukan enforcement akan memiliki tanda gembok.

clip_image010

 

Semoga info ini dapat bermanfaat… :-)

Share this post: | | | |
Group Policy Object Windows Server 2012 - Group Policy Update Secara Remote

Fitur ini dapat digunakan untuk mempercepat proses update perubahan policy secara remote untuk setiap objek komputer yang berada pada suatu OU. Sebelum ada fitur ini, proses tersebut harus dilakukan pada tiap komputer dengan menjalankan perintah gpupdate /force, atau menunggu hingga interval update policy tercapai/terlewati.

clip_image002

Semoga info ini bermanfaat….

Share this post: | | | |
Group Policy Object Windows Server 2012- Detect Now button

Salah satu dari atribut baru yang terdapat pada Group Policy Windows Server 2012 adalah tombol Detect Now. Dengan tombol ini, pada administrator dapat dengan mudah memeriksa atau mentrouble-shoot masalah yang terkait dengan replikasi SYSVOL.

clip_image002

Tombol ini terdapat pada konsol Group Policy Management, pada bagian bawah Domains, pada nama_domain, dibagian Status.

Sekilas info ini mudah2an bermanfaat…

Share this post: | | | |
Free Ebook : Mengenal Windows Server 2012 Jilid 1

Rekan-rekan, terdapat satu ebook gratis Mengenal Windows Server 2012 Jilid 1. Bagi yang berminat silakan klik tautan berikut untuk dapat mengunduhnya : http://wss-id.org/files/folders/bobby_iskandar/entry41443.aspx

image

Terimakasih untuk Aris Lesmana yang telah mendesain cover ebook ini.

Semoga ebook ini dapat bermanfaat…..

Share this post: | | | |
Windows Server 8 : Kerberos Armoring untuk Domain Controller untuk dukungan Dynamic Access Control

Dalam mengkonfigurasi Dynamic Access Control dalam Windows Server 8, salah satu tahapan penting adalah memastikan bahwa tiket Kerberos berisi informasi klaim yang diperlukan yang nantinya dievaluasi oleh file server. Caranya dengan mengaktifkan dukungan domain controller untuk dynamic access control, dengan melakukan editing group policy object (Default) domain controller policy, pada bagian Computer Configuration/Policies/Administrative Templates/System/KDC

clip_image002

clip_image004

Setelah selesai diaktifkan, jalankan gpupdate/force dari Windows Powershell.

Semoga bermanfaat….. Smile

Share this post: | | | |
The User Principal Name , Kerberos TGT and the Kerberos Service Tickets

Dalam Active Directory, tiap user account memiliki dua tipe password logon credential yang data digunakan untuk autentikasi.

Yang pertama adalah “pre –Windows 2000 User Logon Name” yang biasa kita kenal sebagai sAMAccountName dan yang kedua adalah “User Logon Name” atau yang biasa kita kenal sebagai userPrincipalName. Contoh dari bentuk yang pertama misalkan “student01” dan bentuk yang kedua misalkan “student01@wirecat.com”.

Bentuk dari User Principal Name akan saya lebih paparkan disini.

UPN merupakan bentuk dari user account name yang mirip dengan nama email yang dapat digunakan untuk logon ke domain AD. UPN akan selalu unique di dalam forest Active Directory.

Buka Command Prompt dengan menggunakan eskalasi sbg Administrator:

clip_image001

Untuk menampilkan sAMAccountName, kita ketikkan perintah seperti pada gambar berikut:

clip_image003

Untuk menampilkan UserPrincipalName, kita ketikkan perintah seperti pada gambar berikut:

clip_image005

UPN selalu terasosiasi dengan user account dan selalu dapat ditampilkan dalam Kerberos TGT dan Kerberos Service Tickets, jika kita lakukan query seperti pada gambar berikut secara berturut-turut.

clip_image007

clip_image009

Demikianlah sekedar informasi cara menampilkan UPN dalam Kerberos TGT dan Kerberos Service Tickets, semoga bermanfaat….

Share this post: | | | |
Windows Server 8 Dev Preview: NIC Teaming

NIC Teaming: fitur ini salah satu yang didambakan di datacentre: kemampuan untuk menggabungkan sejumlah network adapter untuk melipatgandakan bandwidth dan menyediakan failover. Pada versi Windows sebelumnya, system administrator harus menggunakan vendor pihak ketiga untuk penyediaan fitur teaming ini. Microsoft menawarkan in-the-box NIC teaming hingga 32 kartu jaringan (secara teoretis) dengan tanpa kebergantungan pada tipe kartu jaringan yang dipasang.

Berikut langkah-langkah yang diperlukan untuk mengkonfigurasi teaming di Windows Server 8.

Pada Server Manager, pada halaman ALL SERVERS, klik-kanan pada server yang ingin dikonfigurasi (dalam contoh berikut adalah Server DCS01), kemudian pilih Configure NIC Teaming.

clip_image002

Sesaat kemudian akan muncul kotak dialog untuk nama server tersebut, secara default akan terisi sesuai dengan nama server yang ingin dikonfigurasi, dan proses konfigurasi teaming dapat melibatkan lebih dari satu server. Klik OK.

clip_image003

Kemudian pada window NIC Teaming, kita pastikan pada bagian Network Adapters, semua kartu jaringan yang akan dikonfigurasi untuk teaming terdeteksi, setelah itu pada bagian TEAMS, klik TASKS kemudian pilih New Team.

clip_image005

Kemudian pada kotak dialog Add Team, pada bagian General Team Option, isikan nama untuk Team Name, dan jangan lupa memberikan tanda cek/centang pada kartu jaringan, kemudian klik Apply dan OK.

clip_image007

Kembali pada window NIC Teaming, pastikan pada bagian TEAMS, Status:OK

clip_image009

Pastikan juga pada bagian Team Interfaces, pada bagian State: Connected.

clip_image011

Setelah semuanya selesai, kita berikan alamat IP ke kartu jaringan hasil teaming ini.

clip_image013

Semoga bermanfaat….

Share this post: | | | |
Posted: Mar 04 2012, 11:37 PM by bobby | with no comments
Filed under:
Windows Server 8 Developer Preview : Active Directory Recycle Bin

Active Directory Recycle Bin pertama kali diperkenalkan pada Windows Server 2008 R2. Fitur ini dapat dipakai untuk merestorasi objek yang terhapus tetapi dilakukan dengan cara yang tidak mudah untuk dapat merestorasi objek Active Directory secara lengkap dengan seluruh atributnya secara utuh.

Active Directory Recycle Bin juga harus diaktifkan terlebih dahulu dengan menggunakan Powershell dan untuk merestorasinya pun hanya dapat dilakukan dengan Powershell.

Pada Windows Server 8, fitur ini disempurnakan dimana kita dapat mengaktifkannya melalui Active Directory Administrative Center (ADAC) kemudian langsung dapat kita gunakan untuk merestorasi objek Active Directory secara mudah melalui GUI yang jelas memudahkan para Administrator yang belum memahami Powershell.

Kita dapat melihat penyempurnaan dari Active Directory Recycle Bin yang ada pada Windows Server 8. Kembali lakukan klik Start, kemudian pada Metro UI, pilih Active Directory Administration Center.

clip_image002[4]

clip_image004[4]

Secara default, Active Directory Administration Center akan menampilkan bagian dari halaman Overview-nya, kita pilih halaman nama domain (local), dalam hal ini kita pilih wirecat.com(local) seperti tampak pada gambar berikut ini.

clip_image006[4]

Kemudian pada halaman wirecat(local), pada bagian Tasks, terlihat pilihan untuk mengaktifkan Active Directory Recycle Bin dengan cukup klik Enable Recycle Bin…

clip_image008[4]

Kemudian akan muncul kotak dialog konfirmasi pengaktifan Recycle Bin, klik OK.

clip_image010[4]

Kemudian klik OK kembali untuk penawaran melakukan refreshing Active Directory Administrative Center seperti pada gambar berikut ini.

clip_image012[4]

Tampilan Active Directory Administrative Center setelah direfresh seperti pada gambar berikut, perhatikan pada bagian Enable Recycle Bin…. dibagian Task telah berwarna abu-abu:

clip_image014[4]

 

Semoga bermanfaat…

Share this post: | | | |
Microsoft Technology Update 4.0 @Politeknik Pos Indonesia

Rekans, pada tanggal 14 Januari 2012 lalu bertempat di Auditorium Kampus Politeknik Pos Indonesia, Bandung, Jawa Barat, saya berkesempatan untuk memberikan materi tentang Windows Server 2008 R2 Security di acara Microsoft Technology Update 4.0. Acara tersebut merupakan acara rutin tahunan bagi Kampus Politeknik Pos Indonesia dan acara tersebut yang ke-empat-kali-nya dilaksanakan berkat kerjasama dengan Microsoft User Group Indonesia Chapter Bandung (MUGI Bandung).

IMG_7870

Acara yang berlangsung sejak pagi hari, sekitar jam 9.00 WIB, dan berakhir sekitar jam 15.00 WIB ini dihadiri oleh sekitar 70 orang peserta seminar.

IMG_7861

IMG_7874

IMG_7877

Terimakasih banyak saya ucapkan pada Ariyo Jatmiko, Luki Ishwara (Ketua MUGI Chapter Bandung), Billy, Puja Pramudya, dan M Reza Faisal, Novan (ketua himpunan serta rekan-rekan di Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika Politeknik Pos Indonesia), serta segenap civitas akademika Politeknik Pos Indonesia yang turut berperan aktif dalam mensukseskan acara ini.

Share this post: | | | |
Lync 2010: Instalasi Komponen Selalu Gagal Pada Sistem Operasi Windows Server 2008 R2 SP1

Rekan-rekan, sekedar berbagi pengalaman saja, terdapat hal yang menarik saat menjalankan Setup or Remove Lync Server Components (step 2 pada tahapan instalasi Lync Server 2010), yaitu mengalami kegagalan.

clip_image002

Tanda kegagalan bisa terlihat pada bagian gambar berikut ini, pada bagian teks: Prerequisite installation failed: Wmf2008R2

clip_image004

Kegagalan ini selalu berulang walau server tersebut telah di-restart.

Setelah mencari-cari, saya menemukan solusi permasalahan ini di http://support.microsoft.com/kb/2522454

Namun terdapat beberapa sumber yang menyatakan cukup dengan menambahkan fitur Desktop Experience pada server Lync, maka kita dapat dengan sukses melanjutkan proses instalasi komponen tadi. Cara ini sangat “tricky” dan bukan solusi yang standar, walau saya juga mencobanya dan berhasil mengatasi masalah di atas, buktinya dapat dilihat pada gambar berikut pada bagian yang saya beri kotak merah.

clip_image006

Saran saya : tetaplah menggunakan solusi standar yang resmi dipublikasikan oleh pihak Microsoft…. Smile

Share this post: | | | |
Posted: Sep 12 2011, 11:10 PM by bobby | with no comments
Filed under:
Lync 2010: Proses Pembentukan RTC SQLExpress Named Instance

Pada tahapan instalasi Server Preparation, salah satu bagian dari tahapan ini adalah instalasi SQL 2008 Native Client dan SQL Server 2008 Express, dan dilanjutkan dengan mengkonfigurasi firewall exceptions untuk SQL. Hasil dari tahapan ini akan membentuk SQL Express named instance, yang bernama RTC. Instance ini akan menjadi lokasi default untuk Central Management Store dimana Lync menyimpan sebagian besar data konfigurasi global (forest-wide).

Mulai dari menu Deployment Wizard kemudian pilih Prepare first Standard Edition server.

clip_image002

Proses bentukan instance baru tersebut dapat dilihat pada bagian yang saya beri warna merah di bawah ini:

> BootstrapperLogging status to: C:\Users\administrator.WIRECAT\AppData\Local\Temp\BootstrapSqlExpress-[2011_09_12][19_30_21].html

Checking prerequisites for bootstrapper...

Checking prerequisite WMIEnabled...prerequisite satisfied.

Checking prerequisite NoBootstrapperOnBranchOfficeAppliance...prerequisite satisfied.

Checking prerequisite SupportedOS...prerequisite satisfied.

Checking prerequisite NoOtherVersionInstalled...prerequisite satisfied.

Caching file setup\OcsCore.msi

Caching file setup\Server.msi

Caching file setup\OcsMcu.msi

Caching file setup\ArchService.msi

Caching file setup\CAA.msi

Caching file setup\CAS.msi

Caching file setup\Rgs.msi

Caching file setup\CPS.msi

Caching file setup\PDP.msi

Caching file setup\MgmtServer.msi

Caching file setup\MediationServer.msi

Caching file setup\Ats.msi

Caching file setup\MonitoringServer.msi

Caching file setup\AppServer.msi

Caching file setup\DataMcu.msi

Caching file setup\WebComponents.msi

Caching file setup\ReachFonts.msi

Caching file setup\AdminTools.msi

Caching file vcredist_x64.exeCaching file SQLEXPR_x64.exeCaching file sqlncli.msi

Caching file SQLServer2005_BC.msi

Caching file Setup\UcmaRuntime.msi

Caching file rewrite_2.0_rtw_x64.msi

Caching file Setup\ucmaworkflowruntime.msi

Caching file Setup\speech\SpeechPlatformRuntime.msi

Caching file Setup\speech\ca-ES\MSSpeech_SR_ca-ES_TELE.msi

Caching file Setup\speech\ca-ES\MSSpeech_TTS_ca-ES_Herena.msi

Caching file Setup\speech\da-DK\MSSpeech_SR_da-DK_TELE.msi

Caching file Setup\speech\da-DK\MSSpeech_TTS_da-DK_Helle.msi

Caching file Setup\speech\de-DE\MSSpeech_SR_de-DE_TELE.msi

Caching file Setup\speech\de-DE\MSSpeech_TTS_de-DE_Hedda.msi

Caching file Setup\speech\en-AU\MSSpeech_SR_en-AU_TELE.msi

Caching file Setup\speech\en-AU\MSSpeech_TTS_en-AU_Hayley.msi

Caching file Setup\speech\en-CA\MSSpeech_SR_en-CA_TELE.msi

Caching file Setup\speech\en-CA\MSSpeech_TTS_en-CA_Heather.msi

Caching file Setup\speech\en-GB\MSSpeech_SR_en-GB_TELE.msi

Caching file Setup\speech\en-GB\MSSpeech_TTS_en-GB_Hazel.msi

Caching file Setup\speech\en-IN\MSSpeech_SR_en-IN_TELE.msi

Caching file Setup\speech\en-IN\MSSpeech_TTS_en-IN_Heera.msi

Caching file Setup\speech\en-US\MSSpeech_SR_en-US_TELE.msi

Caching file Setup\speech\en-US\MSSpeech_TTS_en-US_Helen.msi

Caching file Setup\speech\es-ES\MSSpeech_SR_es-ES_TELE.msi

Caching file Setup\speech\es-ES\MSSpeech_TTS_es-ES_Helena.msi

Caching file Setup\speech\es-MX\MSSpeech_SR_es-MX_TELE.msi

Caching file Setup\speech\es-MX\MSSpeech_TTS_es-MX_Hilda.msi

Caching file Setup\speech\fi-FI\MSSpeech_SR_fi-FI_TELE.msi

Caching file Setup\speech\fi-FI\MSSpeech_TTS_fi-FI_Heidi.msi

Caching file Setup\speech\fr-CA\MSSpeech_SR_fr-CA_TELE.msi

Caching file Setup\speech\fr-CA\MSSpeech_TTS_fr-CA_Harmonie.msi

Caching file Setup\speech\fr-FR\MSSpeech_SR_fr-FR_TELE.msi

Caching file Setup\speech\fr-FR\MSSpeech_TTS_fr-FR_Hortense.msi

Caching file Setup\speech\it-IT\MSSpeech_SR_it-IT_TELE.msi

Caching file Setup\speech\it-IT\MSSpeech_TTS_it-IT_Lucia.msi

Caching file Setup\speech\ja-JP\MSSpeech_SR_ja-JP_TELE.msi

Caching file Setup\speech\ja-JP\MSSpeech_TTS_ja-JP_Haruka.msi

Caching file Setup\speech\ko-KR\MSSpeech_SR_ko-KR_TELE.msi

Caching file Setup\speech\ko-KR\MSSpeech_TTS_ko-KR_Heami.msi

Caching file Setup\speech\nb-NO\MSSpeech_SR_nb-NO_TELE.msi

Caching file Setup\speech\nb-NO\MSSpeech_TTS_nb-NO_Hulda.msi

Caching file Setup\speech\nl-NL\MSSpeech_SR_nl-NL_TELE.msi

Caching file Setup\speech\nl-NL\MSSpeech_TTS_nl-NL_Hanna.msi

Caching file Setup\speech\pl-PL\MSSpeech_SR_pl-PL_TELE.msi

Caching file Setup\speech\pl-PL\MSSpeech_TTS_pl-PL_Paulina.msi

Caching file Setup\speech\pt-BR\MSSpeech_SR_pt-BR_TELE.msi

Caching file Setup\speech\pt-BR\MSSpeech_TTS_pt-BR_Heloisa.msi

Caching file Setup\speech\pt-PT\MSSpeech_SR_pt-PT_TELE.msi

Caching file Setup\speech\pt-PT\MSSpeech_TTS_pt-PT_Helia.msi

Caching file Setup\speech\ru-RU\MSSpeech_SR_ru-RU_TELE.msi

Caching file Setup\speech\ru-RU\MSSpeech_TTS_ru-RU_Elena.msi

Caching file Setup\speech\sv-SE\MSSpeech_SR_sv-SE_TELE.msi

Caching file Setup\speech\sv-SE\MSSpeech_TTS_sv-SE_Hedvig.msi

Caching file Setup\speech\zh-CN\MSSpeech_SR_zh-CN_TELE.msi

Caching file Setup\speech\zh-CN\MSSpeech_TTS_zh-CN_HuiHui.msi

Caching file Setup\speech\zh-HK\MSSpeech_SR_zh-HK_TELE.msi

Caching file Setup\speech\zh-HK\MSSpeech_TTS_zh-HK_HunYee.msi

Caching file Setup\speech\zh-TW\MSSpeech_SR_zh-TW_TELE.msi

Caching file Setup\speech\zh-TW\MSSpeech_TTS_zh-TW_HanHan.msi

Caching file vj2se_x64.exeChecking prerequisites for roles...

Checking prerequisite WMIEnabled...prerequisite satisfied.

Checking prerequisite NoOtherVersionInstalled...prerequisite satisfied.

Checking prerequisite SupportedOS...prerequisite satisfied.

Checking prerequisite PowerShell2...prerequisite satisfied.

Checking prerequisite VCredist...prerequisite satisfied.

Checking prerequisite SqlNativeClient...installing...success

Checking prerequisite SqlBackcompat...prerequisite satisfied.

Checking prerequisite UcmaRedist...prerequisite satisfied.

Checking prerequisite SqlExpressRtc...installing...success

> Creating firewall exception for SQL instancenetsh advfirewall firewall add rule name="OCS SQL RTC Access" dir=in action=allow program="c:\Program Files\Microsoft SQL Server\MSSQL10.RTC\MSSQL\Binn\sqlservr.exe" enable=yes profile=anyOk.

> Creating firewall exception for SQL Browser

 

Kita tentu saja dengan mudah dapat memeriksa hasilnya, pada Control Panel, pada bagian Programs and Features dapat kita lihat seluruh komponen yang baru saja terinstal.

clip_image004

Kita juga dapat memunculkan SQL Server Configuration Manager untuk memeriksa local SQL services terinstal dengan benar dan berjalan.

clip_image006

Instance baru dari SQL Server Express yang terinstal memiliki file-file database default yang dapat kita temukan pada lokasi berikut:

clip_image008

Demikian semoga bermanfaat….Smile

Share this post: | | | |
Posted: Sep 12 2011, 08:53 PM by bobby | with no comments
Filed under:
More Posts Next page »