Managing Network Bandwidth Using Windows Quality of Service (QOS)
Rekan-rekan, pada artikel berikut saya mencoba untuk menuliskan kembali tentang bagaimana pemanfaatan Windows Quality of Service dalam mengidentifikasi seberapa banyak bandwidth yang dikonsumsi oleh suatu NetBIOS Client ketika melakukan transfer file. Kemudian dibahas juga tentang penggunaan Windows Vista™ QoS Policy Wizard untuk membuat suatu policy untuk membatasi jumlah bandwidth yang digunakan client ketika melakukan uploading ke file server.
Tentu kita mengaitkan policy ini ke suatu Active Directory organizational unit yang berisi client computer account tersbut. Kita kemudian menjalankan pengujian upload data lagi dan melihat hasil dari penerapan policy tersebut ke client NetBIOS yang melakukan transfer file.
Artikel ini juga saya telah sediakan dalam bentuk hands-on lab berupa file pdf, dan dapat diunduh langsung ke sini.
Persyaratan hardware dan software
Dalam pembahasan berikut, saya menggunakan:
- Satu komputer running Windows Server 2008 standar edition/enterprise edition (x86 atau x64), berperan sebagai domain controller sekaligus DNS Server dari domain wirecat.com, dengan nama komputer DC01, dengan IP Address: 192.168.100.1/24
- Satu komputer running Windows Vista Ultimate, menjadi workstation dari domain wirecat.com, memiliki IP Address 192.168.100.2/24.
Kedua komputer tersebut bisa saja dalam bentuk virtual PC.
Membuat Custom Administrative Tool untuk me-monitor efek dari QoS
Kita awali dengan membuat suatu custom MMC console yang berisi sejumlah network monitoring tools. Kita kemudian menambahkan snap-in baru, yaitu Reliability and Performance monitoring snap-in. Kita kemudian menggunakan tool ini untuk memonitor total bytes/sec yang dikirimkan antara DC01 dan Vista01 baik sebelum maupun setelah policy untuk QoS diterapkan.
Jalankan perintah berikut dari DC01 sebagai Administrator.
1. Gunakan komputer DC01.
2. Klik Start, pada kotak Start Search, ketikkan MMC dan kemudian tekan ENTER.
3. Pada menu File, klik Add/Remove Snap-in.
4. Pada Add or Remove Snap-ins, pada Available snap-ins list, klik Reliability and Performance Monitor, klik Add, dan kemudian klik OK.

5. Pada Console1 – [Console Root], buka Reliability and Performance (Local), buka Monitoring Tools, dan kemudian klik Performance Monitor.

6. Pada panel contents, klik-kanan area grafik putih, dan kemudian klik Add Counters.

7. Pada kotak dialog Add Counters, pada list Available Counters, buka Network Interface, dan kemudian klik Bytes Total/sec, klik Add, dan kemudian klik OK.

8. Pada Performance Monitor, klik ganda active counter.
9. Pada kotak dialog Performance Monitor Properties, pada list Scale, klik 0.001 dan kemudian klik OK.
10. Pada Console1 – [Console Root], klik File, dan kemudian klik Save As.
11. Pada kotak dialog Save in, pilih Desktop, pad File Name, ketikkan Network Activity dan kemudian klik Save.
12. Biarkan Network Activity terbuka dan di-maximized.
Membuat dan men-share folder baru pada DC01
Pada tahapan HOT Lab selanjutnya adalah kita membuat sebuah shared folder pada DC01.
Jalankan perintah berikut pada computer DC01 sebagai Wirecat\administrator.
1. Beralih ke DC01.
2. Log on ke DC01 sebagai wirecat\administrator.
3. Klik Start, dan kemudian klik Computer.
4. Pada panel Folders, klik-ganda Local Disk (C:).
5. Pada menu File, pilih New, dan kemudian klik Folder.
6. Ketikkan Public dan kemudian tekan ENTER.
7. Klik-kanan Public, dan kemudian klik Share.
8. Pada dialog File Sharing, ketikkan Everyone dan klik Add.
9. Klik Share, dan kemudian klik Done.
Melakukan tes upload
Pada tahapan ini, kita menjalankan tes upload NetBIOS ke file share yang kita telah buat pada tahapan sebelumnya, dan dengan menggunakan monitoring tools kita dapat melakukan observasi network utilization. Agar dapat melakukan monitoring network utilization dengan efektif, kita harus dengan cepat berpindah antara dari DC01 ke Vista01.
Jalankan perintah berikut pada Vista01 sebagai Administrator.
1. Jalankan computer Vista01.
2. Buka Command Prompt.
3. Pada window Command Prompt, ketikkan perintah berikut dan kemudian tekan ENTER. Saat telah selesai dilakukan, biarkan window command prompt tetap terbuka.
copy /y C:\Windows\*.* \\DC01\Public
4. Beralih ke computer DC01.
5. Gunakan kembali Network Activity, dan pilih Performance Monitor untuk mengobservasi Last dan Maximum number dari Bytes Sent/sec yang dilaporkan, dan lebih baik jika pada pilihan grafik garis (line) diubah menjaadi Histogram bar, seperti pada gambar berikut.


Catatan: Bergantung pada kondisi jaringan yang kita miliki, kecepatan transfer dapat bervariasi.
Membuat sebuah QOS Policy untuk managed desktops
Pada latihan berikutnya, kita akan membuat sebuah QoS rule. Kita juga akan mebuat sebuah Organizational Unit baru dan mengkorespondensikannya dengan Group Policy object. Kita juga akan mengkonfigurasi Group Policy object baru untuk melakukan deploying sebuah policy-based QoS rule yang membatasi pengiriman lalulintas data yang dikirim ke 445 pada komputer yang spesifik sebesar 64KBPS. Policy ini digunakan hanya untuk keperluan latihan saja.
Pembatasan terhadap Port 445 secara umum dapat menyebabkan penurunan performa yang signifikan saat terjadi akses ke resource jaringan. Sebagai tambahan, pada latihan ini terdapat pembatasan komunikasi data hanya ke satu alamat IP yang spesifik saja. Pada deployment yang aktual, kita dapat melakukannya terhadap satu group alamat IP, seperti subnet, dengan memasukkan nilai alamat networknya.
Jalankan langkah-langkah berikut pada komputer DC01 sebagai Administrator.
1. Beralih ke komputer DC01.
2. Klik Start> Administrative Tools, dan kemudian klik Group Policy Management.
3. Pada Group Policy Management, buka Forest: Wirecat.com, buka Domains, klik-kanan pada Wirecat.com, dan pilih New Organizational Units seperti pada gambar berikut, beri nama Organizational Units (OU) tersebut: QOS Clients.

Kemudian klik-kanan OU QOS Clients, pilih Create a GPO in this domain, and Link it here... Beri nama GPO tersebut: QOS Clients Policy

4. Klik-kanan QOS Clients Policy, lalu pilih Edit, seperti pada gambar berikut.

5. Pada Group Policy Management Editor, buka Computer Configuration, buka Policies, buka Windows Settings, dan kemudian klik Policy-based QoS.
6. Pada menu Action, klik Create new policy.

7. Lengkapi wizard Policy-based QoS dengan menggunakan informasi dari tabel berikut.
| Setting | Value |
| Policy name: | File Transfer Bandwidth Throttling |
| Specify DSCP Value | Unchecked |
| Specify Throttle Rate: | Checked |
| Throttle Rate: | 64KBps |
| Applications: | All applications |
| Source IP Address | Any source IP address |
| Destination IP Address | 192.168.100.1 |
| Protocol | TCP |
| Source Port | Any source port |
| Destination | Port 445 |
Dalam gambar, langkah-langkah setingnya sebagai berikut:




8. Dan jangan lupa untuk memindahkan (move) komputer Vista01 dari default kontainernya di container Computers ke OU QOS Clients
9. Jalankan perintah gpupdate /force dari command line di komputer DC01.
Menjalankan test upload untuk bandwidth throttling policy baru
Pada tahapan ini, kita akan menerapkan bandwidth throttling policy dan melakukan kembali tes transfer file, dan membandingkan hasil dengan tes sebelumnya. Kita juga jangan lupa untuk menggunakan perintah GPUPDATE untuk menerapkan policy tanpa harus me-restart komputer Vista01. Agar dapat meng-update computer policy pada Vista01, kita memerlukan command prompt pada level Administrator. Command prompt standard tidak memiliki autoritas untuk menjalankan perintah ini, sekalipun kita log on sebagai user yang merupakan member dari Administrators local group.
Jalankan langkah-langkah berikut pada Vista01 sebagai Administrator.
1. Kembali gunakan Vista01.
2. Pada Command Prompt, ketikkan perintah berikut dan kemudian tekan ENTER.
gpupdate /force /target:computer
3. Pada Command Prompt, ketikkan perintah berikut dan kemudian tekan ENTER.
copy /y C:\Windows\*.* \\DC01\Public
4. Dengan cepat buka kembali Network Activity, dan pilih Performance Monitor untuk mengobervasi Last dan Maximum number dari Bytes Sent/sec yang dilaporkan. Jangan lupa untuk menampilkan grafik dalam histogram bar, seperti pada gambar di bawah ini.

5. Pada Network Activity, pilih Reliability and Performance (Local), dan kemudian klik Network graph.
Tips: Kita tidak harus menunggu hingga proses copy seluruh file selesai. Pada window Command prompt pada Vista01, tekan CTRL+C untuk meng-cancel operasi copy jika kita telah dapatkan hasil observasinya.
6. Tutup seluruh program.
------Semoga bermanfaat------