Desktop Technician

Microsoft Windows, Windows Desktop Client, Helpdesk Technician, Technical Support, Desktop Support Technician, Microsoft Office, Desktop Application, Microsoft Technology, Products
Download Rilis Preview untuk Windows 8, Windows Server 2012 dan Visual Studio 2012

icon-windows_2Tanggal 31 Mei 2012, Microsoft baru saja merilis versi preview selanjutnya untuk 3 produk andalan mereka, yaitu Windows 8 Release Preview; Windows Server 2012 Release Candidate; serta Visual Studio 2012 dengan .NET Framework 4.5 Release Candidate. Beragam fitur baru serta perbaikan bugs tentunya sudah dikemas pada update versi preview kali ini. Silakan download dan lakukan eksplorasi sebelum versi finalnya dirilis.

Berikut ini tautan downloadnya:

Selamat ber-ekplorasi.. :)

Share this post: | | | |
10 Ebook Gratis dari Microsoft

Book-64[2]Mungkin banyak yang tidak tahu bahwa Microsoft merilis beberapa buku-bukunya secara gratis dalam format elektronik atau format digital !! Ada yg menggunakan format PDF, format Mobi (Kindle), atau format epub. Topik ebook yang dirilis secara gratis ini juga cukup beragam, mulai dari pengenalan Office 2010, Security Office 2010, Office 365, Virtualisasi, Windows 7, Windows Server 2008, Windows Phone 7 bahkan hingga SQL Server 2012 yang produknya baru saja dirilis beberapa waktu yang lalu.

Nah.. tertarik untuk mulai belajar dengan memanfaatkan ebook-ebook gratis ini..?? silakan download dari sumber resmi-nya langsung dengan mengklik pada cover ebook yang diinginkan dibawah ini.

firstlook off2010[5] Devil" border="0" alt="security-off2010Devil" src="http://wss-id.org/blogs/arhiez/security-off20106_192218A8.jpg" width="125" height="152" /> office365[4] deploywin7[4]

sql2008[4] sql2012[4] virtualization[4] win2008[12]

Music" border="0" alt="wp7Music" src="http://wss-id.org/blogs/arhiez/wp78_2AEE86A8.jpg" width="125" height="152" /> Music" border="0" alt="vs2010Music" src="http://wss-id.org/blogs/arhiez/vs20108_09FB1401.jpg" width="125" height="152" />

Demikian dan mudah-mudahan informasi singkat ini ada gunanya :)

Microsoft Virtual Academy[3]

Share this post: | | | |
Ebook Resmi dan Gratis: Introducing Microsoft SQL Server 2012

imageUntuk melengkapi hadirnya versi RTM untuk Microsoft SQL Server 2012 pada tanggal 6 Maret 2012, Microsoft Press juga telah merilis ebook yang berjudul Introducing Microsoft SQL Server 2012. Ebook yang ditulis oleh Ross Mistry dan Stacia Misner ini dirilis secara GRATIS dalam format PDF, sementara untuk format lainnya yaitu format EPUB dan MOBI menurut rencana akan segera dirilis juga sekitar akhir bulan Maret ini.

image

Ebook setebal 288 halaman ini berisikan materi yang membahas fitur-fitur baru serta kapabilitas pada SQL Server 2012. Terbagi dalam 2 bagian utama yaitu Database Administration serta Business Intelligence Development yang tersebar pada 10 chapter sebagai berikut:

  • PART I: Database Administration (by Ross Mistry):
    1. SQL Server 2012 Editions and Engine Enhancements
    2. High-Availability and Disaster-Recovery Enhancements
    3. Performance and Scalability
    4. Security Enhancements
    5. Programmability and Beyond-Relational Enhancements
  • PART II: Business Intelligence Development (by Stacia Misner):
    6. Integration Services
    7. Data Quality Services
    8. Master Data Services
    9. Analysis Services and PowerPivot
    10. Reporting Services

Rekan-rekan dapat mendownloadnya langsung pada tautan berikut ini:

http://goo.gl/bQWYk

Materi Lanjutan untuk SQL Server 2012

Bagi rekan-rekan yang ingin mempelajari lebih lanjut tentang SQL Server 2012 ini, dapat mengikuti media pembelajaran online-nya yang juga bersifat GRATIS dan resmi dari Microsoft, yaitu lewat portal pembelajaran Microsoft Virtual Academy.

Microsoft Virtual Academy

Daftar materi pembelajaran yang dimuat di situs Microsoft Virtual Academy tersebut adalah sebagai berikut:

  • Breakthrough Insights using Microsoft SQL Server 2012 - Analysis Services
  • Breakthrough Insights using Microsoft SQL Server 2012 - Scalable Data Warehouse
  • Breakthrough Insights using Microsoft SQL Server 2012 - Reporting Services
  • Cloud on your terms with Microsoft SQL Server 2012: Scale on demand
  • Mission Critical Confidence using Microsoft SQL Server 2012

Demikian dan mudah2an info singkat ini ada gunanya :)

Tautan:

Share this post: | | | |
Microsoft Virtual Academy - Media Pembelajaran Online GRATIS dari Microsoft

Untitled-22Mau belajar IT yang terkait dengan produk dan teknologi Microsoft secara GRATIS ? Silakan manfaatkan Microsoft Virtual Academy (MVA), sebuah layanan pembelajaran online GRATIS dari Microsoft. Fokus utama MVA adalah mengenalkan tentang apa itu teknologi Cloud dari Microsoft, hal ini dengan pertimbangan bahwa teknologi Cloud Computing yang memang sedang menjadi tren saat ini. Namun disamping materi-materi pembelajaran tentang Cloud tersebut, tentunya masih banyak materi-materi pembelajaran lainnya yang disediakan, dari mulai materi tentang Operating System, Database Server, hingga Network Infrastructure.

banner-mva-custom-02__ind5

Update materi terakhir per bulan Maret ini adalah sudah tersedia juga materi pengenalan untuk Windows Server 8 serta beberapa materi untuk SQL Server 2012.

image24

Semua materi pembelajaran online yang terdapat pada MVA memiliki point. Semakin banyak materi yang kita pelajari maka semakin banyak point yang akan kita dapatkan. Dari hasil pengumpulan point ini maka kita akan memiliki level atau jenjang ke tingkat Bronze, Silver, Gold hingga Platinum. Jenjang ini ditujukan agar kita dapat melihat kemajuan yang dicapai dari pembelajaran ini. Semua materi yang telah dipelajari, point yang berhasil dikumpulan hingga jenjang yang berhasil kita raih, dapat kita pantau pada sebuah halaman informasi statistik yang jelas. Hal-hal seperti ini membuat kita seakan-akan sedang belajar pada sebuah sekolah / kampus virtual.

image28

Tertarikah Anda untuk mulai mempelajari materi-materi pembelajaran yang mungkin bisa membuat Anda menjadi seorang ahli IT-Professional? Silakan segera mendaftar ke situs resmi MVA di URL berikut ini: http://bit.ly/mva-register

  

01. Panduan Singkat Pendaftaran

Bagi yang tertarik untuk mulai belajar secara online di situs MVA ini, berikut adalah panduan singkat pendaftarannya.

Untuk bisa mengakses MVA, maka Anda harus memiliki account Live-ID. Jika Anda sudah memilikinya, maka Anda boleh melewati bagian ini. Namun jika belum punya, Anda bisa mendapatkannya secara mudah dan tentunya GRATIS di URL berikut ini:

http://bit.ly/LiveID-Register

Di situs tersebut, tinggal masukan data-data yang diperlukan termasuk alamat email Anda. Lalu lakukan aktivasi untuk mulai menggunakan account Live-ID Anda.

Setelah Anda memiliki account Live-ID, masuklah ke situs resmi MVA di URL berikut ini:

http://bit.ly/mva-register

Tunggu hingga halaman pembuka situs MVA ditampilkan. Berikutnya di sudut kanan atas halaman tersebut, klik tombol Sign In.

mva-013

Masukan account Live-ID Anda berikut password-nya yang sesuai, lalu klik tombol Masuk.

mva-023

Isikan data-data yang diperlukan. Usahakan jangan mengisikan informasi yang asal-asalan / dummy data. Tapi gunakanlah nama asli Anda. Karena hasil atau pencapaian materi yang Anda dapatkan di MVA ini kemudian bisa Anda publikasikan yang mungkin bisa menjadi salah satu rujukan saat Anda hendak melamar pekerjaan ke sebuah perusahaan

mva-033

Berikutnya sebuah email konfirmasi akan dikirimkan.

mva-043

Cek Inbox email Anda untuk memeriksa email dari Microsoft yang berisikan link aktivasi untuk mulai menggunakan situs MVA. Jika Anda tidak menemukannya di Inbox, cobalah untuk memerika folder Junk / Spam. Pada email tersebut, klik link aktivasi yang diberikan.

image131

Sebuah informasi akan ditampilkan setelah Anda berhasil melakukan aktivasi.

mva-063

Berikutnya yang akan ditampilkan adalah halaman Dashboard yang memuat informasi statistik untuk pencapaian materi yang telah Anda pelajari. Halaman ini tentunya masih kosong karena Anda baru saja mendaftar.

mva-073

Untuk mulai mengikuti pembelajaran, klik link View the list of available tracks di bagian In progress. Dan pada halaman berikutnya yang ditampilkan, Anda dapat memilih materi apa yang hendak Anda pelajari. Materi-materi ini tentunya tidak harus Anda ambil secara berurutan alias bisa Anda ambil dengan bebas. Sebagai contoh, disini saya mencoba memilih materi pembelajaran Deploying Windows 7.

mva-083

Berikutnya tinggal siapkan secangkir kopi hangat serta cemilan ringan dan bersiaplah untuk mulai mengikuti pembelajaran yang disampaikan :)

image9

  

02. Sajian Materi

Bahan-bahan pembelajaran pada MVA disajikan dalam beragam format materi, diantaranya adalah:

Video E-Learning
image3

Slide / Dokumen dalam format PDF
image12

Dokumen Online via Technet
image11

  

03. Self-Assessment Test

Setelah Anda mempelajari semua materi pada satu topik tertentu, maka berikutnya Anda dapat mengikuti Self-Assessment Test atau sebuah kuis / ujian sederhana. Ujian ini berisikan soal-soal yang terkait dengan materi yang telah Anda pelajari, bentuknya adalah multiple-choice atau pilihan ganda.

image16

Setelah selesai, hasilnya akan langsung ditampilkan. Jika Anda belum lulus maka Anda dapat me-review soal-soal tersebut lalu mengulang kembali ujian. Dan jika lulus tentunya Anda dapat melanjutkan ke materi lainnya.

Tujuan dari Self-Assessment Test ini jelas untuk menguji, sampai dimana pemahaman kita terkait dengan materi yang telah dipelajari sebelumnya.

  

04. Penutup

Demikian sekedar info singkat tentang MVA ini, mudah-mudahan ada gunanya, dan akhir kata, selamat belajar dan bersiap menjadi seorang ahli IT-Professional!

Tautan Resmi:

Share this post: | | | |
Memilih Windows Default pada Windows Boot Manager

windowsJika kita menggunakan beberapa sistem operasi Windows sekaligus dalam satu komputer, maka secara otomatis Windows akan membuatkan sebuah boot manager hingga saat komputer kita hidupkan kita dapat memilih Windows mana yang akan digunakan. Jika kita tidak memilih apapun, maka secara default boot manager akan selalu me-load Windows terakhir yang di-install. Pada Windows 2000 hingga Windows Server 2003, seting default ini dengan mudah dapat kita atur dengan menyunting sebuah file yang bernama Boot.ini, cukup dengan bantuan notepad saja.

image

Mulai Windows Vista, Microsoft menggantikan file boot.ini dengan file BCD (Boot Configuration Data) dimana setingnya diatur oleh sebuah kakas khusus yang bernama BCDEdit (Boot Configuration Data Editor) dengan cara penggunaan yang relatif sukar terutama bagi pengguna awam. Namun sekedar untuk mengatur Windows mana yang akan di-load secara default saat komputer dihidupkan kita tidak perlu repot untuk mempelajari penggunaan BCDEdit tersebut karena pengaturan ini bisa kita dapatkan lewat System Configuration yang sudah disediakan oleh Windows. Caranya sebagai berikut.

Pada Windows Vista, Windows 7 atau Windows Server 2008, klik tombol Start Menu lalu pada kolom isian Search programs and files, ketikan MSConfig hingga kotak dialog System Configuration ditampilkan.

image

Pada kotak dialog tersebut, pindah ke tab Boot lalu klik pada Windows yang ingin dijadikan default dan klik tombol Set as default. Langkah terakhir tentunya menutup kotak dialog tersebut dengan meng-klik tombol OK. Dan hasil akhirnya adalah boot manager kini akan selalu me-load Windows pilihan kita tersebut jika kita tidak memilih apapun saat komputer dihidupkan.

Jika diinginkan, pada kotak dialog System Configuration tersebut, kita pun dapat menentukan timeout atau lama waktu sebelum boot manager me-load Windows yang telah dijadikan default, berikut beberapa pengaturan lainnya.

Sebagai alternatif dari System Configuration tersebut kita juga dapat menggunakan kakas yang bernama BellaVista. Kakas ini bersifat gratis dan bisa digunakan hingga Windows Server 2008.

image

Kakas BellaVista ini memiliki pengaturan yang lebih lengkap dibandingkan dengan System Configuration yang terdapat pada Windows, seperti misalnya tersedianya fasilitas untuk merubah entri nama pada boot manager.

image

Jika Anda tertarik untuk mencobanya, Anda dapat mengunduhnya dari tautan berikut ini: http://www.zezula.net/en/fstools/bellavista.html

Demikian dan mudah-mudahan tulisan singkat ini ada gunanya :)

Share this post: | | | |
Mencoba Windows 8 Pre-Beta (Windows Developer Preview) pada Hyper-V di Windows Server 2008 R2

Sejalan dengan diselenggarakannya event BUILD tanggal 13 - 16 September 2011, Microsoft pun mulai merilis versi pre-beta dari Windows 8 ke kalangan publik. Rilis yang diberi nama Windows Developer Preview ini sebetulnya lebih ditujukan bagi para developer agar mereka mendapatkan gambaran dasar secara global tentang sistem operasi yang baru ini. Pada versi download yang paling lengkap, Anda bisa mendapatkan Windows Developer Preview yang dikemas bersama beberapa aplikasi pendukungnya seperti misalnya Windows SDK for Metro style apps, Microsoft Visual Studio 11 Express for Windows Developer Preview, Microsoft Expression Blend 5 Developer Preview berikut sekitar 28 Metro style apps.

Jika Anda ingin mencoba dan enggan untuk menggunakan komputer fisik Anda, maka Anda dapat mencobanya di lingkungan virtualisasi. Sebagai contoh pada tulisan ini saya mencoba untuk meng-install Windows Developer Preview ini dengan menggunakan Hyper-V pada Windows Server 2008 R2. Berikut uraian langkahnya.

Download Windows Developer Preview ini dari link yang terdapat dibagian bawah tulisan ini. Jika Anda hanya sekedar ingin mencoba sekaligus melihat tampilan MetroStyle-nya tanpa mau mencoba development-nya, Anda dapat mendownload edisi tanpa Developer Tools yang berukuran lebih kecil. Perhatikan juga platform yang akan digunakan, apakah 32-bit atau 64-bit.

Jalankan console Hyper-V di Windows Server 2008 R2, lalu buat sebuah VM baru. Atur seting RAM, Processor dan Hardisk agar sesuai. Sebagai contoh saya mengalokasikan RAM sebesar 8 GB dan hardisk 40 GB. Lalu pasang juga file ISO Windows Developer Preview ini yang telah didownload sebelumnya di bagian IDE Controller --> DVD Drive.

image[5]

Setelah pengaturan seting selesai, jalankan VM dan Anda tinggal mengikuti langkah-langkah instalasi yang diberikan. Jangan khawatir, langkah instalasi ini hampir sama dengan instalasi Windows 7.

image[17]

Pada komputer yang saya gunakan, instalasi berlangsung sekitar 30 menit. Dan berikut ini contoh tampilan akhir Windows 8 yang saya dapatkan setelah instalasi selesai seluruhnya.

image[11]

Screenshot lengkap untuk langkah-langkah instalasi ini bisa dilihat pada link berikut ini.

Beberapa Catatan:

  • Sistem yang saya gunakan untuk mencoba Windows Developer Preview ini adalah Processor AMD Athlon X2 3000 MHz dengan RAM 16 GB DDR-3 serta sistem operasi Windows Server 2008 R2.
  • Performance yang saya dapatkan sangat rendah, hal ini jelas karena Windows dijalankan di lingkungan virtualisasi. Selain itu juga karena belum adanya Hyper-V Integration Services untuk Windows Developer Preview ini membuat driver-driver yang digunakan masih standar saja.
  • Hyper-V yang saya gunakan hanya sekedar alternatif, Anda dapat juga mencobanya dengan program virtualisasi yang lain seperti misalnya Oracle Virtual Box atau VMware Workstation. Khusus untuk VMware, Anda harus menggunakan VMware Workstation 8 Beta, jika menggunakan VMware versi sebelumnya maka Anda akan mendapatkan pesan kesalahan HAL dan instalasi tidak dapat dilanjutkan.

Kebutuhan Minimal Sistem

Sistem minimal yang dibutuhkan untuk menjalankan Windows Developer Preview ini secara garis besar sama dengan kebutuhan sistem untuk Windows 7, yaitu:

  • Processor 1 GHz 32-bit (x86) atau 64-bit (x64)
  • RAM 1 GB (32-bit) atau 2 GB (64-bit)
  • Space Hardisk 16 GB (32-bit) atau 20 GB (64-bit)
  • Display Adapter yang mendukung DirectX 9 dengan driver WDDM 1.0
  • Monitor atau display peraga yang mendukung multi-touch (opsional)

Tautan

Demikian dan mudah-mudahan tulisan singkat ini ada gunanya :)

Share this post: | | | |
Posted: Sep 15 2011, 12:06 PM by Aris | with no comments
Filed under:
Menghentikan Sementara (Pause) Tampilan BSOD pada Windows 7

blue-screenBlue Screen of Death atau yang sering disingkat dengan BSOD saja adalah istilah yang sangat populer dikalangan para pengguna sistem operasi Windows. Disebut BSOD karena sistem operasi Windows akan menampilkan layar berwarna biru jika mengalami kesalahan sistem atau error. Kesalahan atau error ini bisa diakibatkan oleh banyak hal, misalnya oleh database registry yg corrupt, driver yang tidak sesuai, memory yang rusak, dan lain sebagainya.

BSOD menampilkan juga sederetan kode ataupun istilah teknis tertentu. Harapan agar Windows masih dapat diperbaiki sebelum memutuskan untuk melakukan re-install sistem Windows secara keseluruhan jelas masih ada, yaitu dengan melacak kesalahan yang terjadi berdasarkan kode / istilah dalam BSOD tersebut. Referensi untuk kode / istilah teknis tersebut dapat dicari dengan mudah di Internet.

image

Sayangnya kode maupun istilah tersebut sulit sekali untuk dilihat, hal ini dikarenakan saat BSOD ditampilkan, Windows umumnya akan langsung me-restart. Sebagai solusinya, kita dapat mengatur agar saat terjadi kesalahan yang menyebabkan BSOD ditampilkan maka tampilan BSOD tersebut akan di-pause atau dihentikan hingga setidaknya kita dapat melihat sekaligus mencatat beberapa hal yang sekiranya bisa membantu kita untuk melacak kesalahan tersebut. Cara untuk mem-pause tampilan BSOD tersebut pada sistem operasi Windows 7 adalah sebagai berikut.

Buka System Properties Windows lalu klik tab Advanced. Pada bagian Startup and Recovery, klik tombol Settings.

image

Berikutnya jendela Startup and Recovery akan ditampilkan. Pada bagian System failure, hilangkan tanda ceklist di bagian Automatically Restart lalu klik tombol OK dan tutup jendela System Properties.

image

Dan mulai saat ini, jika sistem Windows kita mengalami kesalahan sistem hingga menyebabkan BSOD, maka tampilan BSOD tersebut akan di-pause dan memberikan kesempatan bagi kita untuk mencatat sekaligus menganalisa kesalahan apa yang terjadi.

Demikian dan mudah-mudahan tulisan singkat ini gunanya :)

Share this post: | | | |
Posted: Aug 30 2011, 02:54 PM by Aris | with 1 comment(s)
Filed under:
Menggunakan Fitur Desktop Themes di Windows Server 2008 R2

icon-windows_2Tulisan ini sebetulnya merupakan kelanjutan dari tulisan terdahulu, yaitu tentang membuat Windows Server 2008 R2 agar tampak lebih ramah untuk digunakan sebagai OS pada kerjaan sehari-hari. Pada tulisan sebelumnya, telah dibahas cara Mengaktifkan Fitur Wireless LAN Service di Windows Server 2008 serta cara Mengaktifkan Fitur Audio di Windows Server 2008. Nah, dalam tulisan kali ini kita akan membahas bagaimana cara menggunakan fitur Desktop Experience pada Windows Server 2008 R2. Tujuannya jelas agar Windows Server 2008 R2 ini dapat *** dipasangi desktop themes seperti halnya Windows versi client.

Fitur Desktop Experience ini pada dasarnya telah disediakan didalam Windows Server 2008 R2, hanya saja secara default ftur tersebut belum diaktifkan. Untuk mengaktifkan-nya, caranya sebagai berikut.

  • Jalankan Server Manager --> klik-kanan Features --> Add Features.
  • Pada jendela Add Features Wizard, beri tanda checklist di bagian Desktop Exeperience.

image

  • Sebuah kotak dialog akan ditampilkan yang memberikan informasi bahwa ada beberapa fitur tambahan yang harus di-install untuk mengaktifkan fitur Desktop Experience tersebut. Klik tombol Add Required Features.

image

  • Ikuti wizard instalasi berikutnya dengan meng-klik tombol Next hingga wizard akan meminta kita untuk me-restart Windows.

image

  • Setelah restart sebanyak 2 kali, kita harus mengaktifkan service Themes di Windows Server 2008 R2 ini. Caranya klik Start - Run, lalu ketikan Services.msc.
  • Pada jendela Services yang terbuka, klik-ganda Themes.
  • Pada jendela Themes Properties yang ditampilkan, pilih Startup type menjadi Automatic lalu klik tombol Apply.
  • Berikutnya tinggal menjalankan Service ini dengan meng-klik tombol Start.
  • Tutup kotak dialog dengan meng-klik tombol OK dan tutup jendela Services yang masih terbuka.

image

  • Sekarang perhatikan, adakah perubahan pada desktop Windows Server 2008 R2 kita? Jika belum ada perubahan, kemungkinan seting Performance Options diset pada pilihan Best Performance. Untuk merubah seting ini, masuklah kedalam System Properties Windows. Di tab Advanced, klik tombol Settings.
  • Pada jendela Performance Options yang ditampilkan, pastikan seting berada pada pilihan Adjust for best appearance.

image

  • Setelah selesai, tutup semua jendela yang masih terbuka lalu perhatikan kembali desktop Windows kita, jika semua proses telah dijalankan maka kita dapat melihat desktop Windows Server 2008 R2 namun dengan desktop nuansa Windows 7 lengkap berikut tombol Start Menu berbentuk Orb :)

image

Demikian dan mudah-mudahan tulisan singkat ini ada gunanya :)

Catatan:

  • Jika kita ingin menggunakan fitur Desktop Experience ini, pastikan komputer yang kita gunakan memiliki spec yang cukup memadai. Hal ini dikarenakan fitur ini sudah pasti menggunakan resource yang tidak sedikit.
  • Themes untuk Windows Server 2008 R2 ini kompatibel dengan themes Windows 7.
Share this post: | | | |
Posted: Jul 30 2011, 10:51 PM by Aris | with no comments
Filed under:
Ebook Gratis “Designing for Windows Phone 7”

windows-phone-7Sebuah aplikasi yang canggih belum tentu dilirik oleh pengguna jika desain UI atau User Interface-nya dibikin ngasal. Namun sebuah aplikasi yang sederhana malah mungkin bisa populer karena desain UI-nya yang sangat ciamik. Nah, bagi para developer yang sedang giat-giatnya membangun app untuk device Windows Phone 7, kebetulan ada ebook "gratis" dari Microsoft yang bisa memberikan pencerahan seputar desain UI berikut pernak-perniknya pada device Windows Phone 7.

image

Ebook yang berjudul “Designing for Windows Phone 7” ini menyajikan pembahasan materi berupa tutorial atau panduan langkah demi langkah. Dan untuk mempermudah kita dalam mempelajari tiap-tiap materi yang dibahas, maka file-file pendukungnya juga jelas disediakan.

image

Berikut ini garis besar materi yang dibahas dalam ebook ini.

  • Metro Design
  • Building WP7 Assets
  • Layout Controls in Expression Blend
  • Creating Animation & Basic Interactivity
  • Working with the Visual State Manager
  • Adding Data to your Application
  • Creating the Flickr4Fun app

Tertarik? Silakan mendownload-nya dari link berikut ini:
http://www.avlade.com/WindowsPhone/Windows%20Phone%20Curriculum_sm.pdf

Dan berikut ini link download untuk file-file pendukungnya:
http://www.avlade.com/WindowsPhone/WP7Lessons.zip

Demikian dan mudah-mudahan ada gunanya :)

Share this post: | | | |
Posted: May 11 2011, 10:56 PM by Aris | with no comments
Filed under: ,
Video Training Gratis "Microsoft Virtualization for VMware Professionals" dari TechNet Edge

virtual-01TechNet Edge kembali menghadirkan training yang dikemas dalam video training ekslusif yang merupakan rangkaian video dari Jump Start Training Videos. Training kali ini membahas topik tentang “Microsoft Virtualization for VMware Professionals” yang tentunya bersifat gratis..!! Durasi dari video training ini sekitar 15 jam dan dibawakan oleh Corey Hynes (Microsoft Partner & Virtualization Architect) serta Symon Perriman (Microsoft Technical Evangelist).

image

Materi dalam video training ini terbagi kedalam 3 sub topik, yaitu Platform, Management dan VDI yang disajikan dalam bentuk presentasi, diskusi, best practices dan tentunya real-world demonstrations. Rangkaian video training ini juga sangat disarankan untuk diikuti oleh:

  • Kalangan IT Professionals, Virtualization Engineers, Data Center Managers, IT Decision Makers, Network Administrators, Storage/Infrastructure Administrators & Architects.
  • Kustomer Microsoft dan Partner yang saat ini menggunakan teknologi VMware.
  • Perusahaan pengguna teknologi VMware yang kebetulan sedang mempertimbangkan apakah teknologi virtualisasi dari Microsoft bisa memenuhi kebutuhan mereka.
  • Bagi siapa pun yang tertarik untuk mempelajari teknologi virtualisasi dari Microsoft.

Dan berikut ini tautan langsung untuk tiap-tiap materi dalam video training tersebut. Selamat mengikuti :)

Catatan: Video training ini dikemas dalam format HD, jadi pastikan bahwa koneksi Internet yang digunakan cukup kencang agar tidak mengganggu kenyamanan saat mengikuti rangkaian video training ini.

Share this post: | | | |
Menggunakan Windows Anytime Upgrade pada Windows 7

windows-anytime-upgradeSalah satu fitur menarik dari Windows Vista dan Windows 7 adalah fitur yang dinamakan dengan Windows Anytime Upgrade (WAU). Fitur ini memungkinkan kita untuk melakukan upgrade ke edisi Windows yang lebih tinggi tanpa harus melakukan instalasi ulang Windows lagi. Pada Windows Vista untuk melakukan WUA ini kita harus menggunakan media kit (DVD) khusus dengan label WAU Ready yang hanya tersedia di beberapa regional tertentu saja. Dan prosesnya sendiri bisa dibilang relatif cukup lama karena hampir sama dengan melakukan instalasi Windows dari awal.

Sementara untuk Windows 7, WAU ini lebih dipermudah dimana kita tidak perlu menggunakan media kit khusus karena saat kita menginstall Windows 7, semua komponen sebetulnya telah ikut terinstall didalam PC dalam kondisi pre-install atau tinggal diaktifkan saja. Sehingga yang kita butuhkan untuk melakukan WAU ini hanyalah lisensi / product key-nya saja yang tersedia secara retail. Pada Windows 7, proses WAU ini juga bisa dibilang cukup singkat, yaitu hanya sekitar 10 menit saja :)

Berikut ini contoh cara menggunakan WAU pada Windows 7 Professional yang akan diupgrade menjadi Windows 7 Ultimate.

Pertama kali, cek edisi Windows 7 yang digunakan pada Computer Properties. Dari gambar terlihat bahwa Windows 7 yang terpasang adalah Windows 7 Professional Edition.

image

Untuk langsung menjalankan WAU ini, klik pada pilihan Get more features with a new edition of Windows 7. Cara lainnya bisa juga dengan mengetikkan Windows Anytime Upgrade di kolom Search pada menu Start Windows atau langsung klik saja shortcutnya di menu Program.

image

Kotak dialog pertama meminta kita untuk memasukan product-key. Ketikan product-key yang valid lalu klik tombol Next untuk melanjutkan.

image

Product-key yang telah kita masukan akan di-verifikasi, tunggu beberapa saat hingga selesai.

image

Berikutnya klik tombol Next untuk menyetujui License Term yang diajukan Microsoft.

image

Kotak dialog berikutnya berupa informasi yang meminta kita untuk menutup semua program yang mungkin masih dalam kondisi terbuka. Pada kotak dialog ini juga dijelaskan bahwa proses upgrade akan dijalankan sekitar 10 menit dan mungkin PC akan melakukan restart secara otomatis. Klik tombol Upgrade untuk langsung memulai proses WAU ini

image

Proses WAU akan langsung dijalankan. Tunggulah beberapa saat hingga PC akan merestart secara otomatis.

image

Setelah proses WAU ini selesai, kita dapat memeriksa kembali pada Computer Properties. Dan hasilnya terlihat bahwa edisi Windows kini telah di-upgrade menjadi Windows 7 Ultimate Edition dengan cara yang sangat sederhana dan relatif cepat :)

image

Catatan:

Demikian dan mudah-mudahan tulisan singkat ini ada gunanya :)

Share this post: | | | |
Menentukan Lokasi Tujuan pada Windows Mobile 6.1 dengan Garmin Mobile XT dan Garmin POI Loader (Part 2)

icon-winmobile[2]Dari tulisan sebelumnya, kita telah menentukan lokasi tujuan yaitu Hotel Bumi Kitri dengan menggunakan Wikimapia. Kita juga sudah membuat file POI berikut telah meng-uploadnya juga pada device Windows Mobile 6.1 kita. Pada tulisan ini, kita akan melihat bagaimana cara untuk menggunakan POI tersebut. Jalankan Garmin Mobile XT pada device Windows Mobile kita, namun sebelumnya pastikan data Quick GPS masih valid untuk membantu mempercepat penguncian satelit.

Pada tampilan awal Garmin Mobile XT, pilih Where to?.

g1

Berikutnya pilih Extras.

g2

Pada layar berikutnya, kita dapat melihat POI yang sebelumnya telah kita masukan, termasuk daftar custom POI lainnya (jika ada). Sebagai contoh disini saya memilih hotel bumi kitri.

g3

Detail dari POI tersebut akan ditampilkan di layar berikutnya. Pilih POI tersebut.

g4

Dan untuk memulai panduan perjalanan kita, pilih Go!.

g5

Tunggu beberapa saat, Garmin akan melakukan kalkulasi untuk lokasi tujuan tersebut.

g6

Akhirnya kitapun siap melakukan perjalanan dengan dipandu oleh Garmin ke lokasi tujuan yang telah kita masukan sebelumnya :)

g7

Dan berdasarkan POI yang telah kita masukan, kita pun dapat melihat detail dari lokasi tujuan perjalanan kita.

g8

g9

Sekedar catatan, perangkat yang saya gunakan dalam tulisan ini adalah sebagai berikut:

  • HTC Kaiser (TyTN II / P4550)
  • Windows Mobile 6.1 Professional
  • Windows Mobile Device Center v6.1.6965
  • Garmin Mobile XT v5.00.20wp
  • Garmin POI Loader v2.5.40
  • Windows 7 Enterprise x64 + SP1

Demikian dan mudah-mudahan tulisan ini ada gunanya :)

Share this post: | | | |
Menentukan Lokasi Tujuan pada Windows Mobile 6.1 dengan Garmin Mobile XT dan Garmin POI Loader (Part 1)

icon-winmobileSalah satu alasan saya untuk tetap setia dengan device HTC Kaiser yang masih menggunakan Windows Mobile 6.1 ini adalah kemampuan GPS-nya dengan bantuan app Garmin Mobile XT yang untuk saya sendiri cukup bisa diandalkan. Apalagi adanya kemudahan untuk menambahkan lokasi / tempat tujuan tertentu (POI - Point of Interest) yang belum ada didalam database Garmin. Caranya yaitu dengan menggunakan software Garmin POI Loader yang bersifat gratis. Bagaimana cara menggunakan Garmin POI Loader tersebut, berikut ini langkah-langkahnya.

Download Garmin POI Loader di situs berikut ini:
http://www8.garmin.com/products/poiloader/

Setelah proses download selesai, tinggal lakukan instalasi di komputer / laptop kita seperti instalasi software pada umumnya. Lalu buat folder di komputer untuk menampung file-file POI yang akan dibuat. Sebagai contoh saya membuat folder di D:\Data\GPS\POI.

Buka Internet Browser lalu cari lokasi yang menjadi tujuan perjalanan kita dengan menggunakan Wikimapia (http://wikimapia.org). Sebagai contoh saya mencari lokasi sebuah hotel yang bernama Hotel Bumi Kitri di Bandung. Pada Wikimapia, Hotel tersebut tampak seperti gambar berikut ini. Pastikan tanda plus pada Wikimapia tersebut terletak di lokasi tujuan kita.

005-resize

Berikutnya perhatikan Address-bar di browser, kita akan menemukan nilai latitude dan longitude dari lokasi tersebut.

lat-lon

Buka Notepad lalu ketikan nilai-nilai tersebut berikut nama lokasi yang kita inginkan dengan format sebagai berikut:

longitude, latitude, "Nama Lokasi"

Pastikan tidak terdapat kesalahan untuk nilai latitude dan longitude, sementara untuk nama lokasi bisa kita isikan dengan bebas, namun tentunya diusahakan agar nama tersebut lengkap dan jelas. Contohnya dapat dilihat pada gambar berikut ini.

csv-screen2

Simpan file tersebut ke folder yang telah dibuat sebelumnya dalam format CSV (Comma Separated Value) tentunya dengan nama file yang sesuai. Pada notepad, kita dapat menggunakan tanda kutip pada nama file-nya agar file tersebut tersimpan dalam format CSV.

image

Setelah selesai, hubungkan device Windows Mobile kita ke komputer / laptop. Lalu jalankan Garmin POI Loader. Klik tombol Next di kotak dialog yang pertama.

poi-01

Berikutnya klik pada pilihan Garmin Device dan klik tombol Next untuk melanjutkan.

poi-02

Secara otomatis, Garmin POI Loader akan mendeteksi device yang terpasang, kita dapat menggunakan tombol Find Device jika device belum terdeteksi. Di bagian Storage Location, kita dapat memilih dimana file POI akan disimpan pada device Windows Mobile kita. Sebagai contoh, saya memilih Storage Card untuk menyimpan file POI tersebut pada memori external. Lanjutkan dengan meng-klik tombol Next.

poi-03

Pada kotak dialog berikutnya, klik pada pilihan Install new custom POI's onto your device dan klik tombol Next untuk melanjutkan.

poi-04

Berikutnya tentukan dimana file-file POI tersimpan di komputer kita, tentunya pada folder yang telah dibuat sebelumnya, dalam contoh ini yaitu di D:\Data\GPS\POI. Klik tombol Next untuk melanjutkan.

poi-05

Tunggu beberapa saat, POI Loader akan meng-upload file POI kedalam device Windows Mobile kita. Akhiri proses dengan meng-klik tombol Finish.

poi-06

Sampai tahap ini, POI yang dalam contoh ini adalah lokasi Hotel Bumi Kitri telah dimuat didalam database Garmin pada device Windows Mobile kita. Langkah terakhir tentunya adalah melepaskan kabel data penghubung dari komputer / laptop ke device Windows Mobile kita.

...bersambung ke part 2...

Share this post: | | | |
Cara Mengetahui Versi / Build Number Windows

windows2[3]Sejalan dengan dirilisnya Service Pack 1 RTM untuk Windows 7 dan Windows Server 2008 oleh Microsoft, mungkin kita ingin mengetahui Versi serta Build Number lengkap dari Windows yang kita gunakan, baik sebelum maupun sesudah meng-install SP1 tersebut. Ada 2 cara yang dapat kita gunakan. Cara yang pertama sangat mudah, yaitu dengan menggunakan perintah WinVer. Perintah ini bisa kita ketikan lewat Command Prompt Windows atau bisa juga lewat kotak dialog Run. Jika kita jalankan perintah ini, hasilnya Windows akan menampilkan sebuah kotak dialog yang memuat keterangan versi berikut build numbernya seperti tampak pada gambar berikut ini. Dapat dilihat bahwa Windows yang saya gunakan adalah versi 6.1 dengan Build Number 7601: Service Pack 1.

image

Namun jika kita lihat, versi maupun build number yang ditampilkan pada kotak dialog tersebut kurang lengkap. Untuk melihat lengkapnya, kita dapat menggunakan cara kedua yaitu dengan melihat entri registri tertentu lewat Regedit. Jalankan regedit dengan mengetikan perintah regedit pada kotak dialog Run. Setelah kotak dialog Registry Editor ditampilkan, buka bagian registry berikut ini:

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion

Perhatikan di bagian sebelah kanan, kita akan mendapatkan versi dan build number lengkap dari Windows di bagian BuildLab dan BuildLabEx seperti tampak pada gambar berikut ini.

image

Dari gambar tersebut dapat dilihat bahwa versi maupun build number Windows 7 yang saya gunakan sudah menunjukan Service Pack 1 versi RTM, yaitu:

  • BuildLab: 7601.win7sp1_rtm.101119-1850
  • BuildLabEx: 7601.17514.amd64fre.win7sp1_rtm.101119-1850

image

Demikian dan mudah-mudahan tips singkat ini ada gunanya :)

Share this post: | | | |
Service Pack 1 RTM untuk Windows 7 dan Windows Server 2008 Sudah Tersedia bagi Pelanggan TechNet / MSDN

windowsVersi RTM untuk Service Pack 1 (SP1) bagi Windows 7 dan Windows Server 2008 akhirnya dirilis juga oleh Microsoft hari ini walaupun masih untuk kalangan terbatas, yaitu bagi para pelanggan TechNet dan MSDN (TechNet / MSDN Subscribers). Bagi kalangan publik, kemungkinan SP1 ini akan tersedia sekitar beberapa hari kedepan. Di situs TechNet / MSDN, SP1 ini tersedia dalam satu file tunggal untuk 2 platform sekaligus, yaitu x86 (32-bit) dan x64 (64-bit). Yang menarik adalah para pelanggan TechNet ataupun MSDN dapat juga mendownload master instalasi Windows 7 yang sudah terintegrasi langsung dengan SP1 ini :)

image

SP1 ini dikemas dalam KB976932 dengan besar file sekitar 2 GB. Proses instalasinya sendiri biasa saja seperti kebanyakan proses instalasi software di Windows pada umumnya. Hanya saja waktu instalasi ini relatif lama. Pada laptop saya yang menggunakan mesin i3 dengan RAM 4 GB, dibutuhkan waktu sekitar 1 jam dengan 3 kali restart.

image

image

image

Setelah proses instalasi SP1 ini selesai, build version Windows akan berubah menjadi build 7601 atau lengkapnya 7601.17514.101119-1850.

image

SP1 ini juga akan menggunakan space hardisk sekitar 1,3 GB. Berikut ini sisa space hardisk sebelum instalasi SP1.

sesudah

Dan berikut ini sisa space hardisk setelah instalasi SP1.

sebelum

Untuk informasi lebih lanjut tentang SP1, misalnya fitur-fitur baru apa saja yang tersedia berikut hal-hal lainnya lagi, Anda dapat mengunjungi situs resminya di alamat berikut ini: http://support.microsoft.com/kb/976932

Demikian dan mudah-mudahan info singkat ini ada gunanya :)

Share this post: | | | |
More Posts Next page »