Desktop Technician

Microsoft Windows, Windows Desktop Client, Helpdesk Technician, Technical Support, Desktop Support Technician, Microsoft Office, Desktop Application, Microsoft Technology, Products

May 2009 - Posts

Service Pack 2 untuk Vista dan Windows Server 2008 Available Now

icon-vista Service Pack 2 (SP2) untuk sistem operasi Windows Vista dan Windows Server 2008 telah dirilis untuk publik pada tanggal 25 Mei 2009. SP2 ini dikemas dalam installer tunggal, jadi dalam 1 file sudah berisi SP2 untuk Vista sekaligus untuk Windows Server 2008. Jadi kita tidak perlu mendownloadnya secara terpisah. Namun jangan lupa untuk memperhatikan edisinya karena SP2 ini tersedia dalam 2 edisi, yaitu untuk platform 32 bit dan platform 64 bit.

SP2 ini tentunya membawa banyak perubahan, selain perbaikan bugs, peningkatan security serta peningkatan kinerja, dukungan untuk tipe hardware yang baru juga semakin ditingkatkan. Dokumentasi lengkap untuk apa saja yang baru pada SP2 ini bisa dibaca pada link berikut ini:
http://technet.microsoft.com/en-us/library/dd335036.aspx

Download SP2 pada link berikut ini.

Edisi 32bit:
http://www.microsoft.com/downloads/details.aspx?FamilyID=a4dd31d5-f907-4406-9012-a5c3199ea2b3&DisplayLang=en

Edisi 64bit:
http://www.microsoft.com/downloads/details.aspx?FamilyID=656c9d4a-55ec-4972-a0d7-b1a6fedf51a7&DisplayLang=en

Share this post: | | | |
Slipstreaming Microsoft Office 2007 Service Pack 2

icon-office Slipstreaming adalah istilah untuk meng-integrasikan suatu service pack kedalam master instalasi pada suatu aplikasi, sehingga dengan satu kali proses install maka kita sudah mendapatkan aplikasi tersebut berikut service pack-nya juga. Sebagai contoh, dalam tulisan ini kita akan mencoba untuk meng-integrasikan Microsoft Office 2007 Service Pack 2 yang baru saja dirilis beberapa waktu yang lalu kedalam master instalasi aslinya.

Untuk menjalankan proses slipstreaming ini kita membutuhkan master instalasi Office 2007 serta file Office 2007 Service Pack 2 yang bisa di-download disini:
http://www.microsoft.com/downloads/details.aspx?FamilyId=B444BF18-79EA-46C6-8A81-9DB49B4AB6E5&displaylang=en

Sebagai catatan, Office 2007 Service Pack 2 sudah memuat semua update pada Service Pack 1 juga, jadi kita dapat menggunakan master instalasi Office 2007 yang sudah terintegrasi dengan service pack 1 ataupun master instalasi yang belum memiliki service pack sama sekali.

Berbeda dengan proses slipstreaming untuk aplikasi lainnya, slipstreaming untuk Office 2007 ini relatif sangat mudah karena Microsoft memang sudah menyediakan fasilitasnya. Agar lebih jelas, berikut ini tahapan prosesnya.

Pada komputer / laptop yang akan digunakan untuk slipstreaming ini, siapkan terlebih dulu space hardisk kosong sekitar 1.5GB. Lalu buat 3 buah folder dengan nama folder bebas. Sebagai contoh, disini saya menggunakan drive D pada hardisk lalu membuat folder sebagai berikut:

  • D:\OffSP2
  • D:\Off2007
  • D:\OffEkstrak

Salin semua file dan folder dari master instalasi Office 2007 kedalam folder D:\Off2007.

Berikutnya salin file service pack 2 yang sudah didownload, yaitu file office2007sp2-kb953195-fullfile-en-us.exe kedalam folder D:\OffSP2.

Ekstrak file office2007sp2-kb953195-fullfile-en-us.exe yang terdapat didalam folder D:\OffSP2 kedalam folder D:\OffEkstrak. Caranya cukup gunakan kotak dialog Run lalu pada kolom Open ketikan perintah berikut ini:

D:\OffSP2\office2007sp2-kb953195-fullfile-en-us /extract:D:\OffEkstrak

image

Klik tombol OK hingga muncul kotak dialog License Term. Beri tanda centang pada kolom Click here to accept the Microsoft Software License Term lalu klik tombol Continue.

Tunggu beberapa saat hingga muncul kotak dialog yang memberitahukan bahwa proses ektraksi file telah selesai.

image

Langkah terakhir adalah menyalin semua file hasil ekstraksi didalam folder D:\OffEkstrak kedalam folder D:\Off2007\Updates\

image

Sampai sini proses slipstreaming telah selesai. Jika perlu folder D:\Off2007 tersebut dapat kita burn pada media DVD.

Dan sekarang, jika kita meng-install Office 2007 dari DVD tersebut, maka secara otomatis Service Pack 2 juga akan ikut disertakan bersama rutin instalasi Office 2007 tersebut. Hal ini dapat terlihat pada step terakhir proses instalasi yaitu Applying Updates seperti tampak pada screenshot berikut ini.

image

Untuk lebih mempermudah proses instalasi, integrasikan juga Serial Number / CD-Key kedalam master instalasi tersebut. Caranya dapat dilihat pada posting saya terdahulu disini:
http://wss-id.org/blogs/arhiez/archive/2009/02/27/menyisipkan-cd-key-pada-office-2007-enterprise-untuk-mempermudah-instalasi.aspx

Gitu aja dan mudah-mudahan tulisan ini ada gunanya.

Share this post: | | | |
Menghapus Instalasi Service Pack 2 pada Microsoft Office 2007 (Part 2)

icon-office Tulisan berikut ini akan membahas tentang cara menggunakan Uninstall Tools untuk menghapus update Service Pack 2 (SP2) pada paket aplikasi Microsoft Office 2007. Tentang beberapa alasan ataupun pertimbangan kenapa Service Pack 2 tersebut mesti dihapus lagi berikut beberapa hal lainnya yang terkait dengan Uninstall Tool ini termasuk link untuk mendownloadnya, bisa dibaca pada posting sebelumnya.

Langkah pertama tentunya men-download terlebih dulu Uninstall tools tersebut dengan ukuran yang relatif kecil, sekitar 750 KB saja. Setelah proses download selesai kita akan mendapatkan sebuah file dengan nama “office2007spuninstall.exe”. Namun sebelum mulai menjalankan file tersebut, buatlah sebuah folder dengan nama folder bebas di hardisk kita.

File yang didownload tersebut merupakan sebuah self-extracting archive. Jalankan file tersebut tersebut hingga kotak dialog EULA akan menyapa kita. Beri tanda centang pada kolom Click here to accept… dan klik Continue untuk melanjutkan proses ekstraksi file.

Berikutnya muncul kotak dialog Browse for Folder. Disini setup meminta kita untuk memilih lokasi folder sebagai tempat file-file hasil proses ekstraksi. Pilih folder yang sudah dibuat sebelumnya. Sebagai contoh disini saya menggunakan folder HapusSP2.

image

Klik tombol OK hingga beberapa saat kemudian muncul kotak dialog yang memberitahukan bahwa proses ekstraksi file telah selesai.

image

Tahap selanjutnya adalah pindah ke mode Command Prompt dengan menjalankan
Start –> Run –> CMD. Proses Uninstall ini memang merupakan perintah text-based yang hanya dapat dijalankan lewat Command Prompt saja.

Pada mode Command Prompt. Pindah ke folder yang telah dibuat sebelumnya lalu lihat isinya dengan menggunakan perintah CD dan DIR seperti contoh berikut ini.

Microsoft Windows [Version 6.1.7100]
Copyright (c) 2009 Microsoft Corporation.  All rights reserved.

C:\Users\Administrator>d:

D:\>cd HapusSP2

D:\HapusSP2>dir
Volume in drive D is data
Volume Serial Number is 8247-7157

Directory of D:\HapusSP2

05/24/2009  10:33 PM    <DIR>          .
05/24/2009  10:33 PM    <DIR>          ..
11/19/2008  01:50 AM            14,070 eula.txt
04/03/2009  06:09 PM           142,152 oarpman.exe
02/10/2009  10:14 PM             4,783 readme.txt
               3 File(s)        161,005 bytes
               2 Dir(s)  45,425,152,000 bytes free

Terlihat bahwa hasil proses ekstrak menghasilkan 3 buah file, yaitu oarpman.exe ; eula.txt ; dan readme.txt. File utama yang akan dijalankan untuk menghapus update SP2 tersebut adalah file oarpman.exe. Cara menggunakannya dimuat dalam file readme.txt, atau jalankan file oarpman.exe tersebut dengan switch /? untuk melihat semua daftar perintah yang ada seperti contoh berikut ini.

D:\HapusSP2>oarpman /?
Uninstalls 2007 Microsoft Office Suite Service Pack updates from the computer.
Updates that are uninstalled will be removed from every product on your
computer. When removing an update, dependent updates may be removed.

OARPMAN /report [/log <logpath>]
OARPMAN /remove <release> [/log <logpath>]
OARPMAN (/? | /help)

Parameter List:
/report                 Lists valid patch releases that can be uninstalled 
                        by this tool.
/log      <logpath>     Enables verbose logging. Path to log file is                      required.
/remove   <release>     Uninstalls all patches for the specified release 
                        from the computer. Use /report switch to identify 
                        releases available for uninstall.
/?                      Shows this help message.
/help                   Shows this help message.

This tool requires administrative permissions.
Source media may be required.

Dari daftar perintah terlihat bahwa untuk menghapus SP2 tersebut maka kita harus mengetahui release SP2 yang terpasang untuk Office 2007 di komputer kita. Cara mengetahuinya adalah menggunakan switch /report seperti contoh berikut ini.

D:\HapusSP2>oarpman /report
Release  Product Code                            Patch Code
O12SP2   {90120000-0015-0409-0000-0000000FF1CE}  {2FC4457D-409E-466F-861F-FB0CB7
96B53E}
O12SP2   {90120000-0016-0409-0000-0000000FF1CE}  {2FC4457D-409E-466F-861F-FB0CB7
96B53E}
O12SP2   {90120000-0018-0409-0000-0000000FF1CE}  {2FC4457D-409E-466F-861F-FB0CB7
96B53E}
O12SP2   {90120000-0019-0409-0000-0000000FF1CE}  {2FC4457D-409E-466F-861F-FB0CB7
96B53E}
O12SP2   {90120000-001A-0409-0000-0000000FF1CE}  {2FC4457D-409E-466F-861F-FB0CB7
96B53E}
O12SP2   {90120000-001B-0409-0000-0000000FF1CE}  {2FC4457D-409E-466F-861F-FB0CB7
96B53E}
O12SP2   {90120000-001F-0409-0000-0000000FF1CE}  {ABDDE972-355B-4AF1-89A8-DA50B7
B5C045}
O12SP2   {90120000-001F-040C-0000-0000000FF1CE}  {F580DDD5-8D37-4998-968E-EBB76B
B86787}
O12SP2   {90120000-001F-0C0A-0000-0000000FF1CE}  {187308AB-5FA7-4F14-9AB9-D29038
3A10D9}
O12SP2   {90120000-0044-0409-0000-0000000FF1CE}  {2FC4457D-409E-466F-861F-FB0CB7
96B53E}
O12SP2   {90120000-006E-0409-0000-0000000FF1CE}  {DE5A002D-8122-4278-A7EE-3121E7
EA254E}
O12SP2   {90120000-00A1-0409-0000-0000000FF1CE}  {2FC4457D-409E-466F-861F-FB0CB7
96B53E}
O12SP2   {90120000-00BA-0409-0000-0000000FF1CE}  {2FC4457D-409E-466F-861F-FB0CB7
96B53E}
O12SP2   {90120000-0114-0409-0000-0000000FF1CE}  {2FC4457D-409E-466F-861F-FB0CB7
96B53E}
O12SP2   {90120000-0115-0409-0000-0000000FF1CE}  {DE5A002D-8122-4278-A7EE-3121E7
EA254E}
O12SP2   {90120000-0117-0409-0000-0000000FF1CE}  {2FC4457D-409E-466F-861F-FB0CB7
96B53E}
O12SP2   {91120000-0030-0000-0000-0000000FF1CE}  {0B36C6D6-F5D8-4EAF-BF94-4376A2
30AD5B}

Release  Patch Count
O12SP2   17

Additional details logged when logging enabled.

Dari hasil report, di bagian bawah terlihat bahwa release SP yang saya gunakan adalah O12SP2 yang memuat sekitar 17 patch. Sekarang tinggal melanjutkan ke step terakhir yaitu mulai menghapus SP2 tersebut dengan menggunakan switch /remove. Tambahkan juga switch /log agar kita mendapatkan sebuah logfile. Contoh perintah lengkapnya dapat dilihat berikut ini.

D:\HapusSP2>oarpman /remove O12SP2 /log D:\HapusSP2\hasil.log
Product Code                            Patch Code
Result
{90120000-0015-0409-0000-0000000FF1CE}  {2FC4457D-409E-466F-861F-FB0CB796B53E}
Success
{90120000-0016-0409-0000-0000000FF1CE}  {2FC4457D-409E-466F-861F-FB0CB796B53E}
Success
{90120000-0018-0409-0000-0000000FF1CE}  {2FC4457D-409E-466F-861F-FB0CB796B53E}
Success
{90120000-0019-0409-0000-0000000FF1CE}  {2FC4457D-409E-466F-861F-FB0CB796B53E}
Success
{90120000-001A-0409-0000-0000000FF1CE}  {2FC4457D-409E-466F-861F-FB0CB796B53E}
Success
{90120000-001B-0409-0000-0000000FF1CE}  {2FC4457D-409E-466F-861F-FB0CB796B53E}
Success
{90120000-001F-0409-0000-0000000FF1CE}  {ABDDE972-355B-4AF1-89A8-DA50B7B5C045}
Success
{90120000-001F-040C-0000-0000000FF1CE}  {F580DDD5-8D37-4998-968E-EBB76BB86787}
Success
{90120000-001F-0C0A-0000-0000000FF1CE}  {187308AB-5FA7-4F14-9AB9-D290383A10D9}
Success
{90120000-0044-0409-0000-0000000FF1CE}  {2FC4457D-409E-466F-861F-FB0CB796B53E}
Success
{90120000-006E-0409-0000-0000000FF1CE}  {DE5A002D-8122-4278-A7EE-3121E7EA254E}
Success
{90120000-00A1-0409-0000-0000000FF1CE}  {2FC4457D-409E-466F-861F-FB0CB796B53E}
Success
{90120000-00BA-0409-0000-0000000FF1CE}  {2FC4457D-409E-466F-861F-FB0CB796B53E}
Success
{90120000-0114-0409-0000-0000000FF1CE}  {2FC4457D-409E-466F-861F-FB0CB796B53E}
Success
{90120000-0115-0409-0000-0000000FF1CE}  {DE5A002D-8122-4278-A7EE-3121E7EA254E}
Success
{90120000-0117-0409-0000-0000000FF1CE}  {2FC4457D-409E-466F-861F-FB0CB796B53E}
Success
{91120000-0030-0000-0000-0000000FF1CE}  {0B36C6D6-F5D8-4EAF-BF94-4376A230AD5B}
Reboot

Uninstall successful. Please reboot.

Sampai sini proses Uninstall SP2 telah selesai dan seperti biasanya Windows meminta untuk direstart. Setelah restart, silakan cek kembali versi Office yang sekarang terpasang, tentunya SP2 telah dihilangkan namun aplikasi Office 2007-nya tetap ada berikut semua setingan yang telah ada sebelumnya. Cek juga isi file log yang telah dibuat pada proses sebelumnya yaitu file Hasil.log, untuk sekedar melihat detail yang dilakukan dalam proses Uninstall SP2 tersebut.

Sunday, May 24, 2009 22:40:36
D:\HapusSP2\oarpman /remove O12SP2 /log D:\HapusSP2\hasil.log
12.0.6425.0

Start: 22:40:36
Product Code: {90120000-0015-0409-0000-0000000FF1CE}
Patch Code: {2FC4457D-409E-466F-861F-FB0CB796B53E}
Product: Microsoft Office Access MUI (English) 2007
Result Code: 0
Result: Success
Finish: 22:40:40

Start: 22:40:40
Product Code: {90120000-0016-0409-0000-0000000FF1CE}
Patch Code: {2FC4457D-409E-466F-861F-FB0CB796B53E}
Product: Microsoft Office Excel MUI (English) 2007
Result Code: 0
Result: Success
Finish: 22:40:44

Start: 22:40:44
Product Code: {90120000-0018-0409-0000-0000000FF1CE}
Patch Code: {2FC4457D-409E-466F-861F-FB0CB796B53E}
Product: Microsoft Office PowerPoint MUI (English) 2007
Result Code: 0
Result: Success
Finish: 22:40:48

Dan rangkaian tulisan tentang proses UnInstalasi SP2 pada Microsoft Office 2007 ini selesai sampai disini. Mudah-mudahan ada gunanya.

Share this post: | | | |
Menghapus Instalasi Service Pack 2 pada Microsoft Office 2007 (Part 1)

icon-officeService Pack (SP) adalah sebuah paket yang memuat sekumpulan update dengan tujuan untuk memperbaiki banyak hal pada suatu software / aplikasi, misalnya meningkatkan kinerja atau memperbaiki bugs. Namun hasilnya belum tentu sesuai harapan, kadang Windows malah berjalan lebih lambat, kadang malah menimbulkan konflik dengan aplikasi lain, dan masalah-masalah lainnya, atau dengan kata lain kita tidak puas dengan hasil yang didapatkan. Maklum, namanya juga aplikasi buatan manusia yang tentunya tidak mungkin 100% sempurna.

Dalam lingkungan korporat, Instalasi SP kadang dapat menimbulkan masalah juga. Pihak IT Support mungkin bermaksud baik untuk memasang SP pada komputer-komputer yang digunakan oleh user di kantornya, namun yang namanya user belum tentu senang dengan adanya SP tersebut, apalagi jika usernya termasuk orang yang awam dalam urusan komputer alias hanya pengguna biasa, ditambah lagi jika ternyata komputer yang digunakan user tersebut malah bermasalah setelah adanya SP. Niat baik sang IT Support malah berujung pada pekerjaan tambahan alias lembur.

Microsoft tampaknya sadar akan situasi tersebut, hingga berbarengan dengan dirilisnya Service Pack 2 (SP2) untuk paket aplikasi Microsoft Office 2007, Microsoft juga merilis sebuah UnInstall Tool untuk menghapus update pada SP2 tersebut. Jadi jika kita ternyata tidak puas dengan hasil yang didapatkan setelah melakukan instalasi SP2 tersebut, maka dengan mudah kita bisa menghapusnya untuk kembali ke kondisi sebelumnya. Dan hal ini jelas merupakan suatu terobosan baru karena biasanya untuk menghapus sebuah SP pada aplikasi Office kita harus melakukan UnInstall total pada semua paket aplikasi Office tersebut lalu meng-Installnya kembali ! Suatu pekerjaan yang rasanya sangat tidak efisien terutama untuk penggunaan di lingkungan korporat.

UnInstall Tool ini untuk sementara hanya dapat digunakan untuk menghapus update SP2 pada aplikasi Microsoft Office 2007, jadi tidak dapat digunakan untuk menghapus SP1 ataupun SP-SP untuk versi Office lainnya. Harapan kedepannya tentunya agar Microsoft juga merilis UnInstall Tool untuk SP-SP lainnya. Hal lain yang harus diperhatikan adalah UnInstall Tool ini juga tidak dapat menghapus SP2 untuk aplikasi tertentu saja namun hanya dapat menghapus SP2 untuk keseluruhan paket aplikasi Office 2007. Sebagai contoh, kita tidak dapat menghapus SP2 untuk aplikasi Excel 2007 saja namun yang dihapus tetap SP2 untuk semua aplikasi Office 2007 yang terpasang di komputer kita.

Sampai sini mungkin timbul pertanyaan, kenapa mesti pake Tools tersendiri ? bukankah Windows menyediakan fitur UnInstall untuk semua Update yang terpasang ? Memang benar bahwa ada fitur untuk UnInstall suatu update pada Windows, namun sayangnya fitur tersebut tidak berlaku bagi SP untuk aplikasi Office. Agar lebih jelas perhatikan screenshot berikut ini. terlihat bahwa update untuk Microsoft Silverlight bisa di-UnInstall dengan mudah.

 image

Namun jika kita klik update SP2 untuk Office 2007, tombol UnInstall-nya tidak muncul, menandakan bahwa update tersebut tidak dapat di-UnInstall lewat cara ini.

image

Entah dengan alasan apa Microsoft tidak menyediakan fitur UnInstall yang terintegrasi untuk SP2 ini, namun dengan dirilisnya UnInstall Tool terpisah, setidaknya sudah cukup membuat pekerjaan kita lebih mudah sehubungan dengan adanya beberapa hal seperti yang saya tulis di bagian awal posting ini.

Uninstall Tool ini memiliki nama resmi Service Pack UnInstall Tool for the 2007 Microsoft Office Suite. Bisa didownload di alamat berikut ini dengan ukuran file yang hanya sekitar 750 KB saja.
http://www.microsoft.com/downloads/details.aspx?FamilyId=b97e6ecf-8da5-455d-b3bb-8ff2223f97c4&displaylang=en

Knowledge Base-nya bisa dilihat pada alamat berikut ini:
http://support.microsoft.com/kb/954914

Cara menggunakan Uninstall Tool ini akan saya tulis dalam posting berikutnya.

… bersambung ke Part 2 …

Share this post: | | | |
Mencoba Instalasi Microsoft Office 2007 Service Pack 2

icon-officeService Pack 2 (SP2) untuk Microsoft Office 2007 sudah agak lama dirilis, dan baru kali ini saya berkesempatan untuk mencobanya walaupun SP2 tersebut sudah saya download dari saat dirilis. Sebetulnya buat saya sendiri, aplikasi Microsoft Office 2007 yang saya gunakan baik di tempat kerja maupun di rumah, terutama Word, Excel, PowerPoint dan OneNote sudah jalan tanpa masalah alias tidak ada kendala yang berarti, namun namanya juga penasaran ingin mencoba sekaligus melihat, barangkali ada hal-hal baru yang menarik yang dimuat dalam SP2 tersebut :D

Sebelum mulai meng-install, tentunya diperiksa dulu versi Office yang saat ini saya gunakan. Cara memeriksa versi Office ini bisa dibaca di tulisan saya yang lain dalam weblog ini.

image

Setelah itu baru mulai meng-install SP2 tersebut. Langkah instalasinya sendiri tidak ada yang aneh, cukup klik Next dan Next hingga selesai dan Windows meminta kita untuk restart. Proses instalasi ini juga hanya memakan waktu beberapa menit saja.

Sekedar untuk memastikan, hal pertama yang dilakukan setelah restart adalah memeriksa kembali versi Office. Dan hasilnya dapat dilihat pada gambar berikut ini. Terlihat bahwa versinya telah berubah dengan penambahan SP2.

image

Apa hasilnya setelah update ke SP2 ini ? Dari segi tampilan tentunya tetap alias tidak berubah karena SP2 kebanyakan membawa perbaikan pada beberapa fitur kecil yang mungkin tidak begitu terlihat. Namun yang pasti akan terlihat adalah format file yang didukung Office kini lebih beragam seperti tampak pada gambar berikut ini.

image

Pada gambar tersebut, gambar kiri adalah format file yang didukung Office sebelum update dan gambar kanan adalah format file yang didukung Office setelah update ke SP2. Terlihat bahwa format PDF dan XPS kini telah didukung langsung tanpa harus meng-install add-on lainnya lagi. Lalu yang luar biasa adalah adanya dukungan untuk format file Open Document yang umum digunakan di platform OpenSource. Tentang Open Document ini juga bisa dibaca di tulisan saya yang lain dalam weblog ini. Peningkatan lain yang saya rasakan adalah kinerja aplikasi Outlook 2007 setelah update ini terasa lebih gegas, terutama saat Outlook tersebut mulai dijalankan.

Masih adakah perubahan lainnya ? so far belum ketemu atau belum terasa.
Silakan untuk mencoba sendiri agar bisa share experience di komunitas ini :-)

Berikut ini link download untuk SP2 ini (sekitar 290 MB):
http://www.microsoft.com/downloads/details.aspx?FamilyId=B444BF18-79EA-46C6-8A81-9DB49B4AB6E5&displaylang=en

Share this post: | | | |
Akses Situs Technet dengan Windows Mobile

Yap.. bagi pengguna Windows Mobile, sekarang kita bisa mengakses situs Technet dalam format khusus untuk Windows Mobile yang tentunya lebih cepat dan lebih ringan. Cukup ketikan URL berikut ini pada browser Internet apapun di perangkat mobile Anda dan selamat berselancar di situs Microsoft TechNet Flash Mobile Edition.

http://technet.microsoft.com/en-us/dd745034(pda).aspx

image image

Share this post: | | | |
Posted: May 08 2009, 10:00 AM by Aris | with 1 comment(s)
Filed under:
Windows 7 RC, just my Personal Review (Part 4)

Tidak fair rasanya jika saya hanya menulis sisi bagusnya saja untuk Windows 7 RC ini :D
So.. berikut ini beberapa error yang saya dapatkan setelah mencoba Windows 7 RC ini selama seharian ini.

Cannot Complete Assessment

image

Pesan kesalahan ini saya dapatkan saat mencoba merefresh nilai Windows Exprerience Index. Setelah beberapa kali restart dan refresh ulang, barulah nilai Windows Experience Index tersebut muncul.

Mendadak Restart

image

Pesan kesalahan ini saya dapatkan setelah mencoba menjalankan aplikasi Adobe Photoshop CS4 dan CorelDraw 12 sekaligus. Tanpa basa-basi, Windows langsung me-restart sendiri dan saat login langsung menampilkan pesan kesalahan tersebut.

Software Klasik yang Tidak Kompatibel

image

Saat membuat modul training, menulis buku ataupun menulis posting untuk blog, saya selalu menggunakan program klasik untuk meng-capture gambar pada layar yaitu Paint Shop Pro4, bukan karena software tersbeut bagus namun karena dari dulu saya sudah sangat terbiasa menggunakannya. Software ini dirilis saat jamannya Windows 95, dan setelah munculnya Windows XP lalu Vista bahkan hingga Windows 7 Beta, software ini masih bisa jalan dengan bagus dan tanpa masalah. Barulah pada Windows 7 RC ini software ini menolak untuk dijalankan :-(  Dan saya rasa, mungkin inilah gunanya fitur Windows XP Mode :-)

Kesimpulan

Sempurnakah Windows 7 RC ini ? jelas tidak, apalagi statusnya saja masih dalam tahapan RC. Lalu apakah versi Finalnya nanti akan sempurna ? jawabannya juga tetap tidak, karena memang tidak ada satu halpun yang sempurna didunia ini. Namun jika pertanyaannya adalah Sudah lebih baikkah Windows 7 RC ini dibandingkan Windows versi sebelumnya, maka jawabannya adalah sudah.

Dengan melihat berbagai macam fitur baru yang ditawarkan, serta sifat yang mudah-mudahan tetap “ramah” terhadap spesifikasi hardware, saya rasa Windows 7 ini akan banyak menarik perhatian pengguna… Well… time will tell :-)

Selesai dan mudah-mudahan rangkaian tulisan ini ada gunanya.

Share this post: | | | |
Posted: May 01 2009, 05:04 PM by Aris | with no comments
Filed under: ,
Windows 7 RC, just my Personal Review (Part 3)

Tidak dapat dipungkiri bahwa faktor keindahan tampilan merupakan salah satu daya tarik tersendiri pada sebuah sistem operasi desktop saat ini. Dan pada Windows 7 RC ini, terlihat bahwa Microsoft juga tidak mau ketinggalan untuk turut memperindah sistem operasi baru ini dengan tampilan grafis yang yang indah.

Login Screen

Cantik.. itu kesan pertama saya saat melihat tampilan login screen yang baru ini. Walaupun imho terkesan kurang jantan :D namun warnanya lebih cerah dan tampak nyaman untuk dilihat.

image

Tombol Start Menu

Jika diperhatikan dengan seksama, efek animasi pada tombol Start Menu berubah. Jika pada versi Beta hanya bingkai luarnya saja yang dominan untuk beranimasi, pada versi RC ini logo Windowsnya yang dominan untuk beranimasi membuat tombol ini, imho tampak lebih simpel namun elegan, seperti tampak dalam gambar berikut ini.

image

Gambar sebelah kiri adalah tombol Start Menu pada Windows 7 RC dan gambar sebelah kanan adalah tombol Start Menu pada Windows 7 Beta.

Desktop Themes

Pada Windows 7 RC ini jumlah Desktop Themes yang disertakan tentunya lebih banyak dan tersusun atas beberapa kategori seperti tampak dalam gambar berikut ini.

image

Pada bagian Desktop Themes ini ada satu hal baru yang saya dapatkan yaitu adanya fitur “Save Themes” yang berfungsi untuk menyimpan setiap kustomisasi Themes yang kita lakukan seperti tampak dalam gambar berikut ini.

image 

Desktop Backgrounds

Sama halnya dengan Desktop Themes, pada versi RC ini juga telah ditambahkan banyak wallpaper baru dengan format resolusi tinggi yang juga terbagi kedalam beberapa kategori.

image

Picture Account

Ini sebetulnya saya temukan secara tidak sengaja. Pada Windows 7 Beta saya sempat jenuh dengan koleksi avatar untuk User Account kita yang tidak berubah dari jamannya Vista alias cuman segitu-gitunya aja walaupun sebetulnya dapat saja saya tambahkan gambar avatar sendiri. Dan untungnya hal ini direspon oleh Microsoft pada Windows 7 RC ini dengan menyediakan pilihan gambar avatar yang lebih banyak dan lebih bervariasi :D

image

Bersambung ke Part 4 >>

Share this post: | | | |
Posted: May 01 2009, 05:02 PM by Aris | with no comments
Filed under: ,
Windows 7 RC, just my Personal Review (Part 2)

Start Menu dan Program Default

Setelah melihat sekaligus membandingkan Windows Experience Index pada tulisan sebelumnya, berikutnya saya mencoba untuk melihat isi dari Start Menu serta Program default yang disertakan didalamnya. Perbandingan untuk Start Menu dapat dilihat pada gambar berikut ini, tidak ada perubahan apapun yang saya lihat disini.

image

Untuk Program default yang disertakan terlihat ada sedikit perbedaan. Pada Windows 7 RC ini Administrative Tools secara default tidak ditampilkan dan saya juga tidak mendapatkan fitur Extras and Upgrades seperti tampak dalam gambar berikut ini.

image

Gambar sebelah kiri adalah Program default pada Windows 7 RC dan gambar sebelah kanan adalah Program default pada Windows 7 Beta.

Internet Explorer

Bagaimana nasib Internet Explorer 8 (IE8) pada Windows 7 RC ini ? Tentu saja sudah disertakan versi full-release-nya mengingat IE8 ini memang sudah dirilis secara resmi beberapa waktu yang lalu.

Gambar berikut memperlihatkan perbandingan versi yang digunakan. Sebelah kiri adalah versi IE8 pada Windows 7 RC dan sebelah kanan adalah versi IE8 pada Windows 7 Beta.

image

Windows Features

Setelah melihat versi IE8 yang digunakan, berikutnya saya mencoba melihat isi Windows Features untuk membuktikan maraknya pemberitaan yang menyebutkan bahwa IE8 ini bisa di-uninstall pada Windows 7. Dan apa yang diberitakan tersebut ternyata benar adanya. Pada Windows 7 RC ini dengan mudah saya bisa meng-non-aktifkan IE8 melalui Windows Features ini.

Yang lebih hebat lagi, ternyata bukan hanya IE8 yang bisa saya non-aktifkan, namun beberapa fasilitas standar lainnya juga bisa di-non-aktifkan, yaitu Windows Search serta Media Features yang berisikan fitur-fitur Multimedia seperti Windows DVD Maker, Windows Media Center termasuk Windows Media Player.

Beberapa perbedaan lainnya yang saya temukan adalah fitur ActiveX Installer Service pada Windows 7 RC ini dihilangkan walaupun saya sendiri belum tau fungsi dari service ini untuk apa :D Lalu fitur Windows OCR pada Windows 7 Beta hilang dan digantikan dengan fitur Windows TIFF IFilter pada Windows 7 RC.

Perbandingan lengkap isi Windows Features tersebut dapat dilihat pada gambar berikut ini. Gambar sebelah kiri adalah isi Windows Features pada Windows 7 RC dan gambar sebelah kanan adalah isi Windows Features pada Windows 7 Beta.

image

Dengan melihat isi dari Windows Features ini setidaknya sudah terlihat bahwa pada Windows 7 ini pihak Microsoft tampaknya mulai memberi kebebasan bagi pengguna untuk bisa menggunakan browser internet lain tanpa keharusan untuk menggunakan IE, demikian halnya dengan adanya kebebasan untuk menggunakan software multimedia selain Windows Media Player :D

Bersambung ke Part 3 >>

Share this post: | | | |
Posted: May 01 2009, 04:58 PM by Aris | with no comments
Filed under: ,
Windows 7 RC, just my Personal Review (Part 1)

icon-win7(2)Berdasarkan tulisan Naren pada weblognya yang dapat dibaca disini, bahwa pada Windows 7 RC ini bentuk Windows 7 yang hampir mendekati sebenarnya akan benar-benar terungkap dan kehadiran versi RC ini sekaligus menandakan selesainya proses penambahan fitur. So.. setelah selesai mendownload ISO-nya dari situs Technet, sejenak saya meluangkan waktu untuk sekedar mencicipi versi RC dari Windows 7 ini sekalian melihat beberapa perbedaan dibandingkan dengan versi Beta-nya.

Windows 7 RC yang saya gunakan adalah versi x86 dan dicoba pada laptop Acer Aspire 4315 dengan spesifikasi Hardware sebagai berikut:

  • Processor: Mobile Intel Celeron 530, 1733 MHz (13x133)
  • System Memory: 768 MB (DDR2-667)
  • Hardisk: Fujitsu 80 GB

Tentang Instalasi

Kebetulan ada sebuah laptop yang memang sudah menggunakan Windows 7 Beta Build 7000, jadi saat proses install, saya memilih opsi upgrade saja dan tidak melakukan proses install dari awal dengan tujuan agar semua seting yang pernah saya coba pada versi Beta tersebut tidak usah dikonfigurasi ulang lagi. Namun ternyata pilihan saya salah karena proses upgrade ini tidak bisa dilakukan dengan sebuah pesan yang menyatakan bahwa versi yang saya gunakan tidak mendukung fitur Upgrade ke versi RC ini. Akhirnya terpaksa saya harus melakukan instalasi Windows 7 RC ini dari awal :-(.

image

Proses instalasinya sendiri memakan waktu sekitar 27 menit, waktu ini saya hitung dari saat muncul tulisan “Press any key to boot from CD” hingga Windows sudah tampil dan siap untuk digunakan, jadi tentunya waktu ini harus dikurangi sekitar 1 menitan karena ada proses pemilihan volume hardisk, mengetikan nama User serta mengetikan Password. Waktu instalasi ini sendiri rasanya tidak berbeda dengan waktu instalasi yang dibutuhkan oleh Windows 7 Beta.

Sisanya, untuk proses instalasi ini tidak ada yang aneh alias sama saja, yang berbeda paling hanya tampilan gambar background yang imho lebih cantik dibandingkan dengan gambar background saat instalasi Windows 7 Beta seperti tampak dalam gambar berikut ini.

image

Build Number & Send Feedback

Sudah jelas dipublikasikan dimana-mana bahwa Windows 7 RC ini punya build number 7100. Lalu label “For testing purposes only” yang tertera pada desktop sudah diganti dengan “Evaluation copy” yang menandakan bahwa versi RC ini sudah bukan sekedar testing lagi tapi sudah masuk tahap evaluasi.

image image

Icon “Send Feedback” yang terdapat di desktop sudah dihilangkan, begitu juga dengan link “Send Feedback” pada Title Bar Windows. Namun tentunya bukan berarti kita tidak bisa memberikan feedback lagi, karena imho berdasarkan feedback inilah akan timbul berbagai macam perbaikan serta peningkatan untuk Windows 7 ini.

image image

Kompatibilitas Hardware

Jika untuk sebagian orang kompatibilitas hardware ini lumayan bermasalah, buat saya sendiri malah tidak ada masalah, karena kebetulan saja di laptop Acer yang saya jadikan testbed ini, saat masih menggunakan Windows 7 Beta pun semua hardwarenya memang sudah dikenali dan sudah tersedia drivernya.. So.. di Windows 7 RC ini pastinya saya juga tidak mengalami masalah apapun dengan hardware dan driver ini :-)

Gambar berikut ini memperlihatkan status Device Manager yang tidak menunjukan indikasi adanya hardware / driver yang bermasalah alias semuanya berjalan normal-normal saja.

image

Windows Experience Index

Berikutnya yang harus dilihat adalah “Windows Experience Index”, walaupun saya rasa nilai ini tidak begitu penting tapi lumayan lah buat sekedar benchmarking sederhana yang hasilnya dapat kita gunakan sebagai nilai pembanding.

Hasilnya ternyata lumayan menggembirakan, nilai pada Windows 7 RC ini sedikit lebih tinggi dibandingkan nilai pada Windows 7 Beta. Dan dari semua komponen yang diukur, terlihat adanya peningkatan yang lumayan signifikan pada “Disk data transfer rate” serta “Memory operations per second”. Hal ini setidaknya menunjukan bahwa dukungan hardware pada versi RC ini sudah jauh lebih bagus dibandingkan dengan versi Beta.

  • Windows Experience Index pada Windows 7 RC Build 7100wpi-value-win7-rc
  • Windows Experience Index pada Windows 7 Beta Build 7000wpi-value-win7-beta
  • Windows Experience Index pada Windows Vista Enterprise Build 6001 + SP1(Ini ditampilkan sebagai pembanding saja)wpi-value-vista-sp1

Catatan:

  • Nilai yang saya tampilkan disini saya dapatkan setelah beberapa kali refresh.
  • Pengujian nilai Windows Experience Index ini, baik pada Windows 7 Beta maupun pada Windows 7 RC saya lakukan pada satu laptop, jadi spesifikasi hardwarenya sudah pasti identik.

Bersambung ke Part 2 >>

Share this post: | | | |
Posted: May 01 2009, 04:56 PM by Aris | with no comments
Filed under: ,
Sekilas tentang Windows XP Mode pada Windows 7

icon-win7(2) Windows XP Mode (XPM) adalah salah satu fitur baru yang terdapat pada Windows 7. XPM ini merupakan salah satu solusi Microsoft untuk masalah kompatibilitas Software dimana dengan menggunakan XPM ini maka pengguna masih dapat menjalankan aplikasi-aplikasi lamanya pada Windows 7.

XPM ini bekerja dengan memanfaatkan teknologi virtualisasi dengan bantuan Windows Virtual PC. Windows Virtual PC ini sendiri merupakan pengembangan lebih lanjut dari Virtual PC 2007 yang telah berumur cukup lama dari sejak dirilis.

Lalu apa keuntungannya bagi pengguna untuk menggunakan XPM dan Windows Virtual PC ini dibandingkan dengan menggunakan program virtualisasi lainnya seperti VMware misalnya ?

Keuntungan utamanya adalah apa yang dinamakan dengan Seamless Applications, yaitu pengguna dapat menjalankan aplikasi-aplikasi yang terdapat dalam XPM langsung dari desktop Windows 7, seolah-olah aplikasi tersebut memang diinstall pada Windows 7 itu sendiri.

Keuntungan lainnya adalah kemudahan dalam berbagi resources. Resources yang terdapat pada Windows 7 dapat dengan mudah diakses dari XPM, dan demikian juga sebaliknya. Resources yang dimaksud disini adalah folder, perangkat USB, clipboard hingga printer.

Namun sayangnya disaat Windows 7 direncanakan untuk “ramah” terhadap spesifikasi hardware, fitur yang sangat menarik ini tampaknya malah tidak dapat dinikmati semua pengguna, hal ini dikarenakan fitur XPM ini membutuhkan processor yang sudah mendukung fitur virtualisasi secara hardware yang notabene belum terdapat pada processor-processor terdahulu. Adapun kebutuhan system selengkapnya untuk menjalankan XPM ini adalah sebagai berikut:

  • Windows Virtual PC requires processor capable of hardware virtualization, with AMD-V™ or Intel® VT turned on in the BIOS
  • Supported Operating Systems:  Windows 7 Professional, Windows 7 Ultimate, or Windows 7 Enterprise.
  • Hard disk requirement: 2GB for installing Windows XP Mode. Additional 15GB of hard disk space for the virtual Windows environment.

Saat posting ini ditulis, baik XPM maupun Windows Virtual PC yang masih dalam tahapan Beta ini telah dirilis bersamaan dengan dirilisnya Windows 7 RC. Pada situs Technet, file-file yang sudah dapat didownload adalah sebagai berikut:

  • RAIL QFE Beta for Vista SP1 (x86)
    Includes: RAIL QFE; 04-30-2009
    0.41 (MB)
  • RAIL QFE Beta for Windows XP SP3 (x86)
    Includes: RAIL QFE; 04-30-2009
    1.17 (MB)
  • Windows Virtual PC Beta (x64)
    Includes: VPC Beta; 04-30-2009
    5.67 (MB)
  • Windows Virtual PC Beta (x86)
    Includes: VPC Beta; 04-30-2009
    4.88 (MB)
  • Windows XP Mode Beta (x64)
    Includes: XP Mode; 04-30-2009
    445.37 (MB)
  • Windows XP Mode Beta (x86)
    Includes: XP Mode; 04-30-2009
    445.37 (MB)

Menurut rencana, semua file tersebut akan dirilis ke kalangan publik pada tanggal 5 Mei. Dan sambil menanti tanggal tersebut, silakan mendownload beberapa dokumen berikut ini untuk yang ingin tau lebih banyak tentang XPM ini:

Windows Virtual PC Beta Release Notes

Windows Virtual PC Evaluation Guide

Kunjungi juga situs resminya pada link berikut ini untuk mendapatkan berbagai info terbaru tentang XPM maupun tentang Windows Virtual PC.

Windows Virtual PC Home

Dan bagi yang ingin memeriksa, apakah processor yang kita gunakan sudah mendukung virtualisasi secara hardware atau belum, bisa dibaca di tulisan berikut ini.

http://wss-id.org/blogs/arhiez/archive/2008/12/22/mengetahui-dengan-cepat-fitur-hardware-virtualization-pada-komputer-kita.aspx

Share this post: | | | |
Windows 7 RC dan Windows Vista SP2 Dirilis Bersamaan

icon-win7(2) Sesuai dengan yang ditulis Naren pada weblognya disini, Windows 7 RC dengan build number 7100 baru saja dirilis untuk para pelanggan Technet dan MSDN beberapa saat yang lalu. Berita ini kebetulan saya baca dari berbagai situs terkemuka termasuk situs press release Microsoft yang dapat dibaca disini. Dan kepastian ini juga saya dapatkan dari sebuah email yang masuk ke inbox sore kemarin seperti tampak dalam screenshot berikut ini.

image

Untuk memastikan, langsung cek ke situs Technet, terlihat bahwa versi RC yang bisa di-download ini adalah edisi Ultimate yang tentunya hadir dengan 2 cita rasa, yaitu x86 dan x64. x86 memiliki ukuran file sekitar 2.4 GB dan x64 sedikit lebih besar dengan ukuran file sekitar 3.1 GB.

image

Dan ternyata tidak hanya itu, setelah saya lihat di bagian download lainnya, terlihat bahwa Windows Vista Service Pack 2 juga sudah tersedia disana dengan ukuran file sekitar 1.3 GB.

image

Hmm.. ditengah kesibukan pekerjaan yang luar biasa padat ini ternyata banyak sekali hal menarik untuk dicoba :-(

Untuk kalangan publik sendiri, menurut press rilis Microsoft semua ini akan tersedia untuk didownload pada tanggal 5 Mei ini. Jadi, siapkan saja bandwidth dari sekarang karena terus-terang, banyak hal menarik untuk didownload pada tanggal 5 Mei nanti.. Just wait :-)

Share this post: | | | |