Desktop Technician

Microsoft Windows, Windows Desktop Client, Helpdesk Technician, Technical Support, Desktop Support Technician, Microsoft Office, Desktop Application, Microsoft Technology, Products

December 2008 - Posts

Mengetahui dengan Cepat Fitur Hardware Virtualization pada Komputer Kita

Fitur virtualisasi yang didukung oleh hardware atau Hardware Assisted Virtualization terdapat pada keluarga AMD-V serta Intel VT atau IVT. Hanya saja masalahnya memang tidak mudah untuk memeriksa apakah hardware yang kita gunakan termasuk kedalam keluarga AMD-V ataupun IVT, apalagi jika memang pengetahuan kita terhadap hardware komputer terbatas ditambah lagi dengan semakin beragamnya tipe hardware termasuk vendornya saat ini.

Untungnya ada sebuah tools freeware kecil yang dapat membantu untuk memeriksa hardware kita, apakah sudah mendukung virtualisasi atau belum. Dan bagusnya, tools ini juga sekaligus dapat memeriksa dukungan untuk fitur 64-bit serta fitur DEP (Data Execution Prevention) yang mungkin terdapat pada hardware komputer kita.

Nama tools ini adalah SecurAble yang dibuat oleh GRC (Gibson Research Corporation). Ukuran filenya sangat kecil, yaitu hanya 115 KB saja dan dapat didownload bebas di situs resminya GRC, yaitu di: http://www.grc.com/files/securable.exe

Cara menggunakan tools ini juga sangat mudah. Tinggal jalankan saja file executable-nya hingga tampilan utamanya muncul. Sampai disini rasanya tidak ada yang perlu dijelaskan lagi, informasi yang kita butuhkan sudah dengan sangat jelas terlihat :-)

image

Mudah-mudahan tulisan singkat ini ada gunanya.

Share this post: | | | |
Posted: Dec 22 2008, 02:28 PM by Aris | with 4 comment(s)
Filed under: ,
Membuat Sendiri Konektor Loopback Adapter untuk Digunakan pada Virtual PC

Selain menggunakan dummy driver seperti Microsoft Loopback Adapter, masih ada cara lain untuk menghubungkan Virtual PC ke komputer kita yaitu dengan membuat sendiri konektor Loopback Adapter.

Skema Dasar

Pada dasarnya loopback adapter menganut pola yang sama dengan aturan pengkabelan ethernet standar, yaitu:

(Konektor A) Pin 1 --> Pin 3 (Konektor B)
(Konektor A) Pin 2 --> Pin 6 (Konektor B)
(Konektor A) Pin 3 --> Pin 1 (Konektor B)
(Konektor A) Pin 4 --> Pin 7 (Konektor B)
(Konektor A) Pin 5 --> Pin 8 (Konektor B)
(Konektor A) Pin 6 --> Pin 2 (Konektor B)
(Konektor A) Pin 7 --> Pin 4 (Konektor B)
(Konektor A) Pin 8 --> Pin 5 (Konektor B)

Namun tentu saja untuk membuat konektor Loopback Adapter ini kita tidak menggunakan 2 konektor tapi cukup 1 konektor saja, maka skema dasarnya menjadi seperti ini:

(Konektor A) Pin 1 --> Pin 3 (Konektor A)
(Konektor A) Pin 2 --> Pin 6 (Konektor A)
(Konektor A) Pin 4 --> Pin 7 (Konektor A)
(Konektor A) Pin 5 --> Pin 8 (Konektor A)

Artinya, pin 1 akan dihubungkan ke pin 3 pada konektor yang sama, demikian juga dengan pin-pin lainnya.

Kebutuhan

Kebutuhan yang harus disiapkan untuk membuat konektor ini sangat sederhana alias tidak ada yang aneh. Kita hanya membutuhkan crimping tool, tang pemotong, sebuah konektor RJ45 dan seutas kabel UTP bekas :-)

Cara Membuat

Cara membuatnya juga sangat mudah, terlebih jika kita sudah terbiasa dengan urusan crimping kabel UTP. Langkah pertamanya tentu saja membuka selubung kabel UTP tersebut, namun jangan terlalu pendek, mungkin sekitar 10 cm.

Kabel yang sudah dikupas lalu dipotong dan diluruskan. Sesuai dengan skema diatas, kita hanya membutuhkan 4 kabel saja, warna bebas, disesuaikan dengan selera :D Selubung kabel juga jangan dibuang dulu karena nanti masih ada gunanya.

Berikutnya tinggal susun kabel sesuai dengan skema diatas.

Lalu rapatkan ujung-ujung kabel dan masukan ke konektor RJ45. Hati-hati dengan susunannya, jangan sampai berubah.

Sekarang kita manfaatkan selubung kabel yang tadi. Potong sekitar 3 cm lalu masukan kedalam kabel. Memasukannya jelas harus dari belakang karena ujung kabelnya sudah masuk kedalam konektor. Usahakan agar sebagian kecil selubung tersebut ada yang masuk kedalam konektor juga, hal ini untuk memperkuat kabel agar tidak mudah lepas dari konektornya. Kita juga harus tetap berhati-hati dengan susunan kabelnya agar tidak sampai berubah. Setelah selubungnya masuk, tinggal gunakan crimping tool untuk mengencangkan posisi kabel pada konektor.

Sedikit dipercantik dengan selubung karet untuk konektor :-)

Sampai tahapan ini, proses pembuatan konektor Loopback Adapter kita telah selesai. Jika ada Cable Tester, kita dapat mengecek hubungan antar pin, barangkali saja ada pin yang tidak terhubung. Gunakan acuan pada skema dasar untuk memastikannya.

Dan beginilah hasilnya jika konektor Loopback Adapter kita terpasang pada laptop :-)

Seting pada Virtual PC

Dengan menggunakan Konektor Loopback Adapter ini, seakan-akan komputer kita terhubung dengan jaringan yang sesungguhnya, oleh karenanya, pada Virtual PC tidak perlu pengaturan lain. Cukup arahkan seting networking pada Virtual PC untuk menggunakan network adapter yang terpasang di komputer kita, dan kita sudah bisa terhubung dengan OS virtual pada Virtual PC.

Gitu aja, selamat berkreasi juga bereksperimen dengan Virtual Lab, dan mudah-mudahan tutorial singkat ini ada gunanya.

Share this post: | | | |
Instalasi Microsoft Loopback Adapter untuk Digunakan pada Virtual PC

Instalasi Microsoft Loopback Adapter di sistem operasi Windows pada dasarnya sama saja dengan instalasi hardware baru. Pada Windows Vista caranya sebagai berikut:

Buka Control Panel lalu klik-ganda Add Hardware.

image

Kotak dialog Add Hardware Wizard akan tampil. Klik Next.

Pada kotak dialog berikutnya, pilih Install the hardware that I manually select from a list (Advanced). Lalu klik Next.

image

Pilih Network adapters. Klik Next.

image

Berikutnya akan tampil kotak dialog Select Network Adapter. Disini pilih Microsoft di kolom sebelah kiri lalu pilih Microsoft Loopback Adapter di kolom sebelah kanan.
Klik Next.

image

Wizard akan menampilkan informasi bahwa hardware siap untuk di install. Klik tombol Next.

image

Tunggu beberapa saat hingga proses instalasi selesai.

image

Klik tombol Finish untuk mengakhiri proses instalasi ini.

image

Cek hasil instalasi pada Network Connection. Disini telah ada penambahan satu buah koneksi baru, yaitu Microsoft Loopback Adapter.

image

Seting Microsoft Loopback Adapter pada Virtual PC

Setelah Microsoft Loopback Adapter terinstall pada komputer kita, berikutnya tinggal mengatur konfigurasi pada Virtual PC untuk menggunakan Loopback Adapter sebagai Network Adapter-nya. Caranya sebagai berikut.

Pada Virtual PC Console, klik tombol Settings.

image

Kotak dialog baru akan terbuka. Pilih Networking di kolom sebelah kiri, dan di kolom sebelah kanan pilih Microsoft Loopback Adapter. Akhiri dengan menekan tombol Ok.

image

Berikutnya tinggal hidupkan OS Virtual pada Virtual PC lalu atur konfigurasi jaringan seperti biasanya (IP, Subnet, Gateway, etc.), baik pada OS virtual maupun pada Loopback Adapter di komputer kita. Setelah itu tinggal cek koneksi jaringan virtual kita dengan menggunakan perintah ping.

Catatan:
Instalasi Microsoft Loopback Adapter pada sistem operasi Windows XP sama saja alias tidak berbeda jauh, mungkin hanya ada sedikit perbedaan pada wizard-nya saja.

Mudah-mudahan tulisan singkat ini ada gunanya.

Share this post: | | | |
Mengenal Microsoft Loopback Adapter untuk Virtual PC

Pada Virtual PC, jika kebetulan komputer yang kita gunakan terhubung dengan jaringan yang sesungguhnya, maka OS virtual yang berada pada Virtual PC tersebut juga dapat berhubungan dengan komputer lainnya didalam jaringan yang sama. Namun bagaimana jika komputer yang kita gunakan tidak terhubung ke jaringan ? misalnya saja saat ngoprek Virtual PC tersebut di rumah ? Solusinya yaitu dengan menggunakan Microsoft Loopback Adapter.

Microsoft Loopback Adapter sebenarnya hanyalah sebuah dummy driver, atau sebuah driver tanpa hardware yang sesungguhnya. Dalam kaitannya dengan Virtual PC, fungsi Loopback Adapter ini punya prinsip kerja yang sederhana, yaitu sesuai dengan arti loopback itu sendiri dimana data yang dikirimkan akan dikembalikan lagi ke sumbernya tanpa melalui jaringan yang sesungguhnya. Dengan demikian, walaupun komputer yang kita gunakan tidak terhubung ke jaringan, namun OS virtual yang berada pada Virtual PC bisa tetap berhubungan dengan komputer kita atau dengan OS virtual lainnya (jika ada) dalam sebuah jaringan komputer virtual.

Masih dalam kaitannya dengan Virtual PC, Microsoft Loopback Adapter ini dapat kita gunakan untuk membangun sebuah Virtual Lab pada komputer kita, sekedar untuk latihan atau eksperimen sendiri. Misalnya saja kita dapat membangun sebuah infrastruktur jaringan berbasis Active Directory, mencoba berbagai macam layanan seperti DHCP server, DNS server, dan masih banyak lagi. Dan itu semua cukup dilakukan pada satu komputer saja tanpa harus membangun infrastruktur jaringan yang sesungguhnya.

Apa itu Virtual PC ? silakan baca ebook hasil karya pa Tutang yang dapat di download disini. Ebook ini sangat bagus karena hampir semua aspek tentang Virtual PC disajikan dengan sangat jelas hingga mudah untuk dimengerti. Salute buat pa Tutang :D

Mudah-mudahan tulisan singkat ini ada gunanya.

Share this post: | | | |
Instalasi Forefront Client Security secara Standalone pada Windows Vista

Instalasi Forefront Client Security pada Windows Vista tidak berbeda jauh dengan instalasi pada Windows XP. Silakan baca posting sebelumnya disini. Satu-satunya perbedaan adalah pada Windows Vista kita tidak perlu melakukan instalasi Windows Update Agent dulu, jadi bisa langsung jalankan instalasi lewat Command Prompt didalam direktori Client. Lalu install Antimalware Definition Updates, install Security State Assessment Definition Updates dan akhiri dengan restart Windows.


Gitu aja dan mudah-mudahan tulisan singkat ini ada gunanya.

Share this post: | | | |
Instalasi Forefront Client Security secara Standalone pada Windows XP Pro SP3

Microsoft Forefront adalah antivirus bikinan Microsoft. Info lebih lanjut tentang Forefront ini bisa dibaca di situs resminya (http://www.microsoft.com/forefront/en/us/default.aspx) atau di situs Technet (http://technet.microsoft.com/en-us/library/cc766332.aspx). Singkat cerita, pokoknya Forefront ini berurusan dengan apa yang namanya server. Trus, bisakah Forefront dipasang secara standalone atau dipasang di client sendirian saja tanpa perlu berurusan dengan server ? ya jelas bisa, Microsoft Technet memuat tentang hal ini (http://technet.microsoft.com/en-gb/library/bb625083.aspx).

Gimana Cara Instalasinya ?

Jika kebutuhan awal untuk instalasi sudah terpenuhi maka proses instalasi Forefront ini sangat mudah dan sangat cepat, hanya butuh waktu beberapa detik saja..!! Namun jika kebutuhan awalnya belum tersedia, maka kebanyakan pengguna umumnya akan bingung karena memang tidak ada panduan yang cukup jelas untuk proses instalasi ini. Sebetulnya langkah instalasinya sendiri teramat sangat sederhana, masuk ke mode Command Prompt, lalu akses ke source instalasi, masuk ke folder client dan tinggal ketikan: clientsetup.exe /nomom, Namun pada Windows XP umumnya instalasi akan mengalami kegagalan.


Dalam logfile terlihat jelas apa problemnya.


Disini Forefront meminta kita untuk update dulu file wuapi.dll (Windows Update Agent API), dan imho, meng-update file wuapi.dll ini lewat fitur Windows Update ataupun Microsoft Update malah membutuhkan waktu lama. Lantas, adakah cara cepatnya ? untungnya ada, yaitu dengan mendownload terlebih dulu runtime dari Windows Update Agent API tersebut :-)

So, untuk mempersingkat tulisan ini, berikut ini cara yang saya lakukan untuk melakukan instalasi Forefront Client Security secara standalone di laptop saya yang menggunakan sistem operasi Windows XP Professional + SP3.

Kebutuhan Awal

Setelah semua kebutuhan diatas sudah terpenuhi, tinggal jalankan proses instalasinya.

Tahapan Instalasi

1. Install Windows Update Agent (WindowsUpdateAgent30-x86.exe).

2. Masuk ke mode Command Prompt.

3. Dari source instalasi, masuk ke folder client, lalu ketikan:

clientsetup.exe /nomom

Tunggu beberapa detik saja hingga proses instalasi selesai.


Perhatikan munculnya icon Forefront di tray icon.



4. Install Antimalware Definition Updates (Mpam-fe.exe untuk XP 32-bit atau Mpam-fex64.exe untuk XP 64-bit).

5. Install Security State Assessment Definition Updates (fcssas-sig-full-x86.exe untuk XP 32-bit atau fcssas-sig-full-x64.exe untuk XP 64-bit).

6. Instalasi selesai dan tinggal restart Windows.

Testing

Untuk melihat keampuhan dari Forefront ini, cukup saya masukan DVD Tools dari materi training Ethical Hacker-nya EC-Council, dan hasilnya dapat dilihat pada gambar berikut ini.


Definition Update

Forefront menggunakan fitur Windows Update untuk meng-update definisi virusnya, jadi sering-seringlah berkunjung kesana untuk mendownload update yang terbaru atau gunakan fitur Automatic Update pada Windows.

Gitu aja dan mudah-mudahan tulisan singkat ini ada manfaatnya.

Share this post: | | | |
Posted: Dec 04 2008, 09:55 AM by Aris | with 3 comment(s)
Filed under: ,