Berikut ini adalah slide yang saya buat untuk presentasi di eventnya MUGI-Bandung, 8 November 2008 yang bertempat di Aula Barat IV, Unpas Bandung. Kebetulan ada 2 slide yang saya buat.
Slide yang pertama tentang sertifikasi Microsoft di jalur Windows & Server. Slide ini saya buat "sesingkat" mungkin, atau lebih ke pengenalan title ujiannya, garis besar materinya serta beberapa tipe soalnya. Tentang kode exam yang harus diambil atau mesti berapa kali ambil exam tidak saya sertakan karena imho, pasti malah membingungkan mengingat peserta yang kebanyakan baru masuk kuliah dan kemungkinan belum mengenal apa itu sertifikasi.. :D
Slide yang kedua tentang gimana caranya mengikuti sertifikasi Microsoft serta beberapa aturan yang berlaku saat mengikuti ujian. Slide ini juga saya buat singkat saja, dengan harapan agar mahasiswa setidaknya mengenal atau tahu gimana caranya kalo mereka pengen ujian.
Mudah-mudahan berguna.
Link download:
Sekedar mengamati lingkungan sekitar, nyaris sebagian besar pengguna media USB Storage (Flashdisk, Hardisk Eksternal, MP3 Player, etc.) menggunakan fitur “Safely Remove Devices” yang akan muncul otomatis di tray Windows. Alasan untuk menggunakan fitur tersebut adalah takut datanya korup atau takut flashdisknya rusak.
Berhati-hati itu memang perlu, namun sebenarnya hal tersebut tidak perlu dilakukan karena secara default fitur Write-Caching pada USB Storage tidak diaktifkan sehingga kita bisa melepas USB Storage kita tanpa perlu menggunakan fitur Safely Remove Devices lagi.
Untuk memeriksa fitur Write-Caching tersebut, bisa dengan membuka Properties dari USB Storage yang terpasang. Caranya sangat sederhana. Tinggal klik-kanan icon Safely Remove Devices di tray Windows lalu pilih Safely Remove Hardware.
Kotak dialog Safely Remove Hardware akan terbuka.
Aktifkan Display device components.
Tipe dari USB Storage yang terpasang akan ditampilkan berikut volume letternya. Klik pada tipe USB Storage tersebut (jangan pada volume letternya). Lalu klik Properties.
Pilih tab Policies. Di bagian ini sudah jelas terlihat bahwa ada 2 seting yang disediakan Windows, yaitu Optimize for quick removal yang merupakan seting default Windows dengan write-caching yang non-aktif dan memungkinkan kita untuk melepas device tanpa menggunakan fitur Safe Removal, serta Optimize for performance dengan fitur write-caching yang aktif dan mengharuskan kita untuk menggunakan fitur Safe Removal saat mau melepas USB Storage kita.
Namun walaupun seting Optimize for Quick removal yang kita pilih, tetap saja USB Storage kita tidak bisa langsung dilepas begitu saja, kita tetap harus memperhatikan barangkali masih ada aplikasi yang terbuka yang masih menggunakan file di USB Storage kita tersebut. Juga perhatikan lampu indikator kerjanya yang menunjukan apakah USB Storage sedang berkerja atau sedang diam.
Mudah-mudahan ada gunanya.