November 2009 - Posts

Ada banyak cara untuk membuat installer Windows 7 ke dalam sebuah flash disk seperti yang di tulis mas Aris Lesmana atau seperti artikel saya yang terdahulu di sini. Ternyata microsoft sendiri sudah mengeluarkan sebuah tool bernama  Windows 7 USB/DVD Download Tool yang dapat di gunakan untuk membuat installer Windows 7 dari USB Flash Disk atau dengan DVD. Tool ini di tujukan untuk pembeli Windows 7 dari Microsoft store yang mempunyai pilihan untuk mendowload file ISO atau compressed files. Tools ini juga sangat berguna untuk menginstall pada Windows 7 pada Netbook yang biasanya tidak di lengkapi dengan sebuah CD/DVD rom. Windows Windows 7 USB/DVD Download Tool dapat di download di sini 

System Requirements

  • Windows XP SP2, Windows Vista, or Windows 7 (32-bit or 64-bit)

  • Pentium 233-megahertz (MHz) processor or faster (300 MHz is recommended)

  • 50MB of free space on your hard drive

  • DVD-R drive or 4GB removable USB flash drive

Penggunaan Windows 7 USB/DVD Download Tool Juga sangat mudah sekali, berikut contoh  untuk membuat installer Windows 7 dari USB flash disk :

Anda tinggal jalankan Windows 7 USB/DVD Download Tool

1

Klik Browse kemudian cari file .ISO nya lalu next

2

Kemudia pilih media yang akan di gunakan karena ingin membuat Windows 7 installer dari USB flash disk pilih USB device

3

Kemudian Pilih drive USB flash disk, biasanya Windows 7 USB/DVD Download Tool akan secara otomatis mencarinya sendiri lalu klik Begin copying.

4

Proses copying file akan berjalan tunggu sampai selesai. Jika sudah selesai anda bisa mencobanya untuk restart komputer dan ganti boot ke Removable Storage.

image 

Ahe!! berhasil :)

Share this post: | | | |

Setelah beberapa bulan MUGI ‘istirahat’ tidak melakukan road show ke kampus-kampus akhirnya pada hari sabtu 31 Oktober 2009 kemaren MUGI bandung berkunjung ke kampus UNIKOM. Di kampus UNIKOM sendiri juga terdapat MUGI kampus yang merupakan bimbingan/bentukan dari MUGI regional bandung. Dengan di adakannya road show ke kampus UNIKOM tersebut dapat memberikan update tekhnologi terbaru dari Microsoft kepada mahasiswa selain itu juga memperkenalkan MUGI kampus UNIKOM dan MSP (Microsoft Student Partner) UNIKOM yaitu Dani R Taufani, Muhammad Iqbal dan Irfan Mustaha K kepada mahasiswa dan pada pihak kampus.

2 3

Selanjutnya, di harapkan MUGI kampus UNIKOM dan MSP dapat mandiri untuk memberikan update teknologi ata juga sharing knowledge kepada teman-teman mereka (mahasiswa) dan pihak kampus. Untuk lebih detail jalanya acara “With MUGI can be fun” at UNIKOM bisa meuju ke sini.

Pada kesempetan ini saya membawakan materi Windows 7 Security, pada windows 7 sendiri ada beberapa komponen security antara lain :

  1. Windows Firewall
  2. Windows Defender
  3. Microsoft Security Essential 
  4. Applocker
  5. Parental Control
  6. Bitlocker

Selain 6 komponen di atas masih ada 1 lagi komponen security menurut saya yaitu backup dan restore, karena pada waktu itu waktu sangat terbatas yaitu 45 menit di bagi 2 orang saya sendiri dan sodara iqbal (windows 7 performance) jadi saya tidak mengikut sertakan materi backup & restore pada meteri di atas. Saya sendiri berharap pada lain kesempatan dapat membuat materi khusus tentang backup dan restore ini.

Ternyata masih banyak mahasiswa yang tidak bisa mebedakan antara Difender dan Firewall. Windows defender adalah sebuak aplikasi anti spyware atau juga malware, Windows Defender belum bisa di katakan sebuah anti virus, karena memang windows defender belum bisa mendekteksi virus. Berbeda dengan MSE (microsoft Security Essential) bisa mendeteksi baik virus atau juga spyware, malware, trojan dll. Oh ya ketika kita pertama kali menginstall windows (vista dan 7) akan secara otomatis terinstall Windows Defender tetapi setelah kita menginstall MSE windows defender akan ternonaktif, karena memang MSE sudah include dengan anti spyware maupun antimalware.

Kembali ke perbedaan Windows Defender dan Firewall sebernya 2 aplikasi ini sangat berbeda sekali tetapi mempunyai hubungan yang sangat erat, seperti penjelasan di atas windows defender adalan anti spyware atau malware sedangkan Firewall ini saya lebih *** menyebutnya sebagai port management, karena mengingat fungsinya untuk membuka tutup port. trus apa dong yang di maksud mempunyai hubungan erat? adalah bisanya spyware atau juga malware itu berkomunikasi dengan  server (spyware) atau juga spyware yang lain menggunakan sebuah port2 terntentu nah untuk menghalangi agar spyware ini tidak bisa berkomunikasi maka kita perlu menutup port2 tersebut dengan menggunakan windows firewall. Salah satu contohnya sebuah malware yang terinstall pada komputer mencuri data2 pribadi kita selanjutnya mengirimkannya ke attacker bisa saja melalui email atau juga dengan di kirimkan ke server mereka, nah.. untuk melakukan komunikasi tersebut sebuah malware biasanya menggunakan port2 terntentu, untuk mencegah komunikasi tersebut digunakanlah firewall untuk menutup port2 tersebut. Tips firewal: Tutup semua port dan buka yang di perlukan.

Dan bagi teman-teman yang tidak sempat untuk mengcopy file presentasi dan ebook saya bisa download di sini.

Share this post: | | | |