August 2009 - Posts
Kita tahu bahwa sekarang ini netbook sangat menjamur, yang jadi masalah tidak semua netbook di lengkapi dengan CDROM drive. Karena itu untuk melakukan instalasi sistem operasi harus menggunakan media lain salah satunya yaitu USB flash disk. Jika anda menggunakan windows vista anda bisa membuatnya dengan menggunakan tool yang di sebut diskpart seperti pada artikel mas welly di sini, yang jadi masalah tidak semua orang mempunyai windows vista dan untuk pengguna awam dengan cara mengetikan perintah satu persatu kadang dirasa sangat ribet.
Untuk pengguna yang tidak mau ribet dan lebih senang menggunakan klik mouse anda bisa menggunakan WinToFlash. WinToFlash memudahkan pengguna awam untuk membuat master instalasi sistem operasi dengan menggunakan USB flash disk. Saat ini WinToFlash masih versi beta (Last version is 0.4.0008 beta). Untuk mendownload WinToFlash klik disini. WintoFlash bisa di gunakan untuk Windows XP,Windows 2003, Windows Vista, Windows 2008, Windows 7 dan Windows PE.
Untuk membuat USB flashdisk menjadi bootable dengan menggunakan WinToFlas. Klik 2 kali file WinToFlash.exe (sebelumnya ekstrak dahulu) jika muncul Warinig Novicorp WinToFlash DLP_notfound Ok saja.

Untuk mengetahui kenapa muncul warning di atas anda bisa ke sini, walaupun muncul warning saya berhasil membuat USB flashdisk saya menjadi bootable cat: saya menggunakan windows 7 untuk menjalankan WinToFlash.
Sebelum melakukan langkah selanjutnya anda harus merubah Task Type nya terlebih dahulu masuk ke tab Task, jika anda ingin membuat instalasi windows 7 pilih pilihan Transfer Windows Vista/2008/seven to flash
Setelah memilih langsung klik Create

Di sini anda bisa melakukan perubahan parameter jika di perlukan seperti tipe USB drive, tipe format dan file sistem selain itu anda juga masuk tab Process Steps untuk melakukan manajemen proses (proses yang akan di jalankan) seperti terlihat pada gambar di atas. Untuk pengguna awam sebaiknya tetap menggunakan default setup. Selanjutnya pilih drive dimana master file installer(Vista setup files path) berada dan Drive USB storage berada. jika sudah langsung klik tomcol Create. muncul agreement pilih I accepted…. kemudian proses berjalan, tunggu sampai selesai
Jika sudah selesai klik next
Proses telah selesai, kemudian klik Exit. Selanjutnya anda bisa mencobanya dengan boot melalui USB flash disk anda.
Jika berhasil akan terlihat seperti gambar di atas, selamat mencoba :)
Windows 7 telah mencapai versi RTM ( di sebut juga final), tidak banyak theme bawaan dari windows sendiri. Agar theme pada windows 7 anda tidak terlihat itu2-itu saja.. berikut ada beberapa theme yang membuat tampilan theme anda berbeda dengan temen sekantor.
Ferrari Theme yang *** dengan mobil-mobil Ferrari
link
Machael Jackson Theme buat pecinta King of Pop
link 1 Dark
link 2 Light
link 3 Twilight
link 4 Original
Ultimate Windows 7 theme pack
link1
Mixed Windows 7 Theme ada beberapa macam theme
link 1
Buat yang masih pakai Windows XP dan belum ada kesempatan Memakai windows 7 padahal sudah ngebet pake windows 7, berikut ada theme windows 7 untuk windows xp. Yah untuk gaya-gayaan biar seperti udah pake windows 7 :) hehehhee

Sangat mirip sekali bukan…., meskipun lom ada fitur Jump list nya ;)
bisa download di sini :
link 1
link 2
link 3
Seperti pemeberitahuan dari microsoft bahwa untuk melakukan upgrade Windows 7 RC ke Windows 7 RTM harus dengan melakukan clean install. Meskipun ada cara-cara lain untuk melakukan upgrade langsung dengan mengedit salah satu file tetapi hal itu tidak di anjurkan. Yang akan jadi masalah bagaimana memindahkan file-file dan setingan windows dari komputer lama(sistem operasi) ke komputer baru(sistem operasi) seperti :
-
File (documen, musik, picture, video)
-
Windows setting (Desktop, toolbar, aero)
-
Outlook setting (Account, roles, filter)
-
Internet Explorer ( Favorites, feeds, Cookies) berlaku juga utnuk browser lain seperti firefox dll
-
Windows live (Live Writer recent
-
Goggle earth (agar gambar yang pernah kita download tidak perlu di download kembali)
-
dll
Bagaimana untuk memindahkan semua file dan settingan-setingan di atas tanpa harus kita meluakan seting satu persatu? jawabanya adalah dengan menggunakan Windows Easy Transfer. Untuk cara penggunaan Windows Easy Transfer bisa cek ke artikel saya yang terdahulu di sini :
http://mugi.or.id/blogs/andiksusilo/archive/2009/05/07/windows-easy-transfer-1.aspx
http://mugi.or.id/blogs/andiksusilo/archive/2009/05/07/windows-easy-transfer-2.aspx
http://mugi.or.id/blogs/andiksusilo/archive/2009/05/08/windows-easy-transfer-3.aspx
Untuk menggunakan Windosw Easy Transfer agar bisa maksimal ada langkah-langkah yang harus di lakukan antara lain:
-
Lakukan Backup (Windows Easy tranfer) pada komputer lama terlebih dahulu, pada saat melakukan Backup tutup semua aplikasi.
-
Capture Scrennshot dari Add/remove Programs untuk mengecek aplikasi-aplikasi sapa saja yang kita install.
-
Kemudian lakukan Clean install ( tidak harus clean install mungkin bisa beda komputer).
-
Selanjutnya buka screenshot Add/remove Program untuk mengetahui aplikasi apa saja yang terinstall pada komputer yang lama, pada bagian ini sangat penting jika anda menginstallnya setelah melakukan Restore (Windows Easy Transfer) di pastikan seting-setingan aplikasi yang kita terpakai tidak akan ke inport ke aplikasi tersebut. Jadi untuk melakukan Restore pastikan semua aplikasi terintall dahulu.
-
Setelah semua terinstall langkah terkahir adalah melakukan restore (Windows Easy Tranfer)
Pengalaman saya untuk melakukan Clean install Windows 7 RTM dari Windows 7 RC, backup dan restore (file, windows setting dan aplikasi seting) hanya memakan waktu kurang lebih 1 jam, semua itu juga tergantung banyakanya apliaksi yang terinstall. Semua file, Windows seting, desktop seting, aplikasi seting terestore seperti pada saat terakhit kita backup pada komputer lama.
Secara default Windows 7 akan menampilakn tombol Shut down pada start menu, tombol ini seperti Shortcut dari tombol Shot down yang jika di klik maka komputer akan langsung Shut down. Tidak sedikit orang yang ingin mengexpand menu di sebelahnya justru menekan tombol ini dan komputer langsung shut down “yah… malah ke shut down :( ”.

Untuk mengatasi hal itu kita bisa merubah Tombol (shortcut) shutdown dengan action yang lain seperti Switch User, Log off, Lock, Restart, Sleep dan Hibernate. Klik kanan pada Tombol Start – kemudian Properties.
Pada bagian Power button action pilih action sesuai yang di kehendaki pada contoh ini saya coba pilih Lock.
